Destinasi

Pantai Lombang yang menyimpan sejarah dari tanah Tiongkok

Lombang Beach

Berpetualang menjelajah Jawa Timur nggak lengkap rasanya kalau belum bertandang ke Pulau Madura, travelers. Pantai Lombang yang berlokasi di Kabupaten Sumenep adalah salah satu ‘mutiara’ kebanggaan masyarakat Madura sekaligus tujuan favorit untuk menikmati waktu luang bersama keluarga. Jangan samakan Pantai Lombang dengan pantai lainnya karena di pantai ini kamu bukan cuma bisa berwisata, tapi juga belajar tentang sejarah kedatangan para penjelajah dari Tiongkok dari bentangan alam Pantai Lombang.

Lombang Beach

www.tripadvisor.com

Menurut cerita dari warga sekitar, dahulu kala, sekelompok penjelajah asal Tiongkok di bawah pimpinan Jenderal Ong Kong Heng sampai di Laut Jawa untuk berkunjung ke Kerajaan Majapahit. Sayangnya, sebelum sampai di Majapahit kapal para penjelajah kandas di Semarang dan Sang Jenderal meninggal dunia. Sisa pasukan yang berusaha melanjutkan perjalanan pun tak berhasil mendarat karena kapal mereka kandas juga di Kepulauan Masalembu, kepulauan kecil di tengah Laut Jawa di antara Pulau Madura dan Kalimantan. Banyak prajurit yang tewas dan barang-barang bawaan mereka hanyut di laut. Termasuk bibit cemara udang yang akhirnya terdampar di Pantai Lombang.

Cemara Udang, pohon endemik Pantai Lombang

Pantai Lombang baru ‘ditemukan’ sekitar tahun 2000 dan nggak butuh waktu lama buat mempopulerkan pantai ini sebagai tempat wisata. Ini karena Pantai Lombang punya beberapa keistimewaan, travelers. Salah satunya adalah garis pantai yang cukup panjang, yaitu sekitar 12 km. Pantainya yang berpasir putih bikin betah siapapun yang mendatanginya. Ditambah dengan ombaknya yang cukup bersahabat karena letak Pantai Lombang yang menjorok ke daratan seperti teluk.

cemara udang

www.panoramio.com

Kalau di pantai lain kamu akan dihibur oleh panorama pohon nyiur yang melambai, di Pantai Lombang ini pohon cemaralah yang akan menaungimu dari teriknya matahari. Lho, kok bisa? Ya, ini adalah fenomena yang langka karena biasanya pohon cemara tumbuh di pegunungan. Uniknya lagi, pohon cemara di Pantai Lombang bentuknya nggak meruncing ke atas, tapi agak membungkuk dan mirip seperti capit udang. Oleh karena itu warga lokal menamakannya cemara udang, travelers.

Uniknya, kamu pun nggak akan menemukan pohon cemara udang di hutan atau pegunungan manapun di Nusantara. Pohon cemara udang hanya bisa kamu temukan di Pantai Lombang dan di Tiongkok, tempat darimana pohon cemara udang berasal.

Pantai Lombang, tempat wisata murah meriah

Kalau kamu pengen banget jalan-jalan ke Pantai Lombang buat melihat pohon cemara udang, sebaiknya jangan datang di hari Minggu atau tanggal merah. Di saat-saat seperti itu Pantai Lombang akan dijejali banyak pengunjung, bahkan bisa sampai ribuan orang. Ketenangan pantai Lombang membuat anak-anak atau orang dewasa yang nggak bisa berenang bisa bermain air tanpa waswas terseret ombak. Tapi, buat kamu yang suka kesunyian mungkin nggak merasa nyaman karena suasana Pantai Lombang yang ramai. Saran Pegipegi, sebaiknya datang ke Pantai Lombang saat weekdays karena kondisi Pantai Lombang yang tenang dan sepi. Bahkan jika memungkinkan, kamu bisa bawa tenda juga biar bisa kemping di Pantai Lombang.

Untuk berkujung ke Pantai Lombang, pertama-tama kamu naik pesawat dulu ke Surabaya, travelers. Atau bisa juga naik bus AKAP dari kota asalmu yang menuju Surabaya. Kemudian dari Surabaya kamu naik bus patas Surabaya-Sumenep. Jarak tempuh Surabaya-Sumenep adalah sekitar 175 km dengan perkiraan lama perjalanan sekitar 5 jam. Sampai di Sumenep kamu bisa cari penginapan dulu sebelum ke Pantai Lombang. Moda transportasi ke Pantai Lombang yang bisa kamu pakai adalah mobil sewaan, ojek atau angkutan umum. Pilih saja yang bikin kamu nyaman, travelers, karena waktu tempuhnya cukup lama, sekitar 1 jam.

Nah, sudah siap melancong ke Pantai Lombang ‘kan? Kalo gitu, ayo pesan tiket pesawat ke Surabaya di Pegipegi.com!. Bisa juga sekalian pesan hotel nyaman dan terjangkau di Surabaya atau sekitarnya.

 

(Visited 805 times, 1 visits today)

Comments

To Top