Destinasi

Rekomendasi 4 Klenteng di Jakarta Buat Merayakan Imlek Bersama Keluarga

Perayaan Imlek bakal digelar pada akhir pekan ini. Buat kamu yang merayakannya, saatnya berburu klenteng buat beribadah nanti.

Tenang, karena Jakarta punya beberapa klenteng cantik dengan sisi sejarah yang bisa dikulik. Kamu bisa mengajak keluarga ke sini, nggak cuma beribadah tetapi juga berwisata.

Dengan lokasi yang cukup strategis, deretan klenteng ini bisa mudah diakses, lho. Jadi, nggak perlu khawatir soal kendaraan buat ke sana.

Penasaran? Pegipegi punya rekomendasi 4 klenteng di Jakarta buat merayakan Imlek bersama keluarga.

Klenteng Hian Thian Siang Tee

Berada di kawasan Gelora, Palmerah Selatan, Klenteng Hian Thian Siang Tee adalah rumah ibadah yang sudah berusia 160 tahun. Dihiasi lampion-lampion berjumlah 175, klenteng ini merupakan tempat sembhayang warga Tionghoa kepada dewa utama Hian Thian Siang Tee. Dinding Kelenteng Hian Thian Siang Tee didominasi warna merah beserta relief naga melingkar di setiap tiang depannya. Adapun hiasan aksara Tiongkok yang terhias pada pintu masuk depan untuk menyambut para pendoa. Sejumlah lukisan dewa-dewa terpancar di halaman klenteng sebagai lambang kerukunan keluarga antara kakek, anak dan cucu.

Klenteng Tan Seng Ong (Vihara Tanda Bhakti)

Bagi kamu yang tinggal di Jakarta, Klenteng Tan Seng Ong (Vihara Tanda Bhakti) bisa jadi alternatifnya. Berlokasi di kawasan Petak Sembilan, Glodok, bangunan tradisional China sudah ada sejak 1650 silam. Vihara Tanda Bhakti merupakan rumah bagi Sang Dewa Pelindung, Tan Seng Ong yang sekaligus pendiri dari bangunan tersebut. Kesan tenang pun dapat kamu tangkap saat melangkah masuk ke dalam kelenteng. Dua patung singa yang mengapit kuil kecil di depan, seakan memberi salam selamat datang bagi kamu dan orang dekat tercinta.

Vihara Dharma Bhakti

Vihara Dharma Bakti adalah satu dari 3 wihara tua yang sampai saat ini masih digunakan untuk peribadatan umat Buddha etnis Tionghoa di Jakarta. Pada tahun 1740, wihara ini sempat hangus terbakar saat terjadi tragedi pembantaian etnis Tionghoa. Lima tahun kemudian, tepatnya pada 1755, wihara yang menjadi saksi eksisnya etnis Tionghoa di Indonesia ini, dibangun kembali oleh Kapitein Oei Tjhie. Vihara yang berusia lebih dari tiga setengah abad ini tak pelak menjadi saksi bisu perkembangan masyarakat Tionghoa di Indonesia.

Klenteng Sin Tek Bio

Klenteng yang satu ini sudah ada sejak tahun 1698. Terletak di sebuah gang kecil, Klenteng Sin Tek Bio menjadi cikal bakal Pasar Baru. Klenteng ini terasa spesial bahkan tampak dari luar. Di dalam klenteng terdapat beberapa meja altar dengan patung dewa-dewi yang berada di atas meja. Di dalam klenteng kamu juga bisa melihat beberapa bongkah lilin setinggi kurang lebih 130 sentimeter yang mengapit gentong untuk menancapkan dupa atau hio. Dikenal juga sebagai Vihara Dharma Jaya, klenteng ini cocok buat kamu sambangi pas Imlek nanti.

Wah, lagi #ButuhPegipegi? Tenang! Biar liburan makin mudah, jangan lupa pesan tiket pesawattiket kereta api, dan hotel murah di Pegipegi!

pesan tiket pesawat murah pesan tiket kereta api murah cari hotel murah

Agar transaksi kamu lebih murah dan mudah, jangan lupa instal aplikasi Pegipegi lewat Google Play atau App Store, ya!

google-play

apps-store

Comments

To Top