Destinasi

Pulau Samalona yang sungguh memesona

Pulau Samalona

Kawasan Indonesia Timur ternyata kaya dengan panorama alam bahari yang mempesona. Pulau Samalona adalah salah satunya. Selama ini kawasan timur Indonesia selalu terpinggirkan dalam hal kepariwisataan akibat minimnya publikasi dan akses menuju tempat wisata. Hal inilah yang bikin orang pikir-pikir dua kali sebelum berpetualang ke sini. Trus apa sih yang membuat Pulau Samalona ini wajib kita kunjungi?

Pulau Samalona

Foto: makassarpromo.com

Pulau Samalona, warna warni terumbu karangnya mempesona!

Pulau Samalona adalah sebuah pulau karang seluas 2,34 hektar yang teronggok di sisi barat daya lepas pantai Sulawesi Selatan, tepatnya di sebelah barat Kecamatan Wajo, Makassar Sulawesi Selatan. Jaraknya hanya 2 km aja dari kecamatan ini dan bisa dilihat dengan jelas kalo kamu berdiri di pesisir pantai Kecamatan Wajo.

Kalo langit sedang cerah dan matahari bersinar terang kamu bisa melihat betapa mengagumkannya perairan di sekitar Pulau Samalona yang jernih dan berwarna hijau kebiruan. Semua itu tampak kontras dengan warna pasir Pulau Samalona yang putih bersih dan suasana di sekelilingnya yang ditumbuhi pohon kelapa. Persis seperti foto-foto pantai di Hawaii, travelers!

Bedanya, perairan di sekeliling Pulau Samalona sangat tenang, nyaris nggak ada ombak. Dengan berperahu di atasnya aja kamu bisa melihat aneka terumbu karang di bawahnya, lengkap dengan ikan-ikan kecil yang berwarna-warni. Kalo mau nge-diving atau snorkeling juga bisa soalnya tersedia juga persewaan peralatan diving dan snorkeling di Pulau Samalona. Harganya sedikit mahal sih, bisa nyampe Rp 100 ribu untuk pemakaian selama beberapa jam.

Tapi bukan itu aja yang membuat keindahan Pulau Samalona menjadi buah bibir wisatawan mancanegara pecinta diving, travelers. Para ahli sejarah mengatakan ada sekitar 7 buah kapal dari masa Perang Dunia II yang tenggelam di sekitar Pulau Samalona. Kapal-kapal itu sekarang memang sudah nggak kelihatan bentuk aslinya karena udah berubah menjadi karang akibat tergerus air laut. Ke-7 kapal itu kini menjadi rumah bagi aneka jenis ikan dan biota laut lainnya, sehingga nggak heran kalo beberapa spesies makhluk laut di perairan Pulau Samalona nggak diketemukan di tempat lain.

Fasilitas yang tersedia di Pulau Samalona memang nggak banyak. Hanya ada sebuah penginapan dengan arsitektur tradisional yang berkapasitas 20 orang. Kamu juga bisa mencicipi kuliner khas Sulawesi Selatan berbahan seafood fresh from the ocean yang dijual di beberapa warung makan di Pulau Samalona dengan harga sekitar Rp 15 ribu sampai Rp 20 ribu per porsi.

Cara menuju Pulau Samalona Celebes

Dari kota asalmu kamu naik pesawat tujuan Bandara Hasanuddin, Makassar. Sampai di Bandara Hasanuddin carilah moda transportasi yang bersedia mengantarmu ke pusat Kota Makassar. Tersedia beberapa pilihan, yaitu ojek, mobil sewaan, taksi dan Bus Damri Bandara, travelers.

Naik ojek atau taksi mungkin lebih mudah karena kamu bisa minta pak supir untuk langsung mengantarmu ke Fort Rotterdam, tempat di mana banyak tukang perahu mangkal menawarkan tumpangannya. Kalo naik Bus Damri Bandara kamu musti turun di Jalan Pattimura dan melanjutkan perjalananmu ke Fort Rotterdam dengan berjalan kaki sekitar 500 meter.

Tarif perahu motor dari Fort Rotterdam-Pulau Samalona adalah sekitar Rp 400 ribu-Rp 500 ribu pulang pergi. Tapi kalo pandai menawar kamu bisa dapat harga yang sedikit di bawah tarif di atas. Perjalanan Fort Rotterdam-Pulau Samalona adalah sekitar 20 menit kalo cuaca sedang bagus. Jadi pastikan kamu mengetahui ramalan cuaca hari itu sebelum berangkat ke Pulau Samalona, atau terpaksa pulang dengan kecewa karena nggak bisa diving atau snorkeling lantaran cuaca buruk.

Masalah serius yang dihadapi Pulau Samalona saat ini adalah penyusutan luas wilayah akibat naiknya permukaan air laut. Dulu Pulau Samalona lebih luas daripada sekarang, travelers, yaitu sekitar 6,5 hektar. Beberapa sumber mengatakan Pulau Samalona diramalkan akan tenggelam dan habis tak bersisa di tahun 2020. Berarti 5 tahun lagi dong, travelers!

Pemerintah setempat pun tampak tak berdaya menghadapi ancaman musnahnya Pulau Samalona, karena proses alam memang sulit untuk bisa dihentikan manusia. Oleh karena itu, segeralah datang ke Pulau Samalona sekarang juga sebelum pulau cantik ini musnah ditenggelamkan air laut.

Agar tidak kesasar dan salah memilih hotel, serahkan urusan booking tiket pesawat dan hotel ke Pegipegi aja ya, travelers!

 

(Visited 357 times, 1 visits today)

Comments

To Top