Berita

Bandara I Gusti Ngurah Rai Ditutup Sementara

klikpositif.com

Fenomena alam memang nggak dapat dihindari, seperti apa yang terjadi pada Gunung Rinjani sejak beberapa hari terakhir. Diperkirakan status gunung yang terletak di Lombok ini masih dalam level waspada, dan kembali meletus.

Menurut Sutopo Purwo Nugroho, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana, letusan terjadi beberapa kali dengan tinggi letusan mencapai sekitar 3.500 meter di atas permukaan laut (dpal) atau sekitar 1.000 meter di atas Kawah Barujari. Abunya yang sangat halus pun terbawa angin ke arah barat dan menutupi Selat Lombok, wilayah Bali, Selat Bali hingga Banyuwangi.

Dengan adanya kondisi tersebut, akhirnya diputuskan untuk menutup sementara bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali. Menurut Co.GM PT Angkasa Pura I Gusti Ngurah Rai, Gusti Ngurah Ardita, bandara akan ditutup sampai besok pagi. Alasannya dipertimbangkan dari perkembangan kondisi debu Gunung Rinjani, pemantauan satelit dan informasi BMKG.

twitter @baliairports

twitter @baliairports

Dikutip dari situs bali-airport.com bandara I Gusti Ngurah Rai ditutup mulai tanggal 4 November pukul 08:05 Wita sampai dengan 5 November pukul 08:45 Wita. Sehubungan dengan hal tersebut, semua operasional penerbangan baik yang datang maupun berangkat dari bandara I Gusti Ngurah Rai dibatalkan sampai menunggu pemberitahuan berikutnya.

Sebanyak 692 penerbangan dinyatakan batal, terdiri dari 183 kedatangan domestik, dan 157 kedatangan internasional. Sementara, untuk pembatalan keberangkatan sebanyak 189 penerbangan domestik, dan 163 keberangkatan internasional.

Nggak heran, hal ini pun berdampak pada penumpukan penumpang yang terjadi sejak tadi pagi. Mereka terlihat cemas dan bingung, antara harus menunggu jadwal ulang atau meminta uang kembali. Banyak calon penumpang yang masih belum beranjak dan memutuskan untuk beristirahat di sekitar bandara, bahkan menginap dari semalam. Petugas bandara pun tetap membantu memberikan informasi dan memberikan pelayanan bagi calon penumpang terkait kondisi yang dialami saat ini.

Informasi terakhir yang didapat, calon penumpang bisa memanfaatkan transportasi gratis menuju Terminal Ubung, Denpasar yang disediakan pihak bandara. Jika diburu waktu, bisa juga menanyakan informasi penyewaan kendaraan menuju Surabaya dari bandara. Disarankan memilih jalur darat dengan bus dari Terminal Ubung ke pelabuhan Gilimanuk, lalu menyeberang dengan kapal ke pelabuhan Ketapang, Banyuwangi. Selanjutnya, bisa memilih perjalanan darat sampai kota tujuan, atau melanjutkan penerbangan dari bandara Juanda.

(Visited 266 times, 1 visits today)

Comments

To Top