Destinasi

Tantang adrenalin di Rafting Sungai Ayung Bali

Rafting sungai ayung

Rafting Sungai Ayung Bali jadi bidikan utama buat travelers yang pengin menantang adrenalin selain surfing di pantai. Tempat ini memang spot paling sempurna buat seru-seruan sambil berbasah-basah ria. Variasi aliran sungai dan pemandangan spektakuler di sepanjang rute yang ditempuh memang membuat ketagihan. Kalau kamu penasaran dan ingin membuktikan hebohnya berarung jeram, simak terus ya paparan dari Pegipegi tentang rafting Sungai Ayung.

Rafting sungai ayung

foto: wisataindonesia.biz

Lokasi rafting Sungai Ayung

Spot rafting Sungai Ayung berlokasi Desa Panayang, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali dan dapat ditempuh selama 1 jam dari kota Denpasar. Kalau dari Bandara Udara Internasional Ngurah Rai, spot ini dapat dijangkau sekitar 75 menit. Sebenarnya, Sungai Ayung menjadi perbatasan 2 kabupaten, yaitu Kabupaten Gianyar pada sisi sebelah timur dan Kabupaten Badung pada sisi sebelah barat. Dan sebagai sungai terpanjang di Pulau Dewata yaitu 62,5 km, Sungai Ayung ini pun cukup menantang untuk dieksplorasi.

Serunya rafting Sungai Ayung Bali

Travelers, paling seru kalau rafting Sungai Arung dilakukan rame-rame. Biasanya, titik start dimulai di Kecamatan Abiansemal Kabupaten Badung dan nantinya akan finish di Ubud. Setelah berganti kostum dan menyimpan barang-barang berharga seperti dompet, kamera, dan handphone di loket, kamu bisa segera menuju titip point pertama. Untuk keamanan, sebelum ‘bertarung’ dengan arus air Sungai Ayung, kamu akan diberi pengarahan oleh instruktur profesional.

So travelers, perhatikan baik-baik ya bagaimana cara menggunakan dayung, memakai jaket pelampung, helm, cara bermanuver di atas perahu karet, posisi duduk yang benar, serta meyelamatkan diri bila perahu terbalik. Biasanya, masing-masing perahu karet saat rafting Sungai Ayung dapat dikendalikan oleh 4 orang, dengan 1 orang instruktur terlatih. Jalur rafting Sungai Ayung yang biasa dipakai untuk travelers berjarak sekitar 12 km – 13 km dan rata-rata dapat ditempuh selama 2 jam – 2,5 jam.

Setelah semua siap, sekarang tiba waktunya mengarungi Sungai Ayung untuk berafting ria. Pertama-tama mungkin kamu akan bertemu alur sungai dengan air yang cukup tenang. Itu waktu paling sempurna untuk menikmati cantiknya pemandangan hijau berupa persawahan dan keindahan alam Ubud yang begitu adem dan asri. Riak-riak kecil saat melakukan rafting Sungai Ayung mungkin akan dijumpai tapi jangan khawatir karena kalau benar-benar memperhatikan arahan instruktur sebelum masuk ke sungai, kamu bisa dengan mudah bermanuver di atas perahu.

Kejutan-kejutan tak terduga saat rafting Sungai Ayung akan travelers temukan setelah beberapa waktu karena di sepanjang jalur kamu bisa bertemu dengan air terjun kecil yang masih terpelihara dengan baik, bebatuan, hotel, villa, serta rindangnya pepohonan yang akan selalu menemanimu saat rafting Sungai Ayung. Kamu bisa berhenti sebentar untuk berfoto. Asyik ‘kan? Selanjutnya kamu bisa kembali mendayung. Karena medianya air, kamu juga bisa sekalian bermain-main air sambil sesekali mencelupkan tangan ke dalam air. Cukup dingin dan menyegarkan.

Tak berapa lama kemudian, kamu akan terkesima saat memandang dinding-dinding karang di pinggir alur rafting Sungai Ayung. Kenapa? Karena dinding sungai tersebut menyuguhkan cerita ramayana yang dipahat oleh seniman Bali yang berjumlah 50-an orang. Panjangnya pun nggak tanggung-tanggung, yaitu antara 200 meter – 300 meter dengan relief yang terpahat begitu rapi dan indah. Inilah salah satu perbedaan spot arung jeram yang benar-benar beda dengan tempat lain.

Saat ikut rafting Sungai Ayung, kamu bisa narsis karena bisa jadi operator yang menaungimu akan mengambil foto. Kamu bisa bergaya apa saja lalu menebus foto di titik finish sebesar Rp50.000* per foto. Sedangkan kalau pengin dalam bentuk CD, kamu harus bayar Rp200.000* per keping. Kalau kamu punya kamera waterproof, itu bisa jadi andalan untuk mengabadikan tiap momen saat rafting Sungai Ayung.

Nah setelah sampai di titik finish rafting Sungai Ayung, kamu bisa langsung membersihkan diri dan menikmati camilan dan teh hangat. Kalau kebetulan operator yang kamu pakai menyediakan makanan, kamu pun bisa langsung lunch sambil ditemani angin sepoi-sepoi di pinggiran Sungai Ayung Bali. Hmm, nikmat sekali ya.

Oh ya travelers, nggak cuma orang dewasa saja yang bisa ikut rafting Sungai Ayung karena anak-anak juga bisa ikut berpetualang mengingat level kesulitan saat berarung jeram di Sungai Ayung cukup aman, yaitu dengan kisaran level 2 – 3. Tapi orang tua harus tetap mendampingi untuk mengawasi. Pasti acara ini makin seru dan tak akan terlupakan.

Biaya Rafting Sungai Ayung

Travelers, seru banget kan petualangan rafting Sungai Ayung? Kalau pengin praktis dan nggak mau ribet, mendingan kamu ikut paket rafting Sungai Ayung lewat operator yang banyak menjual jasa di sana. Biaya rafting Sungai Ayung juga cukup kompetitif dan mereka akan mengatur semua akomodasi menuju ke Sungai Ayung untuk berarung jeram.

Lalu berapa sih biaya rafting Sungai Ayung? Sebenarnya cukup bervariasi. Untuk orang dewasa dipatok sekitar Rp250.000* – Rp400.000 per orang, sedangkan anak-anak sekitar Rp200.000* – Rp350.000* per orang.

Tips rafting Sungai Ayung

  1. Untuk kenyamanan, pakailah baju olahraga dan sepatu gunung atau sepatu olahraga agar leluasa saat beraksi.
  2. Waktu terbaik untuk rafting Sungai Ayung adalah saat musim kemarau, yaitu antara bulan Mei – Oktober. Saat itu, air lumayan jernih dan kamu tidak akan kerepotan karena hujan.

 

Keterangan * : Harga berlaku saat artikel ini ditulis.

(Visited 298 times, 1 visits today)

Comments

To Top