Kuliner

Sejarah Kurma yang Harus Kamu Tahu

Di bulan Ramadan ini, pastinya kita jadi sering menemui kurma dijual di mana-mana. Rasanya sayang sekali melewatkan Ramadan tanpa mencicipi kurma ketika buka puasa kan? Apalagi buah kurma juga banyak manfaatnya. Kali ini, Pegipegi ingin mengajak kamu berkenalan dengan sejarah kurma.

Sudah ada sejak manusia belum diciptakan

Tahu kan tentang kisah Nabi Adam, manusia pertama di bumi? Beliau mendapati bahwa bumi ini dihuni oleh berbagai macam tumbuhan, salah satunya pohon kurma. Di sebuah kuburan Mesir Kuno ditemukan mumi yang ditutupi oleh tikar yang terbuat dari pelepah kurma. Ada juga ditemukan pohon kurma utuh di sebuah kuburan kuno daerah Shakra dan kuburan itu sudah ada sejak 3200 tahun sebelum masehi. Di daerah yang menjadi ibukota Al-Wadi Al-Jadidi di Mesir juga ditemukan sisa-sisa pohon kurma dari zaman batu.

Orang-orang Mesir Kuno menggunakan hampir keseluruhan pohon kurma, mulai dari batangnya yang digunakan sebagai pondasi rumah. Pelepah kurma digunakan sebagai atap rumah, juga sebagai bahan tikar. Dan buahnya dijadikan makanan yang bisa mereka simpan sepanjang tahun sebagai penunjang kebutuhan pokok makanan mereka.

Masih dipertanyakan asal-usulnya

Menurut Erdowardo Bakari, pakar tumbuhan palem asal Italia yang dikutip oleh Dr. Ahmad Syauki Ibrahim, dalam bukunya Mausu’ah Al I’jaz Al-Ilmi Fil Hadits An-Nabawi dijelaskan bahwa ada beberapa jenis kurma yang nggak tumbuh dengan baik, kecuali di daerah subtropis yang memiliki curah hujan sangat  jarang dan akar-akar pohon jenis tersebut membutuhkan air yang cukup, sehingga ia berjuang melawan kadar air asin.

Menurut Dr. Ahmad Syauki Ibrahim, penjelasan Erdowardo tadi menunjukkan bahwa asal mula pohon kurma dari daerah teluk Arab karena karakteristik daerah yang disebutkan hanya terletak di daerah sepanjang pesisir teluk Arab dan selatan India yang beriklim serupa adalah lembah antara Sungai Tigris dan Lembah Sungai Nil.

Kurma apa yang disukai Nabi?

Rasulullah SAW pertama kali menanam Kurma Ajwa yang lokasinya berada di tanah sebelah Masjid Quba, Madinah. Itulah mengapa Kurma Ajwa identik dengan Kurma Nabi. Nabi Muhamaad SAW pun memiliki kebiasaan berbuka puasa dengan makan Kurma Ajwa. Nama Ajwa diambil dari nama anak Salman Alfarisi, orang Nasrani yang menjadi ummat Islam. Beliau mewakafkan lahan kurmanya untuk perjualangan Islam.

Di dalam Al Quran dan hadist Nabi dijelaskan mengenai kegunaan makan kurma. Nabi menganjurkan para istri yang tengah mengandung agar makan kurma dan diharapkan anak yang dilahirkan kelak menjadi anak penyabar, sopan, dan cerdas. Siti Maryam pun ketika mengandung Nabi Isa juga makan buah kurma. Ahli kedokteran mengatakan bahwa buah kurma mengandung zat besi dan kalsium yang berguna untuk membentuk dan menambah kandungan air susu ibu. Juga untuk membantu pertumbuhan anak-anak.

Selama bulan Ramadan ini, apakah kamu sudah makan kurma? Semoga ibadah puasa kamu lancar terus, ya, dan jangan lupa untuk merencanakan liburan selanjutnya! Yuk, pesan tiket pesawattiket kereta api, dan hotel murah di Pegipegi!

pesan tiket pesawat murah  pesan tiket kereta api murah  cari hotel murah

Foto: Shutterstock

Agar transaksi kamu lebih murah dan mudah, jangan lupa instal aplikasi Pegipegi lewat Google Play atau App Store, ya!

google-play

apps-store

Comments

To Top