Tips

Tingjing: Tradisi Lamaran Tionghoa yang Sudah Mulai Ditinggalkan

Banyak yang mengira bahwa Tingjing sama seperti Sangjit. Tapi, ternyata keduanya berbeda. Tingjing sudah dilakukan jauh-jauh hari sebelum Sangjit. Tradisi ini seringkali dilewatkan oleh orang Tionghoa. Karena, seiring perkembangan zaman, orang-orang lebih suka hal-hal yang praktis. Jadi, ketika ingin melamar pacar, lamaran dilakukan sesederhana mungkin. Bahkan, kadang lamaran dibuat seromantis mungkin karena sudah terpengaruh dengan budaya barat.

lamaran

feelyourlove.com

Karena tradisi Tingjing sudah mulai ditinggalkan dan banyak anak muda yang nggak mengerti, pegipegi pengin membahas tradisi lamaran yang satu ini. Tingjing adalah awal dari sebuah kehidupan baru yang mengawali suatu pernikahan dan sudah ada sejak zaman nenek moyang kita.

Saat itu, keluarga dan calon mempelai pria membawa beraneka ragam seserahan menuju ke keluarga calon mempelai wanita yang akan dilamar. Tapi, nggak ada janjian terlebih dahulu. Nggak seperti sekarang, di mana kedua pihak sudah janjian terlebih dulu.

Calon mempelai pria dan keluarganya datang ke rumah keluarga calon mempelai wanita sambil membawa seserahan berupa mochi, ting-ting kacang, koya, permen, pia, kue, buah, marie wijen, dan lain-lain. Masing-masing seserahan memiliki makna masing-masing dan ditujukan untuk kebahagiaan. Misalnya, kue adalah lambang dari hubungan yang manis dengan harapan kedua keluarga memiliki hubungan manis selamanya. Sedangkan jeruk adalah lambang dari kemakmuran.

tingjing

www.jpnn.com

Makin modern-nya zaman, makanan-makanan tersebut nggak harus selalu ada ketika Tingjing dan bisa diganti dengan barang atau makanan modern. Maklum aja sih, soalnya nggak mudah mencari makanan tradisional Tionghoa.

Jika lamaran diterima, keluarga calon mempelai wanita mengambil seserahan, tapi seserahan itu nggak diambil seluruhnya. Tapi, dikembalikan setengah ke keluarga calon mempelai pria. Karena, jika seserahan tersebut diambil semua, berarti keluarga calon mempelai wanita sudah menyerahkan anak perempuannya ke keluarga calon mempelai pria secara penuh dan nggak boleh turut campur lagi dengan kehidupan anak perempuannya. Selanjutnya, kedua pihak keluarga bisa beramah-tamah dan membicarakan tanggal baik untuk menikah.

^86633390C87633299B6B6705793BB48020F34ED78483F4B017^pimgpsh_fullsize_distr

Buat kamu yang sedang lagi berencana untuk melamar pacar, kamu bisa menggunakan tradisi Tingjing agar tradisi ini bisa hidup kembali. Nggak masalah dengan cara apa kamu melamar pacar, yang penting diterima dan proses pernikahan kalian lancar. Hihihi… Jika sudah diterima, jangan lupa buat sekalian rencanakan bulan madu kalian dengan pesan tiket pesawat dan hotel murah lewat pegipegi.com, ya!

pesan tiket pesawat murah  cari hotel murah

(Visited 2,598 times, 1 visits today)

Comments

To Top