Destinasi

Serunya ‘bertani’ di Kebun Strawberry Parongpong, Bandung

Kebun Strawberry Parongpong Bandung

Kebun Strawberry Parongpong Bandung menjadi salah satu destinasi wisata alternatif buat kamu yang ingin menikmati suasana sejuk, plus dapat merasakan sensasi kesegaran buah stroberi. Kalau travelers datang bareng keluarga dan anak-anak, pasti makin seru karena tiap pengunjung berkesempatan memetik sendiri buah stroberi yang tumbuh subur di Kebun Strawberry Parongpong. Nah kali ini, Pegipegi mau ajak travelers semua untuk mengintip betapa asyiknya berwisata keluarga ke Kebun Strawberry Parongpong Bandung.

Kebun Strawberry Parongpong
foto: bandung.panduanwisata.id

Lokasi Kebun Strawberry Parongpong

Kebun Strawberry Parongpong terletak di Kecamatan Parongpong, Bandung Barat atau dapat ditempuh sekitar 20 km dari kota Bandung. Kamu juga bisa naik angkutan umum. Kalau memulai perjalanan dari arah ITB, kamu bisa ambil rute : naik angkutan kota jurusan Cahem-Ledeng – turun di Terminal Ledeng (Rp2000* – Rp3.000* per orang) – naik angkutan ke arah Parongpong (Rp2.000* per orang).

Kamu bisa turun di pinggir jalan yang banyak menjual toko bunga sambil berjalan kaki menuju pintu masuk Kebun Strawberry Parongpong. Suasana yang begitu asri akan mengantarkanmu hingga sampai ke dalam kebun. Oh ya, harga tiket masuk Kebun Strawberry Parongpong adalah Rp5.000* per anak dan Rp10.000* untuk orang dewasa.

Saatnya mengeksplorasi Kebun Strawberry Parongpong

Kebun Strawberry Parongpong Bandung

foto: www.tempatwisatadi.net

Udara bersih dan hawa sejuk akan menyambut travelers saat liburan ke argo wisata Kebun Strawberry Parongpong. Suasananya memang beda banget dengan destinasi wisata di tempat-tempat lain di Bandung karena yang travelers kunjungi ini lebih lekat dengan suasana alam yang menyejukan mata.

Sejenak setelah memasuki Kebun Strawberry Parongpong, kamu akan lihat hamparan tanaman mini stroberi yang berjumlah ribuan. Kamu juga akan diberi keranjang kecil yang nanti bisa digunakan sebagai wadah stroberi yang dipetik. Saat mata mengarah ke depan, warna merah stroberi yang begitu ranum terlihat seperti noktah diantara tangkai tanaman hijau. Perasaan menyenangkan langsung membuncah karena atmosfir di Kebun Strawberry Parongpong betul-betul menyegarkan mata.

Melihat begitu gemuknya butiran stroberi berwarna merah yang bergelantungan pasti membuat kamu gemas dan tak tahan untuk segera memetiknya. Lalu gimana sih cara memilih stoberi? Travelers, kalau pengin buah dengan rasa asem-asem seger, kamu bisa pilih yang warnanya merah cerah. Ingat, jangan yang masih hijau ya karena buah stroberi ini belum mateng. Beda lagi kalau kamu pengin buah yang asem manis, kamu bisa pilih yang warnanya merah gelap atau cenderung kehitaman. Mudah ‘kan travelers?

Kebun Strawberry Parongpong ini memang mengusung tema berkebun sehingga pengunjung yang datang seolah-olah menjadi ‘petani dadakan’ karena dapat memanen buah mungil berwarna kemerahan tanpa harus menanam. Dan tahukah kamu kalau buah ini rasanya pasti lebih nikmat karena dipetik langsung dari kebun. Beda kalau kamu hanya tinggal ‘menyambar’ saat membelinya di supermarket.

Tidak hanya memetik stroberi, di Kebun Strawberry Parongpong, travelers juga bisa belajar cara menanam dan memetik stroberi dengan gunting yang benar. So kalau kebetulan kamu datang bareng keluarga, anak-anak pasti senang karena ini akan jadi pengalaman seru. Wisata edukasi yang digagas oleh Kebun Strawberry Parongpong ini juga banyak dibidik oleh mayoritas masyarakat perkotaan yang tiap hari harus bergelut dengan deadline, kebisingan, macet, dan polusi udara.

Biar makin asyik saat mengeksplorasi Kebun Strawberry Parongpong, ada baiknya kalau kamu menghindari berkunjung saat musim hujan karena selain tanahnya becek, buah stroberi juga mudah busuk. Jadi mendingan kamu datang ke Kebun Strawberry Parongpong saat musim kemarau, yaitu sekitar bulan Mei – Oktober.

Dan setelah puas memetik stroberi, kamu bisa segera menimbang keranjang wadah stroberi dan mencicipi kesegaran buah stroberi di tenggorokan hasil dari Kebun Strawberry Parongpong. Harganya juga cukup terjangkau, yaitu sekitar Rp35.000* – Rp50.000* per kg. Setelah membayar, kini kamu bisa mengolah buah stroberi untuk jus atau untuk dimakan sebagai buah segar.

 

Keterangan * : Harga berlaku saat artikel ini ditulis.

(Visited 3,459 times, 5 visits today)

Comments

To Top