Kuliner

Sejarah dan Fakta Salted Egg yang Jadi Tren Dunia Kuliner

Kalau kamu suka kuliner, pasti nggak asing dengan salted egg yang ada di setiap makanan. Di data pemesanan makanan secara online pun, salted egg masuk ke kategori makanan yang paling banyak dipesan. Untuk mengenal salted egg lebih dalam, Pegipegi pengin bagi-bagi soal sejarah dan fakta salted egg, nih!

Sejarah salted egg

Telur asin sendiri sangat lumrah ditemui di Asia, khususnya di resto-resto Chinese food. Di Indonesia, telur asin berkembang pada tahun 1950-an ketika pasangan suami-istri bernama In Tjiau Seng dan Tan Polan Nio membuka usaha telur asin pertama di Indonesia, tepatnya di daerah Brebes. Hingga kini, Brebes dikenal sebagai produsen telur asin terbesar di Indonesia.

Telur asin di Indonesia dimanfaatkan sebagai makanan pelengkap yang menambah cita rasa masakan. Tren salted egg berawal dari Singapura. Di negeri singa tersebut, banyak makanan yang diolah dengan salted egg. Bahkan, banyak orang Indonesia yang menjadikan snack dengan salted egg sebagai oleh-oleh dari Singapura. Sehingga, di Indonesia pun banyak kedai makanan yang menjual aneka masakan dan snack dengan salted egg. 

Cocok untuk beragam makanan

 

Meskipun di keseharian kamu mungkin nggak suka makan telur asin, tapi bisa jadi kamu tetap enjoy saat makan makanan yang diolah dengan salted egg. Karena, rasanya tidak terlalu asin. Yang digunakan untuk membuat saus salted egg hanya bagian kuning dari telur asin yang sudah matang, lalu dilumatkan, dicampur dengan mentega, dan dicairkan dengan susu atau santan. Kemudian dimasak hingga kental. Saus ini biasanya juga dicampur dengan bumbu lain yang bisa menambah cita rasa.

Ajaibnya, salted egg cocok dipadukan dengan beragam makanan. Mulanya, salted egg dimanfaatkan untuk masakan asin, seperti ayam goreng, ikan, cumi, atau udang. Seiring bertambahnya waktu, salted egg juga bisa kamu temui di aneka appetizers atau desserts, seperti bakpao, cake, es krim, donat, waffle, dan lain-lain.

Kandungan gizi telur asin

Telur asin memiliki manfaat yang baik untuk tubuh. Karena, telur asin tinggi akan kalsium dan zat besi. Sehingga bisa mempertahankan kepadatan tulang dan gigi, juga mencegah osteoporosis. Kalsium juga berperan penting untuk mempercepat proses pembekuan darah. Untuk kamu yang sedang diet, kalsium bisa menunda lapar, lho.

Sedangkan zat besi berperan penting dalam pembentukan hemoglobin, mencegah anemia, menguatkan otot dan fungsi otak. Zat besi juga bisa menjaga kestabilan suhu badan, meningkatkan metabolisme, dan kinerja sistem enzim.

Namun, jika dikonsumsi secara berlebihan, telur asin bisa memberikan efek negatif untuk tubuh. Soalnya kadar garam pada telur asin sangat tinggi. Idealnya, dalam sehari, kita hanya diperbolehkan mengonsumsi 5 gram gram (setara dengan 2.000 mg natrium per hari). Garam berlebih dalam tubuh bisa meningkatkan risiko naiknya tekanan darah (hipertensi) yang bisa menyebabkan berbagai penyakit, seperti stroke, pengerasan arteri, gagal ginjal, dan gagal jantung.

Sekarang, makanan yang diolah dengan salted egg mudah ditemui di mana-mana kok! Pegipegi punya rekomendasinya di sini.

lihat resto di jakarta dengan menu lelehan telur asin

Jika kamu ingin merencanakan liburan selanjutnya! Jangan lupa pesan tiket pesawattiket kereta api, dan hotel murah di Pegipegi!

pesan tiket pesawat murah  pesan tiket kereta api murah  cari hotel murah

Foto: Shutterstock

Agar transaksi kamu lebih murah dan mudah, jangan lupa instal aplikasi Pegipegi lewat Google Play atau App Store, ya!

google-play

apps-store

Comments

To Top