Destinasi

Pulau Tabuhan Banyuwangi, idola baru para peselancar

Pulau-Tabuhan-Banyuwangi

Banyuwangi kembali menawarkan potensi wisata alam menakjubkan, bernama Pulau Tabuhan. Pulau mungil tak berpenghuni ini tak cuma indah pemandangannya, tapi juga kaya dengan flora fauna unik serta menjadi favorit para peselancar.

Setelah Pantai Plengkung dan Pantai Pulau Merah yang sudah lebih dulu menjadi primadona di kalangan surfer, Pulau Tabuhan ternyata tak kalah memikat. Bedanya, surfing di Pulau Tabuhan ini adalah jenih kite surfing (selancar layang) dan wind surfing (selancar angin). Pulau Tabuhan mulai “ditemukan” sebagai lokasi kitesurfing oleh Jeroen van der Kooij, instruktur kitesurfing asal Belanda yang tinggal di Bali. Tak cuma karena air laut yang masih jernih, kecepatan angin di Pulau Tabuhan dianggap ideal untuk melakukan olahraga ini.

Pulau-Tabuhan-Banyuwangi

foto: telusuriindonesia.com

Para peselancar juga mendapat pemandangan indah berkat lokasi Pulau Tabuhan yang berada di tengah Selat Bali. Gunung di daratan Pulau Jawa serta hijaunya Taman Nasional Bali Barat merupakan panorama yang tidak mungkin didapat selain di Pulau Tabuhan. Melihat potensi Pulau Tabuhan yang terus diminati para kitesurfer, Pemkab Banyuwangi pun menggelar Banyuwangi Summer Kitesurf Camp tahun lalu, yang diikuti 36 peserta dari berbagai negara, serta beberapa atlet dari Bali Kitesurf Club.

 

Potensi Wisata Pulau Tabuhan

Selain menjadi favorit para peselancar, Pulau Tabuhan juga mulai sering dikunjungi pecinta wisata alam. Pulaunya masih original, sehingga pengunjung relatif tidak akan menemukan sampah di sekitarnya. Pasir putih yang begitu lembut serta jernihnya air laut membuat wisatawan tergoda untuk menceburkan diri. Tak heran, Pulau Tabahan juga menjadi surga para pecinta snorkling. Terdapat titik yang bagus untuk snorkling di Pulau Tabahan, di mana pengunjung bisa menyaksikan aneka ikan hias berwarna-warni, terumbu karang serta biota laut lainnya. Satu hal yang perlu diperhatikan adalah, di Pulau Tabuhan juga terdapat cukup banyak bulu babi yang bisa berbahaya jika terinjak atau mengenai kulit.

Mengunjungi Pulau Tabuhan tak hanya sekadar menikmati keindahan alam serta biota laut di dalamnya, karena di sini para wisatawan bisa menyaksikan kekayaan flora dan fauna. Luas Pulau Tabuhan yang hanya sekitar lima hektar menjadi tempat favorit berbagai hewan yang dilindungi. Salah satu fauna yang bisa ditemukan di Pulau Tabuhan adalah burung maleo, yang biasa bersarang di daerah pasir terbuka dan hangat. Selain itu, ada juga enggang gading, yang kerap singgah ke Pulau Tabuhan. Selain kaya dengan aneka fauna, di Pulau Tabuhan terdapat tanaman setigi, yang menjadi incaran penggemar bonsai.

Bagi para penikmat wisata snorkling dan pecinta flora dan fauna, jangan lewatkan kunjungan ke Pulau Tabuhan. Kombinasi indahnya pemandangan sekitar, beningnya air laut, deburan ombak yang cantik serta pasir putih yang menawan menjadikan petualangan ke Pulau Tabuhan sempurna!

 

Cara menuju Pulau Tabuhan

Terpikat dengan pesona yang dipancarkan Pulau Tabuhan? Jangan ragu untuk mengunjunginya. Akses menuju ke pulau yang elok ini juga tidak terlalu sulit, meski tentu harus melalui perjuangan.cPulau Tabuhan terletak di tengah Selat Bali yang memisahkan Pulau Jawa dan Pulau Bali, atau 20 kilometer dari kota Banyuwangi. Posisi persisnya berada di Desa Bangsring, Kecamatan Wongsorejo.

Dari Desa Bangsring inilah wisatawan bisa menyeberangi lautan menuju Pulau Tabuhan atau alternatif lainnya bisa melewati Pantai Watu Dodol. Dengan menyewa perahu nelayan seharga Rp350.000 sampai Rp500.000 yang bisa diisi hingga sepuluh orang, pengunjung akan menempuh perjalanan kurang lebih satu jam untuk tiba di Pulau Tabuhan.

Sepanjang perjalanan menuju Pulau Tabuhan, traveler disuguhkan pemandangan menawan gradasi warna laut, mulai dari hijau, biru muda sampai biru tua. Perbedaan warna laut tersebut diakibatkan pantulan dari biota serta kedalaman air Pulau Tabuhan.

Dengan segala keindahan yang dipunya Pulau Tabuhan, siapkanlah waktu untuk berlibur ke pulau mungil tak berpenghuni ini!

(Visited 238 times, 1 visits today)

Comments

To Top