Religi

Warna-warni perayaan Tahun Baru Imlek di tanah air

Hanya dalam hitungan jam aja, suasana beberapa tempat di Tanah Air akan meriah oleh lampion, hiasan rumah serba merah dan pertunjukan barongsai. Ya, travelers, Tahun Baru Imlek pasti disambut dengan segala macam kemeriahan oleh masyarakat Tionghoa, di mana saja mereka berada. Jangan lewatkan momen ini, meski kamu nggak merayakan Tahun Baru Imlek. Ada beberapa event festival, pertunjukan dan kuliner yang hanya tampil di perayaan Imlek, dan hadirilah karena kamu hanya akan bisa melihat atau menikmatinya lagi setahun kemudian.

Trus mana aja sih kota atau propinsi yang mengadakan event khusus di Tahun Baru Imlek? Berikut adalah beberapa agenda perayaan Imlek di Tanah Air menurut situs Indonesia Travel.

1. Solo

imlek_solo
Rangkaian perayaan Tahun Baru Imlek tahun ini diawali dengan prosesi Grebeg Sudiro di hari Minggu (15/2) lalu, travelers. Sebuah gunungan bakpao dan kue keranjang diusung menuju kerumunan, dan orang-orang akan saling berebut untuk mendapatkannya. Kenapa harus berebut sih? Ya karena para sesepuh bilang siapapun yang bisa mendapat benda apapun dari gunungan dipercaya akan mendapat keberuntungan sepanjang tahun. Sebelum ‘dikeroyok’ massa, gunungan Gerebeg Sudiro telah terlebih dahulu diusung mengelilingi Kota Solo, dengan diiringi atraksi barongsai di belakangnya.

Walikota Solo, FX Hadi Rudiyatmo mengatakan, Grebeg Sudiro merupakan salah satu bentuk implementasi dari sila ke-3 Pancasila, yaitu Persatuan Indonesia, karena melambangkan persatuan dua macam etnis yang mendominasi Kota Solo, yaitu Jawa dan TIonghoa.MedanMedan merupakan salah satu kota di Indonesia yang merayakan Imlek lebih awal dibanding kota-kota lainnya, karena Gebyar Imlek Fair di Medan telah dimulai sejak 30 Januari sampai 8 Februari lalu, travelers. Di kota ini masyarakat pribumi dan Tionghoa berbaur untuk menikmati pertunjukan musik berbagai genre, mulai dari rock, jazz dan pop.

 

2. Medan

medan
Medan merupakan salah satu kota di Indonesia yang merayakan Imlek lebih awal dibanding kota-kota lainnya, karena Gebyar Imlek Fair di Medan telah dimulai sejak 30 Januari sampai 8 Februari lalu, travelers. Di kota ini masyarakat pribumi dan Tionghoa berbaur untuk menikmati pertunjukan musik berbagai genre, mulai dari rock, jazz dan pop.

Penyelenggara Gebyar Imlek Fair di Medan tahun ini rupanya hendak menarik minat kaum muda untuk lebih mengenal Imlek sebagai salah satu tradisi leluhur yang perlu dilestarikan. Hal itu nampak dari digelarnya beberapa show lain yang khas anak muda, misalnya cosplay festival, fashion show dan modern dance festival.

3. Semarang

pasar-semawis-semarang
Semarang juga punya festival tahunan Imlek yang bertajuk Pasar Imlek Semawis (PIS). Tahun ini PIS digelar selama 3 hari dari tanggal 14-17 Februari dan dimeriahkan oleh pertunjukan musik di panggung terbuka yang didirikan sekitar Lorong Gang Pinggir dan Srawung, Semarang. Selain itu ada juga berbagai atraksi kesenian khas Negeri TIrai Bambu seperti wayang potehi, barongsai, Twa Kok Djwee, Gambang Semarang, serta permainan toya dan wushu.

Para pengunjung tampak menikmati semua pertunjukan yang digelar dan merasa puas karena ada puluhan stand kuliner yang menawarkan makanan khas Semarang dan Tionghoa, travelers. Beberapa diantara kuliner di sini merupakan penganan yang hanya muncul di Tahun Baru Imlek, jadi pantaslah kalo para pengunjung PIS tampak sangat antusias.

4. Yogyakarta

yogyakarta
Nggak perlu galau berkepanjangan kalo kamu nggak bisa menghadiri perayaan Imlek di kota Semarang, Medan atau Solo, travelers. Di Yogyakarta perayaan Imlek baru akan digelar di tanggal 1-5 Maret mendatang, jadi kamu masih punya waktu untuk bersiap-siap. Seperti tahun-tahun sebelumnya, perayaan Imlek ‘dimasukkan’ sebagai salah satu atraksi dalam festival tahunan Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta (PBTY). Menurut Indonesia Travel, tema PBTY tahun ini adalah Merajut Budaya, Merenda Kebersamaan dan dipusatkan di sekitar Kampung Ketandan, Yogyakarta, yang telah menjadi pusat hunian masyarakat Tionghoa sejak 200 tahun silam.

Rencananya, event yang udah digelar sejak 2006 ini akan dimeriahkan oleh atraksi liong samsi, naga barongsai, wayang potehi, karnaval kirab budaya, lomba karaoke, Jogja Dragon Festival dan bazaar pernak-pernik Imlek.

5. Singkawang

singkawang
Asal kamu tau aja, travelers, Perayaan Cap Go Meh (Imlek) di Singkawang disebut-sebut sebagai event terbesar di Asia Tenggara. Bukan hanya masyarakat Tionghoa, para wisatawan mancanegara dipastikan akan memadati Singkawang ketika acara tahunan ini dimulai tanggal 19 Februari sampai 5 Maret mendatang.

Jika perayaan Imlek di kota-kota Pulau Jawa merupakan akulturasi dari budaya Jawa dan Tionghoa, maka Cap Go Meh di Singkawang adalah perpaduan antara kultur Tionghoa dengan budaya Dayak. Hasil dari perpaduan ini dapat kamu lihat dalam Parade Tatung yang merupakan salah satu daya tarik perayaan Cap Go Meh di Singkawang. Sebenarnya Tatung adalah semacam ritual yang bertujuan untuk mengusir roh-roh jahat. Tapi ritual pengusiran roh jahat itu dilakukan dengan cara yang nggak biasa dan cenderung ekstrim, misalnya menginjak pedang, menusukkan paku atau kawat ke pipi, dst., tanpa membuat pelakunya berdarah-darah setetes pun. Tahun ini, panitia berencana menghadirkan ratusan tatung yang terdiri dari para pria, wanita dan anak-anak.

Berminat ke Jogja atau Singkawang untuk menonton perayaan Imlek? Buruan pesan tiket di Pegipegi sekarang sebelum kehabisan!

(Visited 639 times, 1 visits today)

Comments

To Top