Tips

Tips Cerdas Belanja Kado Natal

Hari Natal identik dengan hiasan lampu berwarna-warni, pohon Natal dan hadiah-hadiah. Emang sih, mereka yang merayakan Natal tidak wajib menyediakan kado Natal. Namun, bukankah memberi itu lebih baik daripada menerima? Nilai sebuah kado Natal bukan terletak pada nilai barangnya, tapi pada ketulusan kita saat memberikan hadiah untuk menyenangkan hati sesama manusia. Ya nggak sih?

Kado Natal

foto: www.ourfamilyblogsabout.info

Supaya kebaikan yang hendak kamu lakukan ini sukses, ada baiknya kamu pertimbangkan dulu saran-saran saat berbelanja bingkisan Natal berikut yang telah Pegipegi sarikan dari berbagai sumber:

1. Buat daftar belanja
Buatlah daftar barang apa aja yang ingin kamu berikan sebagai bingkisan Natal untuk keluarga, teman atau siapa saja yang menurutmu pantas menerimanya. Kalo bisa sih, daftar itu sudah kamu buat jauh-jauh hari sebelum Natal, travelers, misalnya satu bulan atau 2 minggu sebelum Natal. Dengan adanya daftar belanjaan maka kamu bisa mencegah pemborosan karena tergoda membeli barang-barang yang sebetulnya tidak terlalu kamu perlukan.

2. Sisihkan anggaran
Bingkisan atau kado Natal memang akan membuat orang yang menerimanya merasa senang. Tapi, jangan sampai niat muliamu itu malah menjadi bumerang di kemudian hari, travelers. Hitung atau kalkulasi dulu berapa persen dari pendapatan alias gaji yang mau dipakai untuk berbelanja kado Natal. Kalo bisa sih jangan pakai kartu kreditmu untuk berbelanja kado Natal. Pakai aja uang tunai supaya kamu bisa tau seberapa banyak uang yang telah terpakai untuk belanja.

3. Berbelanja saat ada diskon
Beberapa mal dan pusat perbelanjaan biasanya menggelar diskon besar-besaran di akhir tahun. Manfaatkan pesta diskon untuk mendapatkan barang-barang kado Natal yang kamu inginkan, karena harganya pasti lebih murah daripada hari-hari biasa. Tapi, jangan sekali-kali tergiur untuk membeli barang yang nggak ada dalam daftar belanjamu, meski diskon yang ditawarkan sangat luar biasa murah.

4. Jangan belanja di akhir pekan
Akhir pekan plus diskon gede-gedean adalah dua hal sempurna untuk menarik pengunjung sebanyak mungkin. Ini memang menguntungkan buat para pemilik toko dan gerai, tapi tidak buat konsumen sepertimu. Selain tidak nyaman karena musti berdesak-desakan atau mengantre lama sekali saat hendak membayar di kasir, kamu juga musti waspada pada orang-orang tak bertanggung jawab, misalnya pencopet. Jika kamu benar-benar nggak ada waktu selain akhir pekan untuk berbelanja, pilihlah jam-jam sepi pengunjung, misalnya ketika toko atau mal baru saja buka (sekitar jam 9 sampai 10 pagi), atau jam menjelang senja (sekitar jam 5 sampai 6 sore).

5. Belanja Online
Ini saat yang cocok untuk membuktikan fungsi lebih dari gadget mahal kamu. Kalo selama ini kamu hanya menggunakan gadgetmu untuk chatting atau mengirim cuitan di sosmed, mengapa tidak menggunakannya untuk keperluan lain, misalnya untuk berbelanja secara online.

Selain menghemat waktu, kamu juga nggak perlu mengantre di kasir, atau terjebak macet di tengah perjalanan, travelers. Pilihlah toko online yang bereputasi baik dan sudah punya nama, agar kamu terhindar dari kemungkinan terjadinya penipuan, atau pencurian identitas online (phising).

6. Berbelanja jauh-jauh hari
Kamu sudah punya daftar barang belanjaan, dan anggaran danamu juga sudah cukup untuk berbelanja. Trus tunggu apalagi, travelers? Ingat, tidak selamanya sebuah gerai atau mal mengadakan pesta diskon. Barang-barang incaranmu bisa saja sudah terjual habis, karena semua pelanggan pasti menunggu momen pesta diskon untuk berbelanja.

7. Pilih kado sesuai usia dan karakter penerimanya
Pasti nggak akan sulit jika kamu sudah tahu siapa saja yang akan menerima bingkisan Natal darimu, misalnya anggota keluarga, kerabat atau sahabat. Tapi bagaimana kalo kamu hendak memberikannya pada mereka yang tidak kamu kenal sama sekali, misalnya untuk anak-anak penghuni panti asuhan? Coba cari tau dulu berapa rata-rata usia anak penghuni panti tersebut, supaya kamu bisa memutuskan kado macam apa yang akan kamu berikan. Jika sebagian besar anak penghuni panti sudah bersekolah di SD atau SMP, berikanlah kado yang bermanfaat, misalnya alat-alat tulis sekolah atau buku bacaan.

8. Bungkus yang menarik
Kertas pembungkus kado bergambar lucu dan unik memang mudah sekali didapatkan. Tapi pembungkus unik buatan sendiri akan memberi nilai lebih pada kado Natalmu. Selain itu, kreativitasmu dalam mengemas hadiah juga bisa berkembang. Kalo kamu ingin kado Natalmu tampil cantik, tambahkan aja pita, atau bungkus plastik bermotif (yang biasanya dipake untuk membungkus buket bunga). Jangan lupa sertakan kartu Natal buatan sendiri, bertuliskan ucapan Selamat Natal dan namamu di dalamnya.

Last but not least, tiket pesawat ataupun voucher hotel bisa jadi pilihan kado Natal yang menarik, lho. Selamat berbelanja kado Natal, travelers!

(Visited 887 times, 1 visits today)

Comments

To Top