Destinasi

Wisata edukasi di Museum Geologi Bandung

Museum Geologi Bandung

Kesan membosankan dari belajar akan berubah 100 persen jika kamu mengunjungi Museum Geologi Bandung. Ya, di sinilah tempat di mana kamu bisa berwisata sambil menambah pengetahuan. Belajar bagi sebagian orang bukanlah sesuatu yang menyenangkan. Namun kehadiran Musem Geologi mampu memupus kesan tersebut, setidaknya bagi kamu yang memiliki rasa ingin tahu yang besar dalam ilmu bumi.

Museum Geologi

foto: www.skyscrapercity.com

Lokasi Museum Geologi Bandung

Museum Geologi Bandung berada di Jalan Diponegoro nomor 57, cukup dekat dengan gedung bersejarah ikon Kota Bandung, Gedung Sate. Karena itu, menemukan museum ini sama sekali tak sulit, travelers.

Menjelajah isi Museum Geologi Bandung

Museum Geologi dibangun pada 16 Mei 1928, tapi sempat mengalami pemugaran dan mendapat bantun Jepang sebelum akhirnya dibuka kembali oleh Megawati Soekarno Putri, 23 Agustus 2000. Apa yang menarik dari museum dua lantai ini?

Museum Geologi memang biasanya menjadi tujuan study tour sekolah-sekolah baik dari kawasan Bandung maupun dari luar Bandung. Tapi bukan berarti tempat ini tak cocok dikunjungi traveler umum.

Bangunan yang tampak biasa dari luar ini ternyata menyimpan segudang pengetahuan di dalamnya. Sejak memasuki halaman, kamu sudah akan disambut fosil kayu yang menyerupai lumba-lumba. Selain bentuknya yang lumayan besar, usia fosil yang mencapai dua juta tahun ini berhasil menyedot atensi wisatawan. Tak jarang banyak yang berfoto di dekat fosil ini.

Memasuki lantai satu, kamu akan dijejali pengetahuan yang berisi tentang sejarah kehidupan. Di bagian ini kamu akan diberitahu bagaimana proses terbentuknya bumi hingga menjadi seperti sekarang serta aneka jenis bebatuan yang ada di perut bumi.

Ingin tahu lebih banyak soal teori evolusi milik Darwin yang sudah populer itu? Nah, di sinilah tempatnya. Tak hanya itu, di lantai ini juga kamu bisa mengetahui bagaimana sistem tata surya, kumpulan fosil dinosaurus hingga pembentukan danau yang dikemas begitu menarik sehingga tidak membuat pengunjung kebosanan.

Museum Geologi Bandung

foto: mediatransformasi.wordpress.com

Puas menikmati koleksi museum di lantai satu, saatnya memasuki zona terakhir yang ada di lantai dua. Di sini pengunjung disuguhkan pengetahuan soal berbagai bentuk batu yang ada di bumi.

Selain informasi soal bebatuan, traveler juga bisa menengok berbagai bahaya geologi seperti tanah longsor, letusan gunung, tsunami, gempa bumi dan lain-lain. Tak perlu takut dengan suasana membosankan seperti yang dialami di sekolah pada umumnya, karena kamu akan disuguhkan bentuk visualisasi yang ditampilkan di layar monitor mengenai kejadian tsunami. Berawal dari gempa, tanda-tanda hingga tsunami menerjang, disajikan dengan apik sehingga mudah dicerna para pengunjung.

Cara menuju Museum Geologi Bandung

Museum Geologi Bandung sangat mudah dicapai, karena berada di tengah kota. Bagi yang menggunakan kendaraan umum tak perlu khawatir, karena banyak angkutan umum yang lewat dengan museum ini dan ada dua alternatif yang bisa ditempuh.

Pertama, menggunakan angkot nomor 10 jurusan Stasiun Hall-Sadang Serang dan turun di pertigaan Masjid Pusdai. Tiba di sini kamu berganti angkot nomor 5 Cicaheum-Ledeng menuju ke arah Ledeng. Jangan lupa berpesan kepada sopir angkot untuk minta diturunkan di Museum Geologi.

Pilihan kedua adalah melewati Jalan Kebung Kawung. Jika kamu memilih opsi ini maka naiklah angkot nomor 26 dengan rute Tegallega-Cisitu dan turun di Pasar Balubur. Sampai di pasar, kamu harus lebih dulu menyeberangi jalan sebelum naik angkot jurusan Ledeng-Cicaheum.

Jam Buka dan Tiket Museum Geologi Bandung

Untuk bisa menjelajahi Museum Geologi, kamu hanya akan dipungut biaya sebera Rp 3.000 per orang atau Rp 10.000 utuk wisatawan luar negeri. Tapi jika traveler masih berstatus pelajar atau mahasiswa, maka cukup merogoh kocek Rp 2.000 saja.

Bagaimana dengan jam buka museum ini?

Meski berstatus salah satu tempat wisata di Bandung, Museum Geologi justru tidak buka hingga sore hari di akhir pekan, Sabtu dan Minggu. Di kedua hari tersebut, museum ini hanya buka mulai pukul 08.00 dan tutup pukul 14.00. Kalau traveler ingin lebih lama menikmati fasilitas di Museum Geologi Bandung, datang saat weekday, Senin hingga Kamis karena museum ini buka sejak pukul 08-00-16.00.

Oya, kamu tak boleh mengunjungi museum ini di hari Jumat atau libur nasional ya, karena saat itu Museum Geologi justru tutup untuk umum.

(Visited 920 times, 1 visits today)

Comments

To Top