Tips

Tips backpacking ke Kuala Lumpur

kota-kuala-lumpur

Bosan dengan liburan yang gitu-gitu aja? Gimana kalo nyoba liburan backpacking ke Kuala Lumpur aja, travelers? Lho kenapa harus ke luar negeri sih? Emangnya di Tanah Air udah nggak ada tempat hang out yang oke ya?

Jangan buru-buru men-judge begitu dong, travelers. Backpacking ke Kuala Lumpur atau kemana pun di luar negeri itu kita lakukan bukan karena udah nggak cinta lagi sama negeri sendiri. Tapi selagi masih ada kesempatan dan umur masih muda kenapa nggak dimanfaatkan buat nyari pengalaman sebanyak mungkin? Tul nggak?

Tips backpacking Kuala Lumpur

Trus kenapa backpackingnya harus ke Kuala Lumpur? Soalnya kamu bisa mengunjungi beberapa tempat keren di Kuala Lumpur sekaligus dalam satu hari. Pagi di Malaysia, sore atau malamnya mungkin kamu udah di Jakarta lagi. Kok bisa?

Cara memulai petualangan backpacking ke Kuala Lumpur

Traveler mana aja tau kalo rencana alias itinerary wajib hukumnya dibuat jauh-jauh hari sebelum hari H. Jangan malas browsing sana-sini buat baca-baca tentang pengalaman para backpacker yang udah pernah ke Kuala Lumpur. Lebih bagus lagi kalo kamu ikutan forum backpacking, grup backpacking atau diskusi online tentang backpacking yang bertebaran di sosmed. Nggak usah minder buat nanya sedetil mungkin tentang cara backpacking ke Kuala Lumpur, daripada malu bertanya sesat di jalan. Ya nggak?

Tips pertama yang seringkali direkomendasikan para backpacker berpengalaman adalah sering-sering  mem-follow akun Twitter maskapai penerbangan nasional. Beberapa maskapai penerbangan kadang nggak meng-update situs mereka tentang promo tiket terkini, melainkan hanya mengumumkannya lewat akun jejaring sosial aja. Tiket yang ditawarkan memang baru akan berlaku 2-3 bulan berikutnya. Tapi cukup kan buat ngumpulin uang saku.

Setelah tiket udah kepegang di tangan, sekarang saatnya kamu mengurus paspor, travelers. Kalo nggak sempat datang ke Kantor Dirjen Imigrasi, bisa kok mengajukan pembuatan paspor secara online. Info selengkapnya silakan kunjungi situs resmi instansi ini di www.imigrasi.go.id.

Kabar baik buat kamu travelers, Malaysia adalah salah satu dari 43 negara yang bisa didatangi WNI tanpa visa kunjungan selama 30 hari. WNI yang datang ke Malaysia, termasuk mereka yang pengen backpacking ke Kuala Lumpur, cukup mengurus visa on arrival (VoA) alias visa yang bisa diurus setelah si pemohon tiba di negara tujuan.

Tips berikutnya adalah barang bawaan. Tanya-tanyalah pada para backpacker lain barang apa aja yang nggak boleh dibawa masuk ke Malaysia. Bolehkah kamu membawa obat-obatan pribadi dari Jakarta, misalnya. Kamu juga nggak perlu bawa barang banyak-banyak, travelers. Backpacking ke Kuala Lumpur memakan waktu maksimal 3 hari. Jadi bawa aja pakaian dan peralatan mandi secukupnya.

Langkah berikutnya adalah menimbang dan memilih, lebih efektif dan hemat mana antara backpacking ke Kuala Lumpur sendiri atau ikut tur. Tur backpacking ke Kuala Lumpur saat ini ada yang harga per paketnya berkisar antara 1,9 juta-2 juta rupiah untuk perjalanan selama 3 hari dua malam. Tarif segitu udah termasuk biaya sewa penginapan, makan, pajak bandara, transport selama di Malaysia dan tiket pesawat pulang-pergi. Tur ini juga akan dipandu seorang guide yang sebaiknya kamu kasih tip ketika tur Kuala Lumpurmu usai.

Solo backpacking ke Kuala Lumpur, why not?

Sebenarnya sih enggak masalah juga kalo kamu pengen backpacking seorang diri ke Kuala Lumpur karena ibu kota Malaysia ini relatif aman dan kondusif, bahkan buat solo backpacker cewek sekalipun. Jadi kamu nggak perlu khawatir akan diisengin orang yang nggak bertanggung jawab ketika sampai di KLIA atau Kuala Lumpur Internasional Airport alias KL-Sepang. Dari sini carilah kereta jurusan KLIA-KL Sentral yang beroperasi dari jam 6.30 sampai 0.30 non stop.

Backpacking ke Kuala Lumpur, kunjungi tempat-tempat berikut yuk!

kota-kuala-lumpur

foto : anekatempatwisata.com

Sampe di KL Sentral yuk kita jalan ke Distrik Gombak buat melihat Batu Caves, sebuah tempat ibadah untuk umat Hindu Malaysia yang terbuka untuk wisatawan. Pastikan kamu sempat tidur sebentar dan cukup makan sebelum sampai di Batu Caves, soalnya jalan menuju ke sini sedikit penuh perjuangan, travelers. Kamu musti tahan mendaki 272 anak tangga sebelum bisa menikmati keindahan gua dan patung Dewa Kartikeya yang dibuat di tahun 1500-an.

Dari Batu Caves kamu bisa lanjutkan perjalananmu dengan balik ke KL Sentral dulu dengan naik komuter bertarif 2 RM. Trus dari sini yuk kita jalan-jalan ke KL Tower dengan naik monorail jurusan Titiwangsa. Sampai di Stasiun Raja Chulan kamu jalan kaki aja ke pertemuan antara Jalan P. Ramlee dan Jalan Puncak, ntar dari situ udah kelihatan KL Towernya, travelers. Kalo pengen naik ke atas bisa juga kok. Biayanya 40 RM dan kamu sebaiknya enggak takut ketinggian karena bisa-bisa rugi dan nggak bisa menikmati pemandangan kota KL dari atas.

Pengen coba masakan resto terkenal di Kuala Lumpur? Mumpung lagi backpacking ke Kuala Lumpur sempatkan dirimu buat makan Nasi Kandar Pelita Resto, sebuah restoran masakan India di KL yang udah masuk dan direkomendasikan sama TripAdvisor. Masakan India yang kental dengan cita rasa kari plus sambal merah dan hijau sebelas dua belaslah sama masakan Padang. Harganya juga terjangkau, antara 2 sampai 15 RM plus minuman khas yang juga bisa kamu temui di Medan, yaitu teh tarik.

Nah kalo udah kenyang jadi lebih bertenaga rasanya buat lanjutkan perjalananmu ke tujuan ikonik Malaysia, yaitu menara Petronas alias Twin Towers. Kalo malas masuk dan nak-naik ke atas menara kamu bisa duduk-duduk di taman sekitar menara Petronas, dan jangan lupa selfie-selfie dulu di sini sebagai bukti bahwa kamu udah backpacking ke Kuala Lumpur.

Mumpung masih bertengger di sekitar KLCC (Kuala Lumpur City Center), coba datangi landmark kebanggaan Malayasia lainnya, yaitu Merdeka Square alias Dataran Merdeka, travelers. Tempat ini dianggap bersejarah karena di sinilah bendera Union Jack Britania Raya pertama kalinya diturunkan menandai berakhirnya pendudukan Inggris atas Malaysia. Coba deh kamu bandingkan tempat ini sama Kawasan Kota Tua Jakarta, travelers. Caranya? Ya selfie-selfian lagi dong ..

Setelah puas menguji nyali menjelajahi negeri orang dalam sehari, petualangan backpacking ke Kuala Lumpur paling sip kalo ditutup dengan kunjungan singkat ke Central Market, travelers. Manfaatkan waktumu berkeliling mengamati keunikan arsitektur bangunan kuno yang dimanfaatkan sebagai pasar seni, sekaligus nyari benda-benda aneh buat oleh-oleh. Kalo lagi beruntung kamu bisa ketemu pedagang dari Indonesia di sini dan biasanya mereka akan ngasih potongan harga kalo tau kamu satu kampung halaman dengan mereka.

Coba lihat jam tanganmu dan cek berapa jam lagi pesawat ke Jakarta bakal berangkat. See, dalam sehari aja kamu udah bisa merasakan sensasi backpacking ke Kuala Lumpur yang pasti berkesan dan bikin kamu ketagihan pengen segera backpackingan lagi.

Kalo kamu masih bingung antara ikut paket tur Kuala Lumpur tiga hari dua malam, paket tur satu hari ke Kuala Lumpur, atau backpacking ke Kuala Lumpur secara mandiri, ayo deh hubungi Pegipegi aja dulu sekarang.

(Visited 29,069 times, 1 visits today)

Comments

To Top