Tips

Tips Skydiving Aman untuk Pemula

skydive

Kalau kamu sudah nonton film Raditya Dika yang berjudul “Single”, kamu pasti sudah lihat adegan skydiving (terjun payung) di Bali. Olahraga ini memang seru banget karena kamu bisa terjun bebas dari pesawat dan menikmati pemandangan alam lewat udara. Tapi, juga termasuk olahraga berbahaya karena berurusan dengan ketinggian. Buat kamu yang belum pernah skydiving sama sekali, namun ingin mencobanya, kamu harus memerhatikan beberapa hal, nih.

Perhatikan usia dan berat badan

Minimal kamu harus berusia 18 tahun karena usia tersebut dianggap sebagai usia cukup dewasa. Dengan begitu kamu bisa membedakan, apakah kamu skydiving karena memang ingin having fun atau cuma karena peer presure (tekanan teman sebaya). Jangan sampai kamu ikutan skydiving karena nggak mau dianggap cupu atau penakut oleh teman-teman.

Berat badan kamu juga harus diperhatikan, nih. Biasanya pihak penyelenggara nggak bakal mengizinkan peserta yang beratnya lebih dari 125 kg untuk ikutan skydiving. Karena, kalau berat badan kamu terlalu berat, parasutnya bakal susah terbang di udara. Otomatis nggak bisa memperlambat gerak turun kamu di udara. Badan kamu juga bakal tersika dan timbul iritasi karena parasutnya sempit ketika dipakai.

Kondisi tubuh harus sehat

Lebih baik cek kesehatan dulu sebelum melakukan skydiving untuk mengetahui apakah kondisi tubuh kamu baik-baik aja. Biasanya kalau badan kamu lemah atau punya gangguan jantung, kamu nggak bakal diizinkan untuk ikut skydiving supaya nggak membahayakan diri sendiri.

Meskipun kondisi badan kamu memang sudah sehat, tapi sehari sebelum hari H usahakan tidur yang cukup, makan makanan sehat, olahraga, dan nggak stres supaya kondisi tubuh makin prima. Jangan lupa sarapan sebelum skydiving supaya tubuh kamu nggak lemas dan kehilangan konsentrasi.

Kenakan pakaian yang nyaman

Jangan mengenakan pakaian yang terlalu longgar atau terlalu ketat karena bisa membatasi pergerakanmu. Kenakan juga running shoes yang ukurannya yang pas dan kencangkan tali sepatunya supaya sepatu kamu nggak lepas saat skydiving. Nah, lebih baik sih kamu juga jangan pakai perhiasan atau aksesoris berlebih. Takut lepas!

Buat kamu yang punya mata minus, jangan lupa pakai kacamata atau lensa kontak supaya penglihatan kamu tetap jernih. Sayang banget kan sudah capek-capek menantang adrenalin, tapi nggak bisa melihat pemandangan dengan jernih. Biasanya sih, pihak penyelenggara juga menyediakan kacamata khusus untuk skydiving.

skydiving2

www.youtube.com

Harus ditemani instruktur

Sebagai pemula, jangan nekat skydiving sendirian tanpa ditemani instruktur karena kamu belum punya pengalaman. Kalau ditemani instruktur, kamu bakal merasa lebih tenang saat skydiving. Sebelum skydiving, instruktur bakal kasih briefing tentang segala hal yang berhubungan dengan skydiving.

Dengarkan baik-baik apa yang instruktur bilang, ya, supaya terhindar dari risiko. Salah satu risiko yang bakal dihadapi antara lain kamu bisa aja mendarat dengan cara yang salah dan bikin kaki kamu cidera. Makanya, ketika sudah mau mendarat, kamu nggak boleh lengah dan harus bersiap-siap mendarat dengan benar.

skydiving1

www.healthfitnessrevolution.com

Enjoy ketika di udara

Aksi skydiving cuma memakan waktu selama satu menit, bahkan kurang. Itu juga tergantung dari berapa ketinggian yang kamu hadapi. Di waktu yang singkat itu, kamu harus rileks dan jangan stres. Nikmati aja betapa asyiknya terjun bebas ke udara sambil menikmati indahnya tempat wisata. Selagi enjoy, kamu juga harus tetap fokus supaya bisa tahu kapan harus menyebarkan parasut.

skydiving3

www.startskydiving.wordpress.com

Ternyata, skydiving itu seru banget, ya! Memang sih agak menakutkan, tapi kalau kamu ikuti saran di atas dan patuh sama instruktur, skydiving akan jadi olahraga ekstrim yang fun! Tunggu apa lagi? Langsung aja pesan tiket pesawat dan hotel murah di Bali supaya kamu bisa menikmati serunya skydiving. Langsung cek pegipegi.com, ya!

(Visited 2,936 times, 7 visits today)

Comments

To Top