Berita

Penyiksa Hewan Bisa Jadi Mengalami Gangguan Kepribadian Ini!

Menyiksa hewan, apalagi yang dilindungi adalah sebuah tindak kriminal yang serius. Apapun alasannya, penyiksaan hewan sangat bertentangan dengan hukum negara.

Kasus penyemprotan vape kepada seekor primata di Batu Secret Zoo Malang cukup membuat resah masyarakat. Selain mengancam kesehatan sang primata, perilaku tersebut ditakutkan menjadi contoh buruk bagi masyarakat kekinian.

Ini bukan terakhir kalinya. Pada November 2017 lalu, kasus pencekokan minuman beralkohol terhadap satwa dilindungi terjadi di Taman Safari Indonesia, Bogor.

Pemerintah Indonesia pun telah tegas melarang segala bentuk penyiksaan terhadap hewan, khususnya yang dilindungi. Undang-Undang Negara lewat Pasal 21 ayat (2) UU 5/1990 siap menjatuhkan hukuman kurungan maksimal lima tahun serta denda maksimal Rp 100 juta buat mereka yang nekat menyakiti hewan yang dilindungi.

Gangguan Kepribadian

Lantas, apa sih yang membuat mereka tega menyiksa hewan-hewan dilindungi tersebut? Seorang profesor dari Universitas Nottingham Trent, Mark D. Griffiths Ph.D. punya jawabannya.

Dalam ilmu psikologi, penyiksaan hewan yang disengaja atau intentional animal torture and cruelty (IATC) yang sering dilakukan oleh seseorang dengan gangguan kepribadian tertutup atau antisosial.

Sejak penelitian dilakukan pada era 70-an, banyak pelaku pembunuhan dan pemerkosaan memulai semuanya dengan menyiksa binatang. Salah satunya adalah pembunuh buruan FBI, Jeffrey Dahmer yang masa kecilnya sering menyiksa binatang dan mengoleksi jasadnya.

Sebuah penelitian yang dilakukan Dr. Phillip Kavanagh menyebut aksi siksa hewan dapat dihubungkan dengan tiga jenis karakter kepribadian yang antipatik, machiavellianism, narcissism, dan psychopathy. Sehingga, akan sangat berbahaya jika perilaku terus dilakukan oleh orang yang mengalami gangguan tersebut.

Soal penyebab, banyak faktornya. Griffiths menyebut kekerasan rumah tangga (entah yang dirasakan atau yang disaksikan) pada saat kecil menjadi faktor utamanya, selain penelantaran yang dilakukan oleh orang tuanya.

Yuk cintai hewan-hewan dilindungi dengan liburan ke kebun binatang. Jangan lupa pesan tiket pesawattiket kereta api, dan hotel murah di Pegipegi!

pesan tiket pesawat murah  pesan tiket kereta api murah  cari hotel murah

Foto utama: Natgeo

Agar transaksi kamu lebih murah dan mudah, jangan lupa instal aplikasi Pegipegi lewat Google Play atau App Store, ya!

google-play

apps-store

Comments

To Top