Destinasi

Pantai Boom, alternatif wisata pantai di Banyuwangi

Pantai Boom Banyuwangi

Bicara soal pantai, Banyuwangi termasuk salah satu daerah di Indonesia yang memiliki sejumlah pilihan wisata pantai. Selain Pantai Plengkung atau yang lebih kesohor dengan sebutan G-Land yang merupakan primadona di kalangan surfer, ada pula Pantai Boom di Banyuwangi yang siap menjelma menjadi favorit wisatawan.

Pantai Boom Banyuwangi

foto: banyuwangiapik.blogspot.com

Nama Pantai Boom memang belum begitu terkenal seperti G-Land, ini lantaran pantai yang terletak di Kelurahan Kampung Mandar tampak kurang eksotis seperti pantai lainnya. Tempatnya lumayan kumuh dan tidak terawat, apalagi di kawasan dekat pantai juga lumayan banyak sampah berserakan di bibir pantai akibat kurangnya kesadaran para pengunjung.

Amat disayangkan memang melihat kondisi pantai kumuh tak terawat. Padahal Pantai Boom memiliki potensi pariwisata cukup besar. Lokasinya yang tidak jauh dari pusat kota, hanya sekitar 2 km membuat Pantai Boom kerap menjadi tempat berkumpulnya kawula muda. Meski belum ada angkutan umum yang melewati pantai ini, penunjuk jalan cukup jelas sehingga traveler bisa dengan mudah menemukan lokasinya dengan menggunakan kendaraan pribadi jika berniat plesiran ke sini.

Pantai Boom ini sudah dikenal sebagai pelabuhan penting sejak 1950-an dan sampai sekarang aktivitas ini masih ada, meski gak terlalu ramai. Dulu, banyak kapal nelayan dan kapal dengan angkutan lainnya berlabuh di sini. Gak heran di sini masih ada dermaga, bekas gudang dan tempat pelelangan ikan yang udah gak terpakai.

Meski kondisi pantai tidak begitu terawat, toh itu tidak menyurutkan niat orang plesiran ke Pantai Boom. Menyaksikan sunrise atau matahari terbit menjadi daya tarik utama para traveler menghabiskan waktu di pagi hari. Pantai Boom diklaim sebagai tempat di mana sang surya terbit pertama di Pulau Jawa. Itulah yang menyebabkan pantai ini dijuluki Sunrise of Java.

Di akhir pekan, pengunjung yang menyambangi Pantai Boom melonjak. Memancing di dermaga nelayan yang masih dalam kawasan pantai serta menjelajahi pantai dengan berkuda menjadi daya tarik para pelancong.

Melihat potensi yang wisata Pantai Boom, pemerintah Kabupaten Banyuwangi terus berbenah mempercantik kawasan ini dalam beberapa tahun terakhir. Membereskan para pedagang kaki lima yang awalnya berjejer di pinggir pantai kini mulai dipindahkan ke tempat baru dan tertata lebih rapi. Deretan kursi dan payung di pinggir pantai pun disediakan tak hanya untuk memperindah Pantai Boom, tapi menambah kenyamanan para pengunjung.

Kabar terkini, Pantai Boom Banyuwangi ini tengah dipersiapkan untuk pengembangan wisata maritim. Gak main-main, pantai seluas 44,2 hektar nantinya akan dilengkapi marina sebagai dermaga sandar kapal. Para pelancong pun bakal makin dimanjakan dengan rencana pembangunan hotel, restoran dan pusat hiburan.

Festival budaya di Pantai Boom

Sebagai salah satu upaya untuk terus memperkenalkan Pantai Boom di kalangan wisatawan, Pemkab Banyuwangi menggelar festival budaya bertaraf nasional di pantai tersebut. Adalah parade lenggak-lenggok seribu penari yang menari di atas pasir atau dikenal dengan sebutan gandrung sewu yang menjadi awal mula lahirnya festival di Pantai Boom sejak 2012 silam.

Sejak saat itu, festival gandrung sewu digelar setiap tahunnya di Pantai Boom Banyuwangi. Usaha tersebut gak sia-sia, karena pagelaran festival dengan latar belakang Selat Bali menjelang matahari terbenam berhasil memikat wisatawan dari dalam dan luar negeri.

Gak cuma acara Gandrung Sewu yang kian populer, Pantai Boom juga sukses menggelar festival musik jazz bertajuk Banyuwangi Beach Jazz Festival yang sudah berlangsung selama dua tahun terakhir, pada 2013 dan 2014.

 

(Visited 635 times, 1 visits today)

Comments

To Top