Tips

8 alasan kenapa kamu harus ke Pulau Morotai

pulau-morotai

Pulau Morotai yang ada di Propinsi Maluku Utara memang jadi salah satu destinasi wisata unggulan dan sangat menakjubkan di Indonesia bagian timur. Melanglang buana ke sana bakalan membuatmu merasa rileks kembali setelah kepala penuh dengan berbagai schedule dan stres berat. Pengen tahu fakta-fakta menarik lagi tentang Pulau Morotai dan kenapa harus liburan ke sana? Pegipegi punya daftar lengkapnya buat kamu.

 

  1. Pulau Morotai punya museum bersejarah

peninggalan-sejarah

foto : impossiblesongs.blogspot.com

Ternyata oh ternyata, Pulau Morotai punya banyak sekali sisa-sisa peninggalan Perang Dunia II (PD II) yang tersimpan dengan baik di Museum Morotai, seperti landasan pesawat, kapal, perang, bunker, pesawat tempur, rongsokan tank, dan masih banyak lagi. So, sambil traveling, kamu bisa sekalian mengintip sejarah dan benda-benda peninggalan pada masa PD II.

 

  1. Pulau Morotai dikelilingi pulau-pulau lain

lokasi-pulau-morotai

foto : energitoday.com

Travelers, yang menarik dari pulau ini tentu saja karena pulau ini dikelilingi oleh puluhan pulau, yaitu 35 pulau kecil dan 2 pulau besar, seperti Pulau Koloray yang begitu eksotis, Pulau Zumzum yang menawan, serta Pulau Dodola yang rupawan. Itu artinya, kamu bisa dengan bebas mengeksplorasi pulau-pulau tersebut dengan perahu. Sambil berlayar, kamu bisa terjun ke laut untuk merasakan segarnya air serta mengintip panorama alam di bawahnya. Hmm, serasa punya pulau pribadi karena bisa slawar-sliwir ke sana ke mari.

 

  1. Wajib mencoba aneka kuliner di Pulau Morotai

ikan-fufu

foto : tokomesin.com

Datang ke Pulau Morotai berarti kamu juga harus mencicipi kuliner lokal. Itu wajib lho traveler karena liburan nggak bakalan komplit kalau lidah hanya mencicipi makanan yang biasa di konsumsi di daerah asal. Karena dikelilingi oleh laut, menu utamanya ya nggak jauh-jauh dari seafood. Seperti ikan bakar dabu-dabu, ikan fufu, bia rica-rica, papeda, dan nasi bulu. Rasanya oke banget deh.

 

  1. Pulau Morotai, pulau dengan 3 matahari

Mungkin kamu bertanya-tanya, kenapa pulau ini disebut dengan pulau 3 matahari. Kedengarannya berlebihan banget ya travelers. Alasannya adalah karena suasana di sana emang panas banget. Nggak heran kalau banyak travelers menyebutnya demikian. Bisa dibayangkan gimana panasanya. Satu matahari saja sudah panas, apalagi 3 matahari. Karena itulah kenapa kalau kamu pergi ke sana, jangan pernah lupa untuk pakai sunblock, atau kulitmu langsung gosong dan terbakar.

 

  1. Pulau Morotai punya pantai-pantai cantik

Tak ada kata yang bisa mewakili kecantikan pantai-pantai di Pulau Morotai. Pasir-pasirnya yang putih dan berteksutr lembut, air sejernih kristal, lautan biru kehijauan yang maha luas, serta panorama alamnya yang masih terjaga dengan baik pun menjadi sorotan dunia. Apalagi setelah beberapa tahun yang lalu pulau ini dijadikan lokasi Sail Indonesia Morotai 2012. Siapapun pasti akan merekomendasikan tempat ini untuk destinasi wisata alam.

 

  1. Spot snorkeling dan diving spektakuler di Pulau Morotai

Snorkeling

foto : http://floridays.org/

Kondisi alam bawah air yang super spektakuler di pulau ini menjadikannya buruan travelers lokal dan mancanegara untuk mengintip betapa cantiknya terumbu karang dan koral yang berwarna-warni. Airnya yang bening dan jangkauan penglihatan yang cukup jauh membuat pecinta alam bawah laut terpana dan betah untuk terus mengeksplorasi semua spot snorkeling dan diving di sekitar Pulau Morotai.

 

  1. Masalah akomodasi di Pulau Morotai jangan khawatir

Biarpun Pulau Morotai letaknya ada di gugusan pulau luar di Indonesia, tepatnya di tepi Samudera Pasifik, namun urusan akomodasi nggak usah khawatir karena kini sudah ada alat transportasi udara dari Ternate ke Morotai. Begitu juga dengan fasilitas penunjang lain karena di sana sudah ada penginapan. So, waktu untuk mengeksplorasi Pulau Morotai dan sekitarnya pun jadi makin fleksibel.

 

  1. Pulau Morotai punya kerajinan besi putih

Biarpun letaknya ada di tepi laut, tapi nggak semua produk kerajinan yang ditemukan di Pulau Morotai hanya berbahan baku dari laut karena di sini kamu juga bisa hunting kerajinan besi putih dan aneka perhiasan/aksesoris yang dibuat dari sisa-sisa besi pada masa PD II. Bahannya bisa berasal dari selongsong peluru, bekas mortar, atau badan pesawan yang sudah dipreteli. Hmm, kreatif ‘kan?

(Visited 2,573 times, 4 visits today)

Comments

To Top