Tips

Tips backpaking ke Bromo-Ijen-Bali

bromo

Gunung Bromo, Kawah Ijen dan Bali. Tiga tempat eksotik ini seperti punya pancaran aura yang kuat seolah-olah merayu siapapun untuk mengunjunginya. Kamu sedang tergoda untuk mendatangi ketiga-tiganya, tapi waktu dan anggaran dana sangat terbatas. Tapi tak ada yang tak mungkin buat traveler tulen.

Kali ini Pegipegi akan berbagi tips untuk mewujudkan tur impian kamu, travelers.

1. Menonton Sunrise di Bromo

bromo

Jika kamu berasal dari luar Jawa Timur, pertama-tama pilih bus yang menuju Surabaya. Di Surabaya biasanya bus akan berhenti di Terminal Bungurasih dan dari sini kamu bisa naik bus jurusan Surabaya-Probolinggo yang tarifnya sekitar Rp 23.500. Usahakan supaya nggak terlalu sore sampai di Probolinggo karena angkutan umum akan lebih susah ditemukan. Dari Probolinggo kamu bisa naik angkutan umum ke Cemoro Lawang dengan tarif sekitar Rp 25 ribu. Susahnya, angkutan umum jenis Elf ini biasanya ngetem dulu dan baru berangkat kalau mobil sudah penuh penumpang, travelers. Kamu bisa sewa mobil kalo nggak mau kelamaan nunggu, tapi tarifnya mahal banget. Sekitar Rp 200 ribu sekali jalan. Atau coba deh kenalan sama rombongan atau backpacker sepertimu yang juga mau ke Bromo (biasanya mereka berkeliaran di sekitar Terminal Probolinggo). Ajak mereka untuk sama-sama menawar harga angkutan umum ke Cemoro Lawang agar kamu bisa sedikit berhemat.

Jarak dari Probolinggo ke Cemoro Lawang adalah sekitar 1,5 jam. Sedangkan jarak Cemoro Lawang-Kawah Bromo adalah sekitar 1,5 jam. Jadi sesampainya di Cemoro Lawang, kemungkinan kamu masih harus menunggu beberapa jam sebelum sunrise. Jaket tebal adalah pakaian yang wajib kamu bawa karena hawa dingin akan makin menggigit di tengah malam. Jangan lupa bawa perbekalan secukupnya karena makan di warung bisa menguras dompet kamu sebelum tur kamu berakhir.

2. Menyaksikan Api Biru di Kawah Ijen

ijen

Gunung Bromo sudah berhasil kamu lewati dan sekarang kamu bersiap-siap untuk tujuan selanjutnya, yaitu Gunung Ijen. Dari Gunung Bromo kamu bisa naik angkutan umum untuk kembali lagi ke Terminal Probolinggo. Kalau kamu kurang beruntung karena dapat angkutan umum yang masih kosong melompong dan harus menunggu calon penumpang lain, nggak jadi masalah. Manfaatkan waktu ngetem untuk tidur karena medan Gunung Ijen lebih berat dibandingkan Gunung Bromo. Sesampainya di Terminal Probolinggo, carilah bus tujuan Bondowoso karena dari sanalah nantinya kamu bisa mencapai Gunung Ijen. Hanya tersedia bus kelas ekonomi untuk jalur Probolinggo-Bondowoso dan itupun nunggunya agak lama, travelers. Alternatifnya, kamu bisa naik bus jurusan Probolinggo-Situbondo dan kemudian naik bus lagi yang melalui jalur Situbondo-Bondowoso. Jarak normal Probolinggo-Bondowoso adalah sekitar 4 jam dengan tarif Rp 12 ribu.

Sampai di Terminal Bondowoso kamu bisa lanjutkan petualangan mendaki Gunung Ijen dengan naik angkutan umum Elf ke Kecamatan Sempol dengan tarif Rp 15 ribu dan memakan waktu selama tiga jam. Dari Sempol kamu sewa ojek untuk naik ke pos Paltuding dengan ongkos yang agak mahal, yaitu sekitar Rp 40 ribu. Pos Paltuding adalah pintu masuk bagi wisatawan yang mau mengunjungi Kawah/Gunung Ijen, dan kamu harus berjalan kaki selama 1,5-2 jam sebelum bisa menikmati keindahan api biru di bagian bawah kawah Ijen. Pegipegi sarankan kamu membekali diri dengan masker, handuk basah dan kaca mata karena asap kawah sangat pedih di mata. Api biru Kawah Ijen akan tampak indah sekitar jam 2.00-4.00 dini hari dan jalur untuk menuju ke sana cukup berbahaya, travelers. Ada baiknya kalo kamu berkenalan dengan warga setempat dan bertanya apakah ada warga yang mau mengantar kamu pergi melihat si api biru. Keahlianmu bersosialisasi bisa sangat berguna karena kalo warga setempat suka dengan sikapmu, bukannya nggak mungkin mereka akan berpikir dua kali menarik tarif mahal dari kamu.

3. Berjemur di Pantai Pulau Dewata

lapangan renon denpasar
Sesudah memanjakan mata dengan panorama pegunungan sambil menggigil kedinginan,kini saatnya kamu menghangatkan tubuh dengan berjemur di pantai. Bali akan jadi penghujung petualanganmu kali ini, dan cara pergi ke Pulau Dewata dari Gunung Ijen cukup mudah. Kamu bisa kembali lagi menuju Jember atau naik bus Damri mini jurusan Banyuwangi-Bondowoso yang lewat di sekitar jalan menuju Gunung Ijen, trus dari Banyuwangi kamu bisa naik bus jurusan Denpasar Bali. Bus Damri Banyuwangi-Bondowoso baru saja diluncurkan pada Maret 2014 dan saat ini sedang dalam tahap uji coba. Kemungkinan bus jalur ini belum rutin beroperasi dan hanya beroperasi di musim liburan saja, travelers. Lebih amannya sih kamu kembali ke Jember dan dari sana kamu bisa langsung naik bus AC Tarif Biasa (ATB) yang berangkat ke Denpasar sekitar pukul 15.30. Atau bisa juga naik bus Gunung Harta ekonomi jurusan Jember-Denpasar dengan tarif sekitar Rp 60 ribu.

Nah begitu menginjakkan kaki di Terminal Ubung, Denpasar, kamu tinggal pilih bus yang sesuai dengan tujuan pilihan kamu. Kalau mau ke Kuta sih tinggal naik ojek dengan tarif sekitar Rp 25 ribu. Ada juga bus untuk jalur Tabanan, Batubulan dan Singaraja. Jangan lupa sering-sering periksa isi dompet kamu supaya kamu bisa tahu spot mana yang dapat kamu tuju saat sudah sampai di Bali. Untuk amannya sih pilih tempat yang dekat-dekat Denpasar aja, travelers. Meski Denpasar terlalu crowded untuk turis yang tak suka keramaian, beberapa tempat seperti Museum Bali, Taman Puputan, Pantai Sindu, Pasar Kumbasari, Lapangan Renon atau Desa Budaya Kertalangu cukup menarik untuk dikunjungi.

Semoga bermanfaat!

Tertarik mewujudkan jalur tur Bromo-Ijen-Bali? Langsung aja cari promo penerbangan yang bisa membawa kamu ke sana melalui Pegipegi. Happy backpacking, travelers!

(Visited 2,188 times, 8 visits today)

Comments

Click to comment

Comments

To Top