Tips

Tips Menghasilkan Uang Dari Traveling

moneytravel

Ada yang bilang traveling itu hobi yang cuma buang-buang uang. Eits, jangan emosi dulu, travelers. Wajar kalau orang berpandangan seperti itu. Bayangkan, kita bekerja keras siang malam buat mengumpulkan uang, tapi uang yang udah terkumpul malah habis dipakai buat jalan-jalan ke tempat yang jauh dari rumah, yang pastinya butuh banyak biaya untuk transportasi, makan, hotel, dan lainnya.

Nah, gimana kalo sekarang kamu ganti strategi, supaya bisa tetap punya uang meski sering jalan-jalan? Emangnya bisa? Tentu bisa, travelers! Di bawah ini adalah beberapa peluang usaha yang bisa kamu manfaatkan untuk mendapatkan uang saku tambahan buat liburan berikutnya.

Penulis artikel travel
Kunjungan ke tempat-tempat eksotis, berkenalan dengan teman-teman baru atau pengalaman yang tak mengenakkan saat traveling, semua itu tentu mubazir kalo hanya ditulis dalam buku harianmu saja. Mengapa tidak menyusunnya menjadi sebuah artikel dan mengirimkannya ke majalah atau koran, travelers?

Semua orang yang pernah sekolah pasti bisa menulis, dan kamu cuma perlu berlatih agar tulisan hasil karyamu menarik untuk dibaca. Jangan lupa tambahkan informasi lengkap tentang tempat yang pernah kamu kunjungi itu, mulai dari alat transportasi, perkiraan biaya sewa penginapan, peraturan di lokasi wisata, sifat atau karakter masyarakat setempat, oleh-oleh yang kamu bawa pulang, dan lain-lain.  Hitung-hitung kamu sudah beramal dengan membagikan informasi yang mungkin akan sangat dibutuhkan untuk traveler lainnya yang mau berkunjung ke tempat itu.

Fotografer
Saat ini ketrampilan memotret bukan lagi dimonopoli oleh para fotografer profesional atau mahasiswa sekolah forografi. Berterima kasihlah pada kecanggihan teknologi yang bisa menyulap hasil foto biasa-biasa saja menjadi sangat mengagumkan. Nggak usah minder kalo kamu nggak punya kamera DSLR, travelers, karena kamera pocket bisa juga kok menghasilkan foto-foto terbaik asalkan kamu mau mempelajari triknya.

Sama dengan menulis, semakin sering kamu memotret maka akan semakin bagus juga foto yang kamu abadikan. Bahkan kamu juga berpeluang dapat uang saku dua kali lipat seandainya bisa menggabungkan keahlian kamu menulis dengan ketrampilan memotret. Beberapa majalah seperti National Geographic menyediakan ruang khusus bagi masyarakat umum yang ingin mengirimkan karya mereka. Tapi nggak tertutup kemungkinan buat kamu yang hanya ingin menjual karya foto. Karena ada imbalan menarik buat fotografer lepas seperti kamu.

Pemandu wisata
Profesi ini bisa kamu pilih kalo tempat tinggal kamu dekat dengan satu atau beberapa lokasi wisata yang banyak dikunjungi turis lokal dan mancanegara. Hal penting yang harus dikuasai seorang pemandu wisata adalah sikap terbuka dan senang bergaul. Klien kamu pasti suka kalo kamu bukan hanya tahu tentang lokasi wisata mana aja yang tertarik untuk dikunjungi, tapi juga menyenangkan untuk diajak ngobrol sebagai teman.

Hal penting lainnya adalah kemampuan berbahasa asing. Pegipegi yakin kamu bisa berbahasa Inggris. Tapi kalo ingin jadi pemandu wisata profesional kayaknya kamu harus mempelajari bahasa asing lain, travelers. Yah buat jaga-jaga aja seandainya klien kamu nggak bisa berbahasa Inggris.

Driver
Meski kerjaannya ‘hanya’ nyupir, tapi nggak sembarang orang bisa jadi driver perusahaan travel. Hanya mereka yang menghabiskan banyak waktu di jalan bisa menjadi seorang driver travel yang baik dan benar. Apalagi kalo kliennya nggak puas datang ke tempat-tempat wisata yang udah diatur oleh agen perjalanan dan ingin melihat tempat wisata lain yang lebih asyik. Driver yang telah banyak makan asam garam di dunia traveling pasti nggak akan kesulitan memenuhi permintaan klien, dan malah senang hati akan mengajak si klien berpetualang bersamanya.

Kalo skill bahasa asingmu cukup joss kamu bisa dapat penghasilan dua kali lipat dari bekerja sebagai driver dan pemandu wisata, travelers. Lagi-lagi keluwesan kamu dalam berkomunikasi adalah hal penting agar klien kamu puas dan mereka pun tak segan menghubungi kamu untuk mengantar mereka lagi di musim liburan berikutnya.

Penjual cinderamata
Beberapa teman Pegipegi ada lho yang bukan cuma membawa pakaian dan alat mandi sebagai bekal jalan-jalan. Mereka membawa t-shirt, kaset, CD dan pernak-pernik yang didapat dengan cara barter dengan teman atau membeli. Nah barang-barang ini lalu mereka jual lagi waktu mereka melakukan kunjungan ke tempat lain. Sampai di rumah pun barang-barang yang udah mereka beli itu juga siap berubah jadi duit lagi, karena orang-orang di sekitar rumah nggak bisa membeli barang-barang semacam itu di toko atau mall terdekat. Yah, mirip kios berjalan lah.

Bukan hanya keahlian mengelola harga jual dan beli, tapi kamu sebaiknya juga punya sense yang tinggi terhadap barang atau cinderamata khas suatu daerah. Jangan lupa pertimbangkan apakah ada orang yang mau membeli barang yang kamu jual. Soalnya percuma aja kan kalo kamu sudah mengeluarkan uang buat membeli, tapi barang dagangan kamu nggak laku dijual?

Gimana, travelers? Ada yang menarik minat kamu? Pesan dari Pegipegi, yang terpenting travelers harus cermat dan cerdas dalam mengatur waktu dan keuangan, agar hobi jalan-jalan tetap lancar.

Selamat traveling sambil mengumpulkan uang ya, travelers!

(Visited 1,149 times, 1 visits today)

Comments

To Top