Destinasi

Tempat bertapa ini dikunjungi banyak wisatawan, apa yang istimewa?

Travelers, tahu nggak kalau kebiasaan bertapa sering dilakukan oleh orang jaman dulu? Kebiasaan yang erat kaitannya dengan filosofi dan tradisi Jawa ini pun masih dilakukan oleh sebagian orang. Selain untuk menenangkan diri, bertapa juga sering dimaksudkan untuk mencari petunjuk. Ada beberapa tempat yang sering digunakan untuk bertapa. Sebagian diantaranya juga sering dikunjungi oleh para pemimpin nasional Indonesia. Pengin tahu, tempat apa sajakah itu? Kali ini Pegipegi akan mengantarkanmu kesana.

Gunung Lawu

Pasar Setan, Gunung Lawu

foto: sma-campala.blogspot.com

Gunung Lawu sering dijadikan tempat bertapa atau semedi oleh almarhum mantan presiden Soeharto. Bahkan tempat ini menjadi salah satu favoritnya. Gunung yang berada di perbatasan propinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur ini konon punya sebutan sebagai pusat spiritual di Pulau Jawa. Bagi mereka yang sudah dekat dengan alam dan sering mendaki, pasti pernah atau mendengar tentang keangkeran gunung ini. Ada banyak pantangan yang harus dipatuhi sebelum mendaki kalau tidak ingin tersesat dan berputar – putar di atas gunung tanpa jalan keluar. Yang paling terkenal dari Gunung Lawu adalah keberadaan Pasar Setan yang secara fisik tidak bisa dilihat oleh mata telanjang dan lokasinya dekat dengan Hargo Dalem.

Alas Purwo

Taman Nasional Alas Purwo

foto: sman1glagah.com

Menurut penuturan banyak orang, Alas Purwo sangat tepat dijadikan sebagai tempat bertapa karena kondisi alamnya sangat mendukung, yaitu berupa pantai, gua, hutan, dan pegunungan. Disini juga hidup berbagai satwa yang bebas berkeliaran. Selain menjadi tempat bersemedi, Alas Purwo juga dikenal sebagai lokasi konservasi lingkungan. Namun banyak juga orang yang datang untuk bersemedi dan mencari pesugihan karena dinyatakan sebagai salah satu kerajaan jin terbesar yang ada di Pulau Jawa. Mereka bisa memilih 1 dari 40 gua yang ada. Namun yang populer adalah Goa Istana, Kucur, Mangleng, Mayangkoro, dan Pedepokan. Dan Goa Istana-lah yang sering dipakai oleh almarhum mantan presiden Soekarno untuk bersemedi. Saat berada disana, jangan heran ya kalau kamu banyak menemukan sesajen di berbagai tempat.

 

Gunung Srandil

Gunung Srandil

foto: panoramio.com

Gunung Srandil terletak di pesisir Pantai Laut Selatan, Kecamatan Adipala, Cilacap dan dikenal sebagai petilasan Kaki Semar atau Kakek Semar yang terkenal dengan filosofi kehidupan ‘Ojo dumeh, eling, lan waspodo’ atau ‘Jangan sok, ingat, dan waspada’. Di tempat ini banyak ditemukan tempat petilasan yang sering dipakai untuk bertapa. Tujuan mereka berbeda-beda, ada yang pengin naik jabatan, pesugihan, atau bahkan untuk mendapatkan kesaktian. Sebagian orang melakukan ritual dengan mengelilingi Gunung Srandil saat tengah malam sekitar pukul 24.00 – 03.00 pagi dengan putaran berjumlah ganjil. Pada malam-malam tertentu, yaitu malam Jum’at Kliwon atau Selasa Kliwon pada bulan Syura, pengunjung yang datang makin membludak, seperti dari Sulawesi, bali, Kalimantan, dan Sumatra.

 

Dataran Tinggi Dieng

Goa Semar, Dieng

foto: acupofspirituality.blogspot.com

Selain ketiga tempat untuk bertapa di atas, Dataran Tinggi Dieng juga menjadi salah satu tempat favorit untuk bersemedi. Keberadaan gua-gua begitu mendukung untuk dijadikan tempat meditasi oleh para peziarah. Goa Semar dikenal sebagai tempat paling populer diantara gua-gua yang ada di Dieng. Untuk bisa melakukan tirakatan atau bertapa di gua yang punya kedalaman 4 meter, mereka harus menghubungi juru kunci terlebih dulu karena akan ada banyak penjelasan tentang pantangan yang wajib dipatuhi. Selain itu, tempat ini juga ditutup dengan pintu besi yang kuncinya dibawa oleh sang kuncen sehingga petapa tidak bisa sembarangan melakukannya karena akibatnya bisa fatal. Dan waktu favorit yang sering dipilih adalah malam Jumlat Kliwon dan Selasa Wage.

Ada yang pernah berkunjung ke tempat-tempat tersebut? Share ceritamu di kolom komentar yaa. Untuk yang belum sempat berkunjung, rencanakan perjalananmu dengan tiket murah dari pegipegi.com, agar travelingmu lancar, bebas dari kekhawatiran.

(Visited 2,335 times, 1 visits today)

Comments

To Top