Tips

Pengalaman yang Didapat dari Traveling Seorang Diri

alonetravel

huffingtonpost/shutterstock

Travelers, bagi sebagian orang, traveling atau jalan-jalan sendirian mungkin kurang menyenangkan. Tidak ada teman ngobrol, tidak ada yang bisa diajak foto bareng, dan ketika menghadapi masalah pun tidak ada yang membantu. Tapi, sesungguhnya, traveling seorang diri bisa sangat bermanfaat bagi kita lho. Selain belajar mandiri, banyak hal baru yang akan kita pelajari selama perjalanan.

Pegipegi merangkum pengalaman Anjelica Smilovitis, seorang wanita asal Perth, Australia, yang memutuskan untuk traveling seorang diri untuk melupakan sejenak masalah kesehatan yang dideritanya. Berikut hal-hal yang dipelajari Anjelica:

  1. Tidak Bergantung Pada Orang Lain

Tanpa disadari, orang-orang di sekitar kita memengaruhi setiap tindakan dan keputusan yang akan kita ambil. Keluarga, teman, rekan kerja, bahkan orang asing, secara langsung maupun tak langsung dapat mengarahkan pemikiran kita, di mana seharusnya kita bisa mengambil keputusan sendiri. Dengan traveling seorang diri, kita diharuskan mengambil keputusan dan melakukan semuanya seorang diri. Kebebasan tersebut juga melatih diri untuk siap menerima resiko dan bertanggung jawab atas semua yang sudah kita lakukan.

 

  1. Belajar Budaya Baru

Berada di zona nyaman memang menyenangkan. Kita begitu terbiasa dengan sekeliling kita hingga tanpa disadari justru menghambat perkembangan diri. Dengan traveling, kita menemukan gaya hidup baru dari daerah lain, yang memperkaya wawasan dan membuat kita lebih menghargai apa yang sudah dimiliki selama ini.

 

  1. Bertemu Teman-teman Baru

Jangan sembunyikan identitas kita sebagai wisatawan atau pendatang. Berkenalan dengan warga lokal mungkin tidak selalu lancar, namun keramahan akan membantu kita membaur. Tidak sedikit orang yang mau membantu kita pergi ke tempat-tempat wisata yang mungkin belum populer, hanya berbekal keberanian dan percaya diri untuk berkenalan. Berpikir nothing to lose, dan temukan sahabat-sahabat baru di luar rutinitas kita di tempat asal.

 

  1. Kebebasan

Yang paling menyenangkan dari traveling seorang diri adalah kebabasan. Bebas pergi kemana saja, bebas melakukan apa saja, kapan saja, dan bagaimana cara melakukannya. Sesuatu yang mungkin mustahil dilakukan dalam keseharian kita di tempat asal. Traveling seorang diri adalah kesempatan terbesar untuk menjalani hidup seperti yang selalu kita inginkan.

 

  1. Kesempatan Fokus ke Diri Sendiri

Tidak ada yang mengenal kita, mengatur kita, atau menghakimi kita. Traveling seorang diri memberi kesempatan untuk mengenal diri sendiri lebih jauh. Apa yang sebenarnya selama ini kita inginkan, cita-cita, mimpi, tujuan dan harapan. Semuanya akan lebih jelas ketika kita dalam kondisi tenang dan santai. Kita juga tidak perlu khawatir jalan-jalan tanpa pakaian formal atau make-up. Coba hal-hal yang selama ini hanya bisa kita impikan dan bayangkan, seperti pergi ke pantai setiap hari, berbaring di pasir dan menikmati matahari pagi. Salah satu esensi traveling seorang diri adalah lepas dari orang-orang yang selama ini menghambat dan menghakimi apa yang ingin kita lakukan.

 

  1. Membuang Ketakutan Akan Kesendirian

Menjalani hidup sendirian memang bukan apa yang diinginkan kebanyakan orang. Namun, ketika kita traveling seorang diri, situasi demikian lah yang kita jalani, dan itu bukan hal yang buruk. Terkadang, sejenak meninggalkan lingkaran sosial bisa berdampak positif. Kita jadi tahu apakah selama ini kita berkumpul bersama teman hanya karena tidak mau sendiri, atau..? Mungkin, kehidupan sosial yang ‘berlebihan’ justru menjadi distraksi bagi perkembangan diri kita.

 

  1. Mensyukuri Segala Hal

Bersyukur untuk semua yang telah kita miliki, peristiwa yang kita alami, dan pengalaman yang kita pelajari. Dalam traveling, hal semacam ini akan selalu ada, dalam berbagai bentuk, dan kita wajib mensyukurinya.

 

  1. Jalani dan Terima Apa Adanya

Mungkin terdengar klise dan idealis, tapi pada kenyataannya, traveling akan jauh lebih menyenangkan jika kita menerima tantangan dan hal-hal baru. Jadikan traveling sebagai petualangan, bukan perencanaan. Tentu saja, kita harus memiliki rencana, namun, untuk mengimplementasikan rencana tersebut, ada kalanya kita harus melalui rute yang tidak terduga. Itulah petualangan sebenarnya.

 

Bagaimana, travelers? Banyak banget ya, yang bisa didapatkan dengan traveling seorang diri. Tentu butuh keberanian besar untuk melakukannya. Tapi, pengalaman yang diperoleh sudah pasti tidak akan terlupakan seumur hidup. Berani?

(Visited 457 times, 1 visits today)

Comments

To Top