Destinasi

Wali Songo, saatnya wisata religi di Pulau Jawa

wali-songo

Travelers, kamu pernah berziarah ke makam Wali Songo? Baru satu, atau sudah menjelajah ke semua makam di tanah Jawa? Memang benar kalau Wali Songo adalah pelopor penyebar agama Islam di Pulau Jawa yang hadir sekitar abad ke-14. Para wali itu kemudian dianggap sebagai guru luarbiasa yang mampu memberi pengajaran agama baru secara damai. Karena itulah kenapa banyak peziarah yang ingin menghormati dengan mendoakan dan menziarahi makam Wali Songo.

wali-songo

foto : sudardjattanusukma.files.wordpress.com

 

Ternyata, nggak cuma orang Indonesia saja yang melakukan ziarah Wali Songo. Bahkan ada juga peziarah dari luar negeri yang sengaja datang karena ingin mendoakan para wali Allah SWT. Nah kalau kamu punya rencana melakukan ziarah Wali Songo, buat saja dulu urutan dari arah barat ke timur atau sebaliknya. Jadi kamu nggak mesti muter-muter lagi ‘kan?

Misalnya ziarah Wali Songo kamu pilih dari arah timur ke barat. Tujuan yang harus ditempuh adalah dari Jawa Timur yang dimulai dengan Makam Sunan Ampel – Makam Sunan Gresik – Makam Sunan Giri – Makam Sunan Drajat – dan Makam Sunan Bonang. Masuk ke Propinsi Jawa Tengah, kamu bisa mengunjungi Makam Sunan Kudus – Makam Sunan Muria – dan Makam Sunan Kalijaga. Sedangkan yang terakhir di Propinsi Jawa Barat adalah Makam Sunan Gunung Jati.

Jadi, kalau diurut-urut lagi dari kota pertama yang menjadi titik start ziarah Wali Songo akan dimulai dari Kota Surabaya – Gresik –Tuban – Lamongan – Kudus – Demak – dan yang terakhir di Cirebon. Biar merata, gimana kalau sekarang Pegipegi ajak travelers untuk memulai penjelajahan berberwisata religi ke makam Wali Songo di Pulau Jawa.

 

 Ziarah makam Wali Songo di Jawa Timur

Makam-makam Wali Songo yang ada di Jawa Timur berjumlah 5 tempat. Jadi travelers harus benar-benar menyiapkan energi untuk bisa mengunjungi semua lokasi tersebut. Nggak harus seharian kok karena kamu bisa beristirahat sejenak sebelum melanjutkan ke kota berikutnya.

Makam pertama yang akan travelers kunjungi adalah makam Sunan Ampel atau dikenal dengan Raden Rahmat di Kota Pahlawan, Surabaya. Jikalau dilihat sepintas lalu, makam Wali Songo ini tampak menawan dengan kawalan sepasang pintu gerbang dengan style Eropa. Letak makam sang sunan dipisahkan dari makam-makam lain dengan adanya pembatas teralis besi setinggi lebih dari 1 meter.

Sedangkan makam Wali Songo kedua adalah makam Sunan Gresik. Sunan Gresik sendiri punya nama populer Syekh Maulana Malik Ibrahim atau Syaikh Makhdum Ibrahim As-Samarqandy. Ia juga punya darah keturunan Husain bin Ali bin Abi Thalib (cucu Nabi Muhammad SAW. Karena lokasinya nggak jauh dari pusat kota Gresik, kamu bisa menjangkaunya dengan kendaraan pribadi.

Makam Wali Songo di Jawa Timur selanjutnya adalah makam Sunan Giri atau Raden Paku yang merupakan keturunan ke-12 dari Hussain bin Ali Bin Abi Thalib. Sunan Giri juga murid Sunan Ampel dan pernah belajar bersama dengan Sunan Bonang. Untuk mencapai makam Wali Songo ini, travelers harus menyiapkan energi karena lokasinya ada di sebuah bukit, tepatnya di Dusun Kedhaton, Desa Giri Gajah, Kecamatan Kebomas, Gresik. Kompleks pemakaman ini berupa dataran tingkat tiga dimana bagian belakangnya punya posisi lebih tinggi.

Selanjutnya, travelers bisa berziarah ke Sunan Bonang atau Raden Makhdum Ibrahim, putra Sunan Ampel. Letaknya ada di daerah Tuban dan lumayan dekat dengan Masjid Agung Tuban dan Alun-alun Kota Tuban. Posisinya juga gampang dijangkau dari berbagai arah. Ketika baru masuk ke areal pemakaman Sunan Bonang, kamu bisa menemukan kompleks makam yang dikelilingi 4 pintu gerbang sebagai akses masuk.

Makam Wali Songo terakhir di Propinsi Jawa Timur adalah Sunan Drajat atau Raden Qasim, putra Sunan Ampel yang ada di Drajat Lamongan. Areal pemakamannya cukup luas dan teduh karena banyak dikelilingi oleh pepohonan yang cukup rindang. Sebagai fasilitas tambahan, di tempat ini para peziarah juga dapat belajar secara gratis dengan mengunjungi Museum Sunan Drajat yang ada di kompleks pemakaman.

 

 Ziarah makam Wali Songo di Jawa Tengah

Travelers, setelah selesai berziarah ke makam-makam Wali Songo di Jawa Timur, sekarang kamu bisa meneruskan perjalanan ke Propinsi Jawa Tengah. Makam pertama yang bisa dikunjungi adalah Makam Sunan Muria, putra Sunan Kalijaga. Makam Wali Songo yang bernama asli Raden Umar Said ini letaknya sekitar 30 km dari Kompleks Masjid Menara Kudus. Letaknya yang ada di Gunung Muria menuntut stamina prima karena rute yang akan ditempuh berupa perbukitan dan aksesnya pun cukup terjal dan mendaki.

Di kota Kudus sendiri, kamu bisa berwisata religi mengunjungi makam Sunan Kudus yang punya nama asli Ja’far Shadiq, putra Raden Usman Haji atau Sunan Ngudung. Makam Wali Songo ini selalu ramai dikunjungi peziarah dari berbagai daerah. Tidak hanya pada hari besar Islam, pada hari biasa pun makam ini banyak dikunjungi peziarah yang ingin mendoakan sang sunan. Tempat makam Sunan Kudus diletakan pada bagian tengah sebuah bangunan yang mirip joglo, atau rumah adat di Jawa.

Makam Wali Songo terakhir di Jawa Tengah adalah makam Sunan Kalijaga atau Raden Said, putra Adipati Tuban yaitu Tumenggung Wilatikta atau Raden Sahur di kota Demak. Makam Wali Songo ini bisa dijangkau dari Masjid Agung Demak sekitar 3 km. Jadi hanya dalam waktu beberapa menit, travelers bisa berziarah ke makam sunan yang namanya dijadikan sebuah universitas di Yogyakarta. Peziarah yang datang bisa berwisata religi dengan mengunjungi kompleks pemakaman di Desa Ngadilangu. Makam Sunan Kalijaga ini dibuat berbeda karena terlindungi oleh dinding dan juga pintu gerbang menuju areal pemakaman. Nuansa adat Jawa di kompleks ini juga sangat kental terlihat.

 

 Ziarah makam Wali Songo di Jawa Barat

Travelers, tahu nggak kalau satu-satunya makam anggota Wali Songo yang dikebumikan di Propinsi Jawa Barat adalah Makam Sunan Gunung Jati. Tempat pemakaman ini letaknya ada di Desa Astana, Kecamatan Cirebon Utara dan bisa ditempuh sejauh 6 km dari Kota Cirebon. Karena menjadi satu-satunya makam Wali Songo di Jawa Barat, kompleks pemakaman ini pun selalu ramai dikunjungi peziarah dari kota Cirebon dan sekitarnya.

Sunan Gunung Jati sendiri punya nama asli Syarif Hidayatullah dan kini dijadikan sebagai nama salah satu universitas di Jakarta. Jika ditelisik dari silsilah, Sunan Gunung Jati punya darah keturunan Prabu Siliwangi dari sang ibu, dan keturunan Nabi Muhammad SAW dari ayah yang berasal dari Gujarat, India. Di kompleks pemakaman ini, peziarah bisa melihat ornamen dan hiasan-hiasan berupa piring antik yang berasal dari Cina. Ini dapat dimaklumi karena menurut sejarah, Sunan Gunung Jati pernah menikah dengan Putri Ong Tien yang berasal dari Cina. Nggak heran ya kalau asimilasi budaya Cina dan Jawa terlihat jelas di sini.

Gimana travelers? Tertarik untuk melakukan ziarah wali songo di berbagai kota di Pulau Jawa? Rencanakan dulu baik-baik dan persiapkan fisik yang sehat karena kamu akan menjelajahi Pulau Jawa.

 

Wali Songo, Saatnya Wisata Religi Di Pulau Jawa

Travelers, kamu pernah berziarah ke makam Wali Songo? Baru satu, atau sudah menjelajah ke semua makam di tanah Jawa? Memang benar kalau Wali Songo adalah pelopor penyebar agama Islam di Pulau Jawa yang hadir sekitar abad ke-14. Para wali itu kemudian dianggap sebagai guru luarbiasa yang mampu memberi pengajaran agama baru secara damai. Karena itulah kenapa banyak peziarah yang ingin menghormati dengan mendoakan dan menziarahi makam Wali Songo.

Ternyata, nggak cuma orang Indonesia saja yang melakukan ziarah Wali Songo. Bahkan ada juga peziarah dari luar negeri yang sengaja datang karena ingin mendoakan para wali Allah SWT. Nah kalau kamu punya rencana melakukan ziarah Wali Songo, buat saja dulu urutan dari arah barat ke timur atau sebaliknya. Jadi kamu nggak mesti muter-muter lagi ‘kan?

Misalnya ziarah Wali Songo kamu pilih dari arah timur ke barat. Tujuan yang harus ditempuh adalah dari Jawa Timur yang dimulai dengan Makam Sunan Ampel – Makam Sunan Gresik – Makam Sunan Giri – Makam Sunan Drajat – dan Makam Sunan Bonang. Masuk ke Propinsi Jawa Tengah, kamu bisa mengunjungi Makam Sunan Kudus – Makam Sunan Muria – dan Makam Sunan Kalijaga. Sedangkan yang terakhir di Propinsi Jawa Barat adalah Makam Sunan Gunung Jati.

Jadi, kalau diurut-urut lagi dari kota pertama yang menjadi titik start ziarah Wali Songo akan dimulai dari Kota Surabaya – Gresik –Tuban – Lamongan – Kudus – Demak – dan yang terakhir di Cirebon. Biar merata, gimana kalau sekarang Pegipegi ajak travelers untuk memulai penjelajahan berberwisata religi ke makam Wali Songo di Pulau Jawa.

 

Ziarah makam Wali Songo di Jawa Timur

Makam-makam Wali Songo yang ada di Jawa Timur berjumlah 5 tempat. Jadi travelers harus benar-benar menyiapkan energi untuk bisa mengunjungi semua lokasi tersebut. Nggak harus seharian kok karena kamu bisa beristirahat sejenak sebelum melanjutkan ke kota berikutnya.

Makam pertama yang akan travelers kunjungi adalah makam Sunan Ampel atau dikenal dengan Raden Rahmat di Kota Pahlawan, Surabaya. Jikalau dilihat sepintas lalu, makam Wali Songo ini tampak menawan dengan kawalan sepasang pintu gerbang dengan style Eropa. Letak makam sang sunan dipisahkan dari makam-makam lain dengan adanya pembatas teralis besi setinggi lebih dari 1 meter.

Sedangkan makam Wali Songo kedua adalah makam Sunan Gresik. Sunan Gresik sendiri punya nama populer Syekh Maulana Malik Ibrahim atau Syaikh Makhdum Ibrahim As-Samarqandy. Ia juga punya darah keturunan Husain bin Ali bin Abi Thalib (cucu Nabi Muhammad SAW. Karena lokasinya nggak jauh dari pusat kota Gresik, kamu bisa menjangkaunya dengan kendaraan pribadi.

Makam Wali Songo di Jawa Timur selanjutnya adalah makam Sunan Giri atau Raden Paku yang merupakan keturunan ke-12 dari Hussain bin Ali Bin Abi Thalib. Sunan Giri juga murid Sunan Ampel dan pernah belajar bersama dengan Sunan Bonang. Untuk mencapai makam Wali Songo ini, travelers harus menyiapkan energi karena lokasinya ada di sebuah bukit, tepatnya di Dusun Kedhaton, Desa Giri Gajah, Kecamatan Kebomas, Gresik. Kompleks pemakaman ini berupa dataran tingkat tiga dimana bagian belakangnya punya posisi lebih tinggi.

Selanjutnya, travelers bisa berziarah ke Sunan Bonang atau Raden Makhdum Ibrahim, putra Sunan Ampel. Letaknya ada di daerah Tuban dan lumayan dekat dengan Masjid Agung Tuban dan Alun-alun Kota Tuban. Posisinya juga gampang dijangkau dari berbagai arah. Ketika baru masuk ke areal pemakaman Sunan Bonang, kamu bisa menemukan kompleks makam yang dikelilingi 4 pintu gerbang sebagai akses masuk.

Makam Wali Songo terakhir di Propinsi Jawa Timur adalah Sunan Drajat atau Raden Qasim, putra Sunan Ampel yang ada di Drajat Lamongan. Areal pemakamannya cukup luas dan teduh karena banyak dikelilingi oleh pepohonan yang cukup rindang. Sebagai fasilitas tambahan, di tempat ini para peziarah juga dapat belajar secara gratis dengan mengunjungi Museum Sunan Drajat yang ada di kompleks pemakaman.

 

Ziarah makam Wali Songo di Jawa Tengah

Travelers, setelah selesai berziarah ke makam-makam Wali Songo di Jawa Timur, sekarang kamu bisa meneruskan perjalanan ke Propinsi Jawa Tengah. Makam pertama yang bisa dikunjungi adalah Makam Sunan Muria, putra Sunan Kalijaga. Makam Wali Songo yang bernama asli Raden Umar Said ini letaknya sekitar 30 km dari Kompleks Masjid Menara Kudus. Letaknya yang ada di Gunung Muria menuntut stamina prima karena rute yang akan ditempuh berupa perbukitan dan aksesnya pun cukup terjal dan mendaki.

Di kota Kudus sendiri, kamu bisa berwisata religi mengunjungi makam Sunan Kudus yang punya nama asli Ja’far Shadiq, putra Raden Usman Haji atau Sunan Ngudung. Makam Wali Songo ini selalu ramai dikunjungi peziarah dari berbagai daerah. Tidak hanya pada hari besar Islam, pada hari biasa pun makam ini banyak dikunjungi peziarah yang ingin mendoakan sang sunan. Tempat makam Sunan Kudus diletakan pada bagian tengah sebuah bangunan yang mirip joglo, atau rumah adat di Jawa.

Makam Wali Songo terakhir di Jawa Tengah adalah makam Sunan Kalijaga atau Raden Said, putra Adipati Tuban yaitu Tumenggung Wilatikta atau Raden Sahur di kota Demak. Makam Wali Songo ini bisa dijangkau dari Masjid Agung Demak sekitar 3 km. Jadi hanya dalam waktu beberapa menit, travelers bisa berziarah ke makam sunan yang namanya dijadikan sebuah universitas di Yogyakarta. Peziarah yang datang bisa berwisata religi dengan mengunjungi kompleks pemakaman di Desa Ngadilangu. Makam Sunan Kalijaga ini dibuat berbeda karena terlindungi oleh dinding dan juga pintu gerbang menuju areal pemakaman. Nuansa adat Jawa di kompleks ini juga sangat kental terlihat.

 

Ziarah makam Wali Songo di Jawa Barat

Travelers, tahu nggak kalau satu-satunya makam anggota Wali Songo yang dikebumikan di Propinsi Jawa Barat adalah Makam Sunan Gunung Jati. Tempat pemakaman ini letaknya ada di Desa Astana, Kecamatan Cirebon Utara dan bisa ditempuh sejauh 6 km dari Kota Cirebon. Karena menjadi satu-satunya makam Wali Songo di Jawa Barat, kompleks pemakaman ini pun selalu ramai dikunjungi peziarah dari kota Cirebon dan sekitarnya.

Sunan Gunung Jati sendiri punya nama asli Syarif Hidayatullah dan kini dijadikan sebagai nama salah satu universitas di Jakarta. Jika ditelisik dari silsilah, Sunan Gunung Jati punya darah keturunan Prabu Siliwangi dari sang ibu, dan keturunan Nabi Muhammad SAW dari ayah yang berasal dari Gujarat, India. Di kompleks pemakaman ini, peziarah bisa melihat ornamen dan hiasan-hiasan berupa piring antik yang berasal dari Cina. Ini dapat dimaklumi karena menurut sejarah, Sunan Gunung Jati pernah menikah dengan Putri Ong Tien yang berasal dari Cina. Nggak heran ya kalau asimilasi budaya Cina dan Jawa terlihat jelas di sini.

Gimana travelers? Tertarik untuk melakukan ziarah wali songo di berbagai kota di Pulau Jawa? Rencanakan dulu baik-baik dan persiapkan fisik yang sehat karena kamu akan menjelajahi Pulau Jawa.

(Visited 27,127 times, 10 visits today)

Comments

To Top