Event & Festival

Warna-Warni Erau Adat Kutai and International Folk Art Festival 2018

Kabupaten Kutai Kartanegara merupakan wilayah yang cukup vital bagi persebaran kebudayaan di Pulau Kalimantan. Kawasan ini merupakan rumah bagi delapan suku kenamaan tanah air, salah satunya Suku Kutai.

Keragaman budaya di Kutai Kartanegara pun mendapatkan apresiasi tersendiri lewat ajang Erau Adat Kutai and International Folk Art Festival. Berlangsung pada 20-28 Juli mendatang, festival ini akan mempertemukan kebudayaan lokal dengan mancanegara.

Sekitar ribuan orang akan tumpah ke jalanan Tenggarong, ibukota dari kabupaten Kutai Kartanegara untuk menampilkan berbagai macam kesenian. Mulai dari parade budaya internasional, panggung kesenian rakyat internasional, festival kesenian daerah Kutai, street performance (pertunjukan seni di jalanan), pesta tradisional Beseprah, hingga ritual Belimbur.

Kirab budaya internasional pada tahun ini pun menghadirkan perwakilan dari tujuh negara. Tahun lalu Slovenia, Polandia, Korea Selatan, Bulgaria, Thailand, Taiwan dan Jepang tampil bersama di ajang Erau Adat Kutai and International Folk Art Festival 2017.

Ketujuh negara tersebut berbagi panggung dengan tujuh kabupaten dan kota di Indonesia yang ikut berpartisipasi. Antara lain Yogya, Sleman, Gunung Kidul, Kulonprogo, Bantul, Malang dan Bone.

Makan-Makan Satu Kilometer

Erau Adat Kutai and International Folk Art Festival merupakan ajang pamer kebudayaan yang rutin digelar oleh Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara. Festival ini merupakan warisan tradisi dari kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura.

Berasal dari kata Eroh yang berarti ramai dan penuh suka cita, Erau Adat Kutai and International Folk Art Festival memiliki beberapa tradisi unik yang nggak boleh dilewatkan. Salah satunya Beseprah.

Usai parade keliling kota Tenggarong, masyarakat diajak untuk menikmati sajian kuliner gratis. Jalan utama sepanjang satu kilometer pun digunakan Pemkab Kutai Kartanegara untuk menggelar tradisi Baseprah ini.

Puncak dari acara Erau Adat Kutai and International Folk Art Festival hadir di hari terakhir. Tradsi Ngulur bakal mempertontonkan dua replika naga besar yang diarak menyusuri sungai yang kemudian berujung di Kutai Lama. Tradisi ini dipercaya bakal mendatangkan keberuntungan bagi masyarakat Kutai Kartanegara.

Erau Adat Kutai and International Folk Art Festival sendiri merupakan hasil kolaborasi Pemkab Kutai Kartanegara dengan CIOFF (International Council of Organizations of Folklore Festivals and Folk Arts) Indonesia. Keduanya mengikat kerjasama pertama kali pada 2013 dan mencatatkan festival ini ke dalam buku seni rakyat internasional di kantor CIOFF, Paris.

Nah, jika kamu ada rencana buat main ke kawasan Kutai Kartanegara dalam waktu dekat, jangan lupa mampir ke Erau Adat Kutai and International Folk Art Festival 2018 ya! Jangan lupa pesan tiket pesawat, dan hotel murah di Tenggarong lewat Pegipegi!

pesan tiket pesawat murah ke Tenggarong cari hotel murah di Tenggarong

Foto: Shutterstock

Agar transaksi kamu lebih murah dan mudah, jangan lupa instal aplikasi Pegipegi lewat Google Play atau App Store, ya!

google-play

apps-store

Comments

To Top