Destinasi

Yuk, intip koleksi kuda besi Museum Kereta Api Ambarawa

museum-kereta-api-ambarawa

Travelers, pernah dengar tentang Museum Kereta Api nggak? Kalau tiap hari harus mengejar kereta untuk bekerja dan kuliah, pasti sudah familiar dengan alat transportasi yang satu ini. Mungkin kamu tidak menyangka kalau Indonesia punya museum yang mengoleksi kereta yang sudah berumur tua. Namanya Museum Kereta Api Ambarawa.

museum-kereta-api-ambarawa

foto : tersurat.files.wordpress.com

 

Kalau belum pernah mengunjungi museum ini, sepertinya kamu harus menyempatkan waktu untuk datang mengingat sejarah kereta api di Indonesia sudah eksis sejak lama. Karena itulah kenapa kali ini Pegipegi mau ajak travelers untuk menengok berbagai macam koleksi kereta api uap di Museum Kereta Api Ambarawa, sekalian bertamasya bareng keluarga.

 

Lokasi Museum Kereta Api Ambarawa                                  

Museum Kereta Api Ambarawa terletak di Jalan Stasiun no 1 Ambarawa, Jawa Tengah dan dapat dijangkau dari arah Semarang dan Jogjakarta. Kalau perjalanan dimulai dari Semarang,  kamu bisa mengikuti rute : Semarang – menuju ke arah Ungaran – pertigaan Bawen belok kanan (ke arah Jogjakarta) – Tugu Palagan Ambarawa – belok kiri – Museum Kereta Api Ambarawa. Dari arah Jogjakarta, rutenya adalah : Jogjakarta – ke arah Semarang – Pertigaan Tugu Palagan Ambarawa – belok kanan – 100 meter lagi Museum Kereta Api Ambarawa. Sedangkan harga tiket masuk Museum Kereta Api per orang adalah Rp10.000*.

 

Mengeksplorasi Museum Kereta Api Ambarawa

Museum Kereta Api ini didirikan tanggal 6 Oktober tahun 1976 dengan tujuan untuk melestarikan keberadaan lokomotif uap yang sudah jarang ditemui di Indonesia, bahkan sulit ditemukan di dunia. Koleksi kuda besi yang masih tersimpan di Ambarawa merupakan peninggalan bangsa Belanda. Saat itu, stasiun masih aktif dipakai untuk memudahkan transportasi tentara Belanda agar bisa cepat tiba di Semarang. Tapi sekarang fungsinya telah diganti menjadi museum dengan berbagai koleksi kereta lokomotif.

 

Travelers, tempat ini memang cukup lapang dan salah satu kebanggaan koleksi di Museum Kereta Api adalah B 2503 dan B 2502 yang dibuat oleh Maschinenfabriek Esslingen. Hingga saat ini, kereta tersebut masih dipakai sebagai kereta pariwisata. Ketika berkeliling di sekitar museum, kamu juga akan bertemu dengan kereta seri B 2220. Bisa dibilang kalau kereta ini jadi langganan travelers untuk ‘mejeng’ dan selfi ria.

 

Di dekatnya ada C 2407 yang mulai dioperasikan pada tahun 1901. Coba kamu perhatikan baik-baik seri yang satu ini. Bentuknya unik ya dan ukurannya  juga cukup besar sehingga terasa lebih lapang dibandingkan kereta lain. Dan satu lagi, kereta ini cukup tinggi buat kaki orang Indonesia sehingga kalau kamu pengin naik harus hati-hati ya.

 

Koleksi di Museum Kereta Api Ambarawa lain yang cukup menonjol adalah Seri C 1340. Bentuknya persegi dan ukurannya pun lumayan besar. Di dalam seri C 1340 terdapat ruang cukup besar yang difungsikan sebagai tempat bahan bakar sehingga dapat menampung balok-balok kayu yang lumayan banyak. Tak heran kalau seri ini punya predikat sebagai kereta api ‘jadul’ yang dapat melaju dengan kencang di jamannya.

 

Koleksi lain yang bisa kamu eksplorasi saat berada di Museum Kereta Api Ambarawa adalah seri C 2821. Pada waktu itu, kereta seri C 2821 sering dioperasikan untuk mengangkut bahan mentah dari perkebunan hingga sampai ke gudang yang letaknya dekat dengan pelabuhan. Sedangkan kereta seri C 2728 yang letaknya agak minggir ke belakang diproduksi oleh Weks Spoor Amsterdam dengan menggunakan residu sebagai bahan bakar.

 

Hampir semua koleksi yang terpajang di Museum Kereta Api masih terawat dengan baik dan bahkan pada momen-momen tertentu masih digunakan untuk tujuan pariwisata. Travelers cukup merogoh kocek Rp50.000* untuk bisa naik kereta dari Stasiun Ambarawa sampai ke Stasiun Tuntang yang bisa dijangkau dalam waktu 45 menit. Saat kereta sedang melaju secara perlahan, mata benar-benar akan terpesona dengan persawahan dan Danau Rawapening. Kamu nggak bakalan menyesal deh datang ke museum ini.

 

Nah kalau kamu benar-benar sahabat kereta, kamu harus menyempatkan waktu ke Museum Kereta Api Ambarawa.

 

Keterangan * : Harga berlaku saat artikeli ini ditulis.

(Visited 373 times, 1 visits today)

Comments

To Top