Destinasi

Situ Patenggang dan prahara asmara Dewi Rengganis

Situ-Patenggang

Siapa bilang Ciwidey itu hanya Kawah Putih aja, travelers? Ada kok tempat keren lain di Ciwidey yang musti kamu tau, Situ Patenggang namanya.

Kawasan wisata alam yang bisa kamu datangi dengan berkendara selama 1 jam 45 menit ke arah barat dari pusat kota Bandung atau 10 menit aja dari Kawah Putih ini memang menawarkan panorama alam pegunungan yang memukau. Kamu bisa menikmati udara sejuk pegunungan yang bersih dari asap knalpot sambil memanjakan mata dengan pemandangan hamparan kebun teh menghijau di sekeliling danau berair jernih Situ Patenggang.

Situ-Patenggang

foto: anekatempatwisata.com

Situ Patenggang mulanya adalah sebuah kawasan cagar alam yng dikelola oleh Perhutani setempat. Baru di tahun 1981, wisata danau dan perkebunan teh ini dibuka secara resmi untuk umum. Tiket masuk ke Situ Patenggang juga terjangkau banget, hanya Rp 15 ribu per orang plus ongkos parkir yang besarnya tergantung jenis kendaraanmu. Akses ke Situ Patenggang cukup terpelihara jadi pastinya nggak ada hambatan berarti buat datang ke danau cantik ini, kecuali kalo terjadi kemacetan di beberapa titik pintu masuk ke arah Ciwidey, khususnya di momen-momen tertentu seperti musim liburan atau long weekend.

Aneka fasilitas udah disiapkan sama pengelola, mulai dari lahan parkir yang luas, tempat ibadah, toilet, kios makanan dan ada juga penginapan buat kamu yang ingin punya waktu lebih lama buat menikmati keindahan Situ Patenggang. Selain itu ada juga gazebo yang bisa dipakai buat duduk-duduk santai sambil menyantap makan siang yang udah disiapin dari rumah. Pas banget sebagai lokasi wisata murah buat keluarga.

Tapi lebih asik lagi kalo berperahu motor mengelilingi danau, atau mengayuh perahu angsa berdua aja sama si dia. Jalan-jalan bareng si doi sambil menikmati suasana Situ Patenggang bukan cuma akan bikin jalinan cinta kalian akan makin membara. Katanya sih, pasangan yang datang ke Situ Patenggang akan jadi kekasih abadi selamanya sampai kakek nenek. Kenapa begitu?

Legenda asmara di Danau Situ Patenggang

Dahulu kala ada sepasang kekasih bernama Ki Santang dan Dewi Rengganis yang harus berpisah karena hubungan cinta mereka tak disetujui kedua orangtua. Meski telah berpisah, keduanya tetap saling mencintai dan mencari kesempatan untuk bisa bertemu kembali. Syukurlah Yang Maha Kuasa mengabulkan doa mereka dan kedua sejoli ini konon bertemu kembali di danau molek yang sekarang kamu kenal dengan sebutan Situ Patenggang.

Tempat bersuanya kembali Sang Dewi dengan kekasihnya masih dapat kamu lihat sekarang di Situ Patenggang, yaitu sebuah batu bernama Batu Cinta di seberang danau yang hanya bisa kamu datangi dengan berperahu dari dermaga Situ Patenggang. Sempatkan dirimu buat berperahu mengelilingi Pulau Asmara, sebuah pulau kecil tak berpenghuni di tengah Situ Patenggang, yang konon adalah sebuah pulau yang dibuat oleh Ki Santang sebagai tanda cintanya pada Dewi Rengganis.

Jangan berkecil hati seandainya kamu nggak punya cukup anggaran buat menyewa mobil, travelers. Situ Patenggang sangat memungkinkan buat didatangi dengan kendaraan umum dan jumlah armada ke lokasi wisata ini juga cukup memadai. Dari kota asalmu kamu naik bus aja ke Terminal Leuwipanjang Bandung, trus ganti bus jurusan Bandung-Ciwidey. Sampai di Terminal Ciwidey kamu cari aja angkutan pedesaan yang menuju ke arah Situ Patenggang. Gampang ‘kan?

Trus gimana seandainya masih pengen jalan ke tempat menarik lainnya di sekitar Situ Patenggang Bandung? Kan harus cari hotel yang bertarif terjangkau. No worries, travelers. Hubungi aja Pegipegi sekarang dan kami akan atur masalah booking hotel di sekitar Bandung atau Ciwidey buat kamu.

(Visited 218 times, 1 visits today)

Comments

To Top