User Review

Berbagai keunikan di Desa Adat Wae Rebo, Flores

Desa-Adat-Wae-Rebo

Travelers, kamu pernah dengar tentang Desa Adat Wae Rebo? Nggak pernah? Memang sih kedengarannya asing di telinga tapi coba pikir ternyata desa ini sudah mendunia lho. Nggak percaya? Ternyata eh ternyata Desa Adat Wae Rebo Flores sukses mendunia semenjak UNESCO menobatkannya sebagai desa yang melestarikan konservasi warisan budaya. Penasaran gimana cerita selanjutnya?

 

Desa-Adat-Wae-Rebo

http://rolandtravel.co.id/

Lokasi Desa Adat Wae Rebo

Lokasi Desa Adat Wae Rebo ada di NTT, tepatnya di Desa Satar Lenda, Kecamatan Satarmese Barat, Kabupaten Manggarai Barat. Posisinya benar-benar terpencil dan kamu wajib punya stamina fit untuk menjangkau desa ini. Apalagi kalau datang di musim hujan karena tantangan tanah becek dan lumpur akan menyambutmu.

Jadi travelers, datangnya saat musim kemarau saja ya. Oh ya, kalau liburan bareng rombongan, ini dapat jadi nilai tambah. Kenapa? Karena kamu jadi bisa menyewa mobil. Hemat waktu tempuh dan pengeluaran.

Praktisnya, kamu bisa memulai perjalanan lewat Labuan Bajo dengan rute : Labuan Bajo – Lembor – Pela – Todo – Narang – Dintor – Denge – Wae Rebo dengan perkiraan waktu 8 – 10 jam. Biar perjalanan tambah menyenangkan, berangkatlah lebih awal supaya tiba di Denge sebelum petang. Apalagi kalau kamu berniat langsung jalan ke Wae Rebo dengan jarak tempuh hampir 3,5 jam. Kamu harus siap-siap menerobos hutan, naik turun bukit, hingga melewati sungai-sungai dan jembatan sederhana.

Tapi nggak usah khawatir traveler karena pepohonan hijau yang rindang dan nyanyian riang burung-burung yang terbang diantara pepohonan akan mengiringi perjalananmu hingga tiba di Desa Adat Wae Rebo. Jadi, siapkan fisik prima serta air minum yang cukup sebelum memulai perjalanan.

 

Akomodasi menuju Desa Adat Wae Rebo

Harus diakui kalau transportasi menuju Desa Adat Wae Rebo masih ala kadarnya. Akses treking yang harus dilalui juga bakal membuat tubuh bermandikan peluh sehingga menuntutmu memikirkan dimana akan menginap. Kalau nggak, tubuh bakalan loyo dan liburan pasti jadi nggak asyik lagi. Namun ada beberapa tempat yang dapat dipertimbangan, seperti di Desa Dintor, Denge, dan Wae Rebo.

Yang perlu diingat adalah timing tepat dan persediaan energi karena untuk menjangkau masing-masing penginapan punya tantangan sendiri. Apalagi kalau kamu datang bersama rombongan. Tahu sendiri ‘kan kondisi tubuh tiap orang beda-beda. Tarif penginapan di tempat-tempat tersebut juga bervariasi, mulai dari Rp150.000* hingga Rp250.000* per orang.

 

Mengagumi Keunikan Desa Adat Wae Rebo

Udara sejuk dan cenderung dingin akan menyambut kedatangan travelers sesampainya di Desa Adat Wae Rebo mengingat posisinya ada di area 1.100 meter dpal, tepatnya di Pegunungan Pocoroko. Jadi kamu wajib bawa baju hangat atau syal biar nggak menggigil. Umumnya, pesta penyambutan Upacara Waelu dilakukan oleh ketua adat dengan maksud memohon keselamatan dan keamanan selama mengunjungi Desa Adat Wae Rebo Flores.

Setelah selesai, kamu bisa langsung mengeksplorasi kehidupan sehari-hari masyarakat yang tinggal di Desa Adat Wae Rebo, termasuk rumah adatnya yang begitu unik. Rumah ini diberi nama Mbaru Niang dan punya bentuk kerucut. Bahan bangunannya adalah rumput khusus dengan bagian atap sengaja dijuntaikan ke bawah agar bisa menutupi hampir seluruh bangunan yang dilapisi ijuk. Cara ini dimaksudkan untuk memberi kekuatan saat diterpa hujan dan angin. Unik banget ‘kan?

Oh ya, rumah-rumah di Desa Adat Wae Rebo punya tinggi sekitar 8 – 10 meter dan diameternya berkisar antara 12 – 15 meter. Bentuknya unik banget ‘kan? Barangkali karena alasan inilah kenapa UNESCO menobatkannya sebagai bangunan konservasi warisan budaya. Dari sanalah ketenaran Desa Adat Wae Rebo mendunia karena banyak wisatawan mancanegara yang penasaran dan ingin menyaksikan langsung keunikan Mbaru Niang di Desa Adat Wae Rebo Flores.

Nah travelers, sekarang kamu sudah punya list tempat wisata baru di Flores ‘kan? Kalau gitu, kenapa tidak segera merencanakan mengeksplorasi Desa Adat Wae Rebo?

 

Keterangan * : Harga berlaku saat artikel ini ditulis.

(Visited 710 times, 2 visits today)

Comments

To Top