Kuliner

Tempat asyik berburu takjil di Jakarta

Bulan puasa ini, apalagi yang diburu untuk berbuka puasa kalau tidak menu takjil! Panganan ringan yang sudah khas banget dengan bulan Ramadan ini memang selalu tersanding di meja makan ketika bedug maghrib telah tiba. Buat kamu yang tinggal di Jakarta dan nggak bisa masak sendiri, atau anak kos yang lagi pengin mencicipi menu beda, kamu bisa menemukan berbagai macam menu takjil di beberapa tempat di ibukota. Nah kali ini, Pegipegi mau kasih rekomendasinya buat kamu.

 

Menu Takjil

  1. Benhil (Bendungan Hilir) Jakarta Pusat

Benhil jadi tempat paling tersohor untuk berburu takjil. Letaknya yang strategis dan dekat dengan perkantoran membuat Benhil selalu diserbu saat waktu buka puasa. Ada ratusan penjual berjejer di bawah tenda-tenda besar yang biasanya mulai buka dasar pukul 11.00 hingga 18.00 atau waktu maghrib. Semua menu yang seharian kamu incar bisa diperoleh di sini. Seperti siomay, es buah, empek-empek, batagor, jajanan tradisional, es sirup, ikan bakar, sate padang, gudeg, serabi, otak-otak, ayam bakar, dan mendoan.

Kalau menu tersebut masih belum memenuhi selera, kamu masih bisa mencari pastel, lontong, putu mayang, risoles, nasi rames, es cendol, kolak pisang, lemang, bubur kampium, risoles, lemper, gorengan, biji salak, martabak, kue lapis bubur sumsum, dimsum, dan masih banyak lagi. Harganya juga murmer alias murah meriah jadi nggak harus merogoh kocek dalam-dalam, yaitu berkisar antara Rp2.500 – Rp15.000.

  1. Jalan Panjang Kebon Jeruk, Jakarta Barat

Buat kamu yang ada di Jakarta Barat, Jalan Panjang yang ada di Kebon Jeruk pasti sudah tidak asing lagi untuk mendapatkan menu takjil karena tempat ini sudah dianggap sebagai pusat penjualan menu berbuka puasa. Tenda yang dibuat pun ala kadarnya dan terlihat berjejer di sepanjang Jalan Kebon Jeruk, bahkan bisa sampai dari Jalan Anggrek hingga ke Jalan H. Domang. Seperti halnya di Benhil, menu takjil yang bisa kamu temukan di pasar kaget Jalan Panjang juga banyak lho.

Panganan yang sering ada saat bulan ramadan bisa langsung dipilih di sini. Menu takjil berupa jajanan tradisional dan makanan berat yang tersedia di Jalan Panjang pun cukup bervariasi. Bahkan kamu bisa temukan kerak telor, mendoan, cakwe, sate kambing, mie juhi, sate ayam, oncong, donat, buntil, dan es yang sudah dikemas. Kue basah dan kue kering juga bisa jadi pilihan menu takjil untuk berbuka puasa. Oh ya, kalau hari biasa tempat ini kelihatan normal-normal saja tapi saat bulan ramadan, jalanan di sekitar Jalan Panjang bisa macet karena banyak sekali pengunjung yang parkir kendaraan untuk mendapatkan menu takjil.

  1. Pasar Rawamangun, Jakarta Timur

Berburu takjil di Pasar Rawamangun juga seru lho. Ada banyak panganan yang bisa kamu pilih saat kamu datang ke sana. Lokasinya yang strategis dan dekat dengan Terminal Rawamangun membuat tempat ini selalu ramai jadi tempat berburu takjil buat warga sekitar, orang yang kebetulan lewat, atau orang-orang yang mau pergi ke terminal untuk bepergian jauh. Pasar takjil dadakan ini hanya bisa ditemukan saat bulan ramadan. Buka mulai pukul 15.00 hingga pukul 19.00, tempat ini pun makin ramai menjelang sore hari

Karena menu takjil yang dijajakan murah meriah, yaitu sekitar Rp2.500* – Rp45.000* kamu bisa pilih apa saja. Sebut saja kue talam, bakwan, otak-otak, tahu isi, kepiting saus padang, bubur kampium, risoles, onde-onde, kue cucur, kolak pisang, es buah, lumpia, es rumput laut, lemper, es kelapa muda, ayam goreng dan ikan goreng. So, siapkan saja uang yang cukup untuk memborong takjil di Pasar Rawamangun.

 

  1. Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat

Penjual takjil dadakan juga tiba-tiba muncul di Jalan Kramat Raya, tepatnya dekat dengan gedung bioskop di sekitar kawasan Senen. Kamu bisa temukan banyak lapak-lapak menjual takjil yang menawarkan berbagai macam menu masakan buat umat muslim untuk berbuka puasa. Kalau kamu suka banget mencicipi makanan khas dari ranah Minang, kamu wajib datang ke Jalan Kramat Jati mengingat spesialisasi dari tempat penyedia takjil ini kebanyakan memang bertema makanan Minang.

Di sini, kamu bisa dengan mudah menemukan menu takjil srikaya telur, nasi kapau, bubur kampium, goreng paru, lamang tapai, itik bumbu sambal ijo, ayam bakar bumbu Minang, dan masih banyak lagi. Racikan bumbu khas Minang memang lebih mendominasi, namun kamu juga masih bisa membeli manu takjil lain, seperti kue-kue tradisional lupis, wajik, getuk, risoles dan juga kue kering. Yang banyak diminati oleh pembeli takjil di Jalan Kramat Raya tentu saja menu lamang tapai. Konon rasanya beda dengan yang lain dan terasa lebih nikmat di lidah.

 

  1. Lapangan Blok S, Jakarta Selatan

Nah buat kamu yang berdomisili di Jakarta Selatan, pasti sudah familiar dengan penjual takjil di Lapangan Blok S. Iya ‘kan? Sebenarnya tempat ini nggak cuma buka saat bulan ramadan saja karena di hari biasa pun tempat ini banyak didatangi oleh pemburu kuliner mengingat ada banyak perkantoran di sekitar Lapangan Blok S. Di tempat ini, kamu bisa pilih menu sesuai selera.

Kalau mau yang kelas ringan, kamu bisa pilih takjil jajanan tradisional tapi kalau pengin langsung menu yang lebih berat, ada beberapa pilihan yang tersedia seperti nasi goreng, siomay, sate padang, bakso, dan masih banyak lagi. Menjelang berbuka tempat ini makin ramai mengingat orang-orang kantor sudah mulai pulang. So, biar nggak kehabisan kamu datangnya sebelum jam 5 ya. Kalau tidak, bisa-bisa menu takjil yang kamu inginkan sudah kandas tak bersisa.

 

  1. Masjid Sunda Kelapa, Jakarta Pusat

Daerah Menteng juga punya tempat yang sering dicari pemburu takjil. Masjid Sunda Kelapa. Kalau lagi bulan puasa, area disekitar masjid sering dijadikan sebagai tempat untuk berjualan menu takjil untuk memperoleh peruntungan lebih saat Ramadan. Menu Betawi seperti ketoprak juga ada. Nggak cuma itu kok, kamu bisa temukan kue-kue tradisional dan masih banyak lagi seperti es buah, sate padang, gorengan, sate padang, es kelapa muda, kolak, puding susu, sate ayam, dan masih banyak lagi menu takjil yang bisa kamu pilih di Masjid Sunda Kelapa.

Stan yang menyediakan menu takjil juga cukup banyak. Masjid Sunda Kelapa memang sering dijadikan tempat untuk ngabuburit karena di satu tempat kamu bisa mendapatkan makanan. Habis itu bisa shalat magrib dan tarawih. Kalau habis shalat perut masih lapar, yang jualan menu takjil juga sudah menantimu kok. Jadi nggak perlu khawatir.

 

  1. Masjid Pondok Indah, Jakarta Selatan

Masih ada lagi rekomendasi berburu takjil di Jakarta, apalagi kalau bukan Masjid Pondok Indah yang ada di Jakarta Selatan. Memang ‘pasar kaget’ ini lebih sering terlihat saat bulan Ramadan ketika banyak umat muslim yang tidak sempat membuat panganan di rumah dan memilih untuk membeli. Lebih praktis katanya. Pelataran Masjid Pondok Indah memang luas dan masyarakat sekitar sering memanfaatkannya untuk berjualan takjil.

Kalau kamu pengin langsung makan, di tempat ini tersedia rendang, sate padang, dendeng balado basah, dan juga ayam panggang. Tapi kalau pengin mencicipi yang ringan-ringan dulu, kamu bisa membeli es krim, puding susu, gorengan, atau bakso. Karena lokasinya ada di sekitar masjid, banyak pembeli yang sekalian shalat maghrib dan tarawih sehingga suasananya tetap ramai.

Sekarang sudah tahu ‘kan kemana akan berburu takjil di Jakarta? Namun, kamu juga perlu ekstra hati-hati saat membeli ya kalau-kalau ada pedagang makanan yang mencampurkan bahan kimia seperti pewarna tekstil atau pengawet makanan yang berbahaya. Selamat berbuka.

(Visited 2,060 times, 1 visits today)

Comments

To Top