Berita

Phantom Traffic Jam, Fenomena Kemacetan Tanpa Penyebab

Ada banyak penyebab terjadinya kemacetan di jalan tol. Mulai dari proyek konstruksi jalan, kecelakaan hingga pintu tol yang padat.

Namun, pernahkah kamu terjebak dalam kemacetan yang nggak ada penyebabnya sama sekali? Yuk, berkenalan dengan phantom traffic jam.

Di negara-negara besar dengan akses jalan bebas hambatan (tol) seperti Inggris, Amerika Serikat bahkan Indonesia, phantom traffic jam adalah hal yang lumrah. Akan tetapi, nggak banyak yang mengerti kenapa fenomena ini bisa terjadi.

Well, penyebab phantom traffic ternyata sederhana. Ini adalah gerakan statis yang dilakukan oleh beberapa kendaraan di belakang atas reaksi mendadak yang dilakukan oleh kendaraan yang di depan.

Sebagai gambaran, sebuah mobil yang tengah melaju kencang, tiba-tiba melakukan pengereman mendadak. Dalam keadaan padat, lalu lintas kendaraan yang berada di belakang ikut melakukan pengereman secara beruntun.

Semakin ke belakang, kecepatan kendaraan yang lain semakin menurun hingga memasuki kecepatan nol kilometer perjam atau terhenti. Layaknya sebuah gelombang, semakin padat lalu lintas, semakin jauh pula gelombang gerakan melambat ini.

Nggak mengherankan jika phantom traffic jam mampu menciptakan antrian kendaraan yang cukup panjang hingga 500-1.000 meter ke belakang dalam keadaan merayap. Penyebabnya hanya satu, satu mobil yang melakukan pengereman mendadak di depan.

Belajar dari Burung

Phantom traffic jam memang nggak bisa dihindari. Namun ada berbagai cara untuk mencegah fenomena ini sebelum terjadi, yaitu menjaga jarak antar kendaraan.

Professor Sains dari Massachusetts Institute of Technology (MT), Berthold Horn sempat mengamati pergerakan satu arah yang dilakukan oleh kawanan burung di udara. Ia menyimpulkan bahwa burung memiliki insting untuk selalu menjaga jarak dan memberikan ruang cukup untuk ia melakukan pengereman demi menghindari tabrakan dengan rekan di depannya.

Hal yang sama juga dilakukan oleh kelelawar. Dengan kecepatan tinggi, mereka mampu keluar dari sebuah gua dalam keadaan padat tanpa mengalami satu insiden pun, tentu saja mempertahankan insting jaga jarak.

Horn pun menyarankan agar pengemudi kendaraan, terutama yang mengakses jalan tol agar mempertahankan jarak aman dan nggak melakukan gerakan tailgating (membuntuti kendaraan di depan). Sehingga, sang pengemudi memiliki kesempatan untuk melakukan pengereman sedikit demi sedikit, menghindari terjadinya efek phantom traffic jam.

Sudah tahu faktanya? Daripada pusing, mending liburan! Biar hemat, kamu bisa pesan tiket pesawattiket kereta api, dan hotel murah di Pegipegi.

pesan tiket pesawat murah  pesan tiket kereta api murah  cari hotel murah

Foto utama: Shutterstock

Agar transaksi kamu lebih murah dan mudah, jangan lupa instal aplikasi Pegipegi lewat Google Play atau App Store, ya!

google-play

apps-store

Comments

To Top