Destinasi

Segarkan mata di Kebun Raya Bogor

Beberapa waktu lalu kita dikejutkan dengan berita tumbangnya sebuah pohon raksasa yang menewaskan empat orang pengunjung di Kebun Raya Bogor. Berita ini mungkin bikin kamu waswas untuk mengunjungi Kebun buatan terbaik kebanggaan Indonesia. Padahal yang namanya kecelakaan, sama dengan nyawa manusia, travelers. Semua itu rahasia Ilahi, dan maut bisa menjemput di saat-saat yang nggak terduga.

Eeh .. kok malah jadi ceramah sih? Maksud Pegipegi, masa’ sih kisah tragis yang secara kebetulan menimpa beberapa pengunjung Kebun Raya Bogor menghalangi niatmu untuk menjelajahi taman super luas yang cantik ini? Padahal di sini banyak sekali keunikan yang sayang rasanya kalo kamu lewatkan hanya karena takut mengalami sesuatu yang belum tentu terjadi.

foto: wisatajawa.com

foto: wisatajawa.com

Nah, biar kunjungan kamu ke Kebun yang udah didirikan sejak masa Prabu Siliwangi lebih efektif dan enggak terlalu kecapean, kamu lewati rute berikut ini aja, travelers.

Dari gerbang utama kamu bisa mengunjungi makam Olivia Raffles, istri Gubernur jendral Thomas S. Raffles, yang wafat di tahun 1814. Mendiang Olivia dan suaminya adalah pasangan pecinta tumbuhan, dan Kebun Raya Bogor bisa jadi seperti sekarang karena inisiatif mereka berdua.

Selanjutnya adalah Taman Teijsmann, dimana sebuah monument didirikan untuk mengenang Johannes Elias Teijsmann, mantan Direktur Kebun Raya Bogor yang pertama. Tujuan tur kecilmu selanjutnya masih berbau memori, yaitu kompleks Kuburan Kuno Belanda. Di sini selain berziarah dan berdoa untuk orang-orang Belanda yang dimakamkan jauh dari tanah kelahirannya, kamu juga bisa belajar sejarah karena ada beberapa makam tokoh terkenal era kolonial.

foto: liburkeluarga.com

foto: liburkeluarga.com

Kolam Istana Bogor adalah tujuan kamu selanjutnya, dan jangan lupa bernarsis ria di sini sebelum melangkahkan kaki ke lokasi ikonik Kebun Raya Bogor lainnya, yaitu bunga bangkai. Kebun Raya Bogor kaya akan ratusan spesies tanaman, travelers. Beberapa di antaranya adalah tanaman langka seperti bunga bangkai ini dan pohon kelapa sawit tertua di Asia Tenggara.

Tutup petualanganmu di Kebun Raya Bogor dengan berjalan melintasi Jembatan Cinta (sebuah jembatan gantung berwarna merah) Mitosnya sih, di Jembatan Cinta ini sering bikin pasangan putus hubungan. Jadi deh, beberapa pasangan takut mengunjungi Kebun Raya Bogor karena mitos di jembatan tersebut. Padahal, tak jauh dari jembatan tersebut terdapat sepasang pohon jodoh, lho. Seperti apa mitosnya? Sepasang pohon ini lekat dengan mitos cinta sehingga disebut ‘pohon jodoh’. Karena penampilannya yang cukup cantik, jembatan ini sering dipakai untuk lokasi pre-wedding.

foto: topieks.blogspot.com

foto: topieks.blogspot.com

Nah, dari Jembatan cinta, lanjutkan perjalananmu sebelum pulang, ke taman Astrid. Taman ini didominasi oleh puluhan bunga teratai raksasa asal Amazon, dengan diameter daunnya 1.5 meter! Taman Astrid ini adalah salah satu favorit para wisatawan karena konon paling cantik, tertata dan juga ada kafe untuk sekedar nongkrong.

foto: www.galamedianews.com

foto: www.galamedianews.com

Nah, untuk yang ingin melanjutkan wisata kuliner malam, kamu bisa menginap. Ada pilih banyak sekali pilhan hotel murah di Bogor yang dapat kamu booking di pegipegi.com! Selamat berlibur ya!

(Visited 352 times, 1 visits today)

Comments

To Top