Tips

Tips Liburan ke Tiongkok Untuk Pemula

Forbidden City

Forbidden City

Tiongkok atau Cina telah sejak lama menjadi salah satu destinasi wisata yang diminati wisatawan internasional, termasuk dari Indonesia. Semakin mudahnya pengajuan visa berkunjung ke Tiongkok turut menjadi salah satu faktor mengapa para backpacker memendam impian mengunjungi Negeri Tirai Bambu, di samping rasa penasaran ingin menyaksikan dengan mata kepala sendiri keajaiban Great Wall, atau indahnya Kota Terlarang yang sering dijadikan lokasi syuting film kung fu. Atau keindahan panorama di Kebun Suzhou dan Sungai Guilin Lijiang.

Kalo kamu berencana pergi ke Tiongkok dan ini adalah perjalanan pertama kamu ke negara yang menganut paham komunis itu, jangan buru-buru berangkat ya, travelers. Coba luangkan waktu sejenak untuk menggali informasi sebanyak mungkin tentang Tiongkok, dan beberapa di antaranya akan Pegipegi paparkan dalam uraian singkat berikut ini.

1. Persiapan sebelum berangkat
Membuat perencanaan adalah hal yang mutlak dilakukan oleh backpacker manapun. Bukan hanya masalah pembiayaan, namun juga hal-hal sepele seperti cuaca atau musim yang sedang berlangsung di sana. Jangan sampai terjadi kamu hanya membawa celana pendek, padahal di Cina sedang musim dingin. Waktu paling baik untuk berlibur ke Tiongkok adalah di bulan April-Mei atau September-Oktober. Pada bulan-bulan ini suhu udara di Tiongkok tidak terlalu dingin dan lebih hangat dibandingkan bulan-bulan lainnya. Hari Nasional Cina akan dirayakan pada pertengahan bulan Oktober, travelers. Kalau kamu hobi makan Chinese Food, pasti nggak akan rela melewatkan perhelatan akbar ini, karena di Hari Nasional Cina berbagai masakan lokal yang lezat akan disajikan dan hampir semua restoran akan buka sampai tengah malam. Hindari berkunjung ke Cina pada bulan Januari-Februari (menjelang Tahun Baru Imlek) karena bulan ini adalah musim liburan bagi warga lokal dan mereka akan memadati semua tempat wisata.

Kamu juga perlu membuat rencana tentang lokasi mana saja yang ingin kamu datangi. Karena Tiongkok cukup luas, sangat tidak mungkin kamu mengunjungi semua tempat dalam satu hari. Saran Pegipegi sih satu hari untuk satu lokasi. Misalnya, hari pertama khusus buat berkeliling Shanghai, hari kedua untuk Kota Terlarang, hari ketiga ke Great Wall, dst. Tiongkok memiliki sarana transportasi kereta api dan bus yang menjangkau ke semua wilayah yang merupakan pusat aktifitas warga. Tarif bus juga cukup murah, yaitu antara $0,70 sampai $1,5. Taksi juga gampang ditemukan dan aman buat turis asing.

2. Bahasa
Warga Tiongkok jarang sekali yang paham dan berbicara Bahasa Inggris. Papan keterangan di stasiun, hotel dan jalan raya juga jarang mencantumkan keterangan dalam Bahasa Inggris, kecuali di tempat-tempat tertentu seperti bandara. Kalo lagi beruntung kamu bisa mengajak anak-anak muda Tiongkok berbicara dalam Bahasa Inggris, itu pun harus dengan tempo yang pelan sekali.

Solusinya, belajarlah bahasa Mandarin sebelum berangkat. Bisa dengan kursus regular atau online. Lebih amannya sih kamu punya kenalan di Tiongkok yang bisa menemani dan membantu menjelaskan banyak hal selama kunjunganmu di sana. Atau, dekatilah rombongan turis yang dikawal seorang pemandu wisata yang berbahasa Inggris saat kamu mengunjungi situs sejarah seperti Kota Terlarang atau Patung Tentara Terakota. Tiongkok populer berkat situs-situs sejarah semacam ini, jadi rugi kan kalo kamu udah jauh-jauh datang ke sana tapi nggak ngerti tentang kisah yang tersembunyi di baliknya.

3. Waspadai penipuan
Jangankan turis asing, warga setempat di Tiongkok aja sering banget menjadi sasaran penipuan, travelers. Modusnya pun bermacam-macam, mulai dari uang palsu dan ada juga yang pura-pura menawarkan perhiasan mahal di jalan-jalan padahal perhiasan imitasi. Biar aman, jangan mudah terpancing omongan orang yang tiba-riba menyapa dan menawarkan suatu barang padamu. Trus jangan lupa untuk membawa uang Yuan (mata uang Tiongkok) sebelum kamu meninggalkan tanah air. Hindari menukarkan uang di jasa penukaran uang yang ada di pinggir jalan. Kalo kamu nggak sempat nukarin uang sebelum berangkat, bisa tukar uang kamu di hotel atau bank. Tapi ingat ya, beberapa bank di sana hanya buka sampai jam 2 siang.

4. Toilet
Kamu yang nggak terbiasa dengan toilet kering mungkin akan merasa gimanaaa gitu saat habis buang air besar/kecil dan nggak ada air sedikit pun di dalam toilet yang kamu pakai. Di sinilah tisu basah akan berperan penting menyelamatkan kamu dari situasi yang tidak menyenangkan ini! Tisu basah memang sebaiknya menjadi rekan terbaik kamu saat bepergian kemana pun, terutama saat berada di luar negeri. Begitu pula saat kamu memutuskan untuk melancong ke Tiongkok. Kalo ingin nyaman, hendaknya kamu menggunakan toilet di hotel, restoran atau tempat ibadah. Hindari toilet umum di taman atau terminal karena baunya yang ‘aduhai’ bisa bikin kepala kamu pusing!

Demikian tips dari Pegipegi. Semoga bermanfaat ya, travelers!

 

Lagi cari-cari hotel di Tiongkok atau Cina? Pegipegi punya banyak pilihan untuk kamu. Langsung aja klik di sini ya!

 

 

(Visited 9,084 times, 10 visits today)

Comments

Click to comment

Comments

To Top