Kuliner

Onde-onde dan Perayaan Hari Ibu di Kalangan Orang Tionghoa

Tanpa terasa, Hari Ibu di Indonesia tinggal menghitung hari. Uniknya, ketika Hari Ibu, biasanya orang Tionghoa suka merayakannya dengan makan onde-onde. Sebenarnya, apa hubungannya Hari Ibu dengan onde-onde, ya? Mungkin sebagian dari travelers belum tahu soal hal ini. Makanya, kali ini pegipegi pengin share soal onde-onde dan perayaan Hari Ibu.

Sejarah onde-onde

Onde-onde adalah jajanan pasar yang dibuat dari tepung terigu atau tepung ketan berisi pasta kacang hijau yang digoreng atau direbus. Lalu, permukaannya ditaburi biji wijen. Awalnya, onde-onde terkenal di daerah Mojokerto yang juga disebut sebagai kota onde-onde sejak zaman Kerajaan Majapahit.

Kini, onde-onde populer di kawasan Pecinan, baik di Indonesia maupun mancanegara. Onde-onde juga punya variasi lain, yaitu dibuat hanya dari tepung terigu dan permukaannya diberi warna, seperti putih, hijau, merah, atau kuning. Onde-onde jenis ini disebut onde-onde gandum yang juga merupakan ciri khas onde-onde dari Mojosari dan Mojokerto.

Beda negara, beda versi onde-onde

onde-onde3

Zhimaqiu (Foto: trzy-r.blogspot.com)

Kalau di China, onde-onde sudah ada sejak zaman Dinasti Tang. Ketika itu, onde-onde jadi kue resmi di daerah Changan/Xian. Onde-0nde sendiri sudah tersebar di China bagian selatan hingga Asia Selatan, hingga sebutannya bermacam-macam. Di China Utara, onde-onde disebut matuan, di China Utara disebut ma yuan, dan di Hainan disebut jen dai. Ada juga yang menyebut onde-onde dengan sebutan zhimaqiu yang berarti bola wijen.

banh-ran

Banh ran (foto: https://asiavacations.biz)

Di Malaysia, onde-onde disebut sebagai kuih bom, yang biasanya berisi parutan kelapa manis atau aneka kacang-kacangan. Sedangkan di Vietnam Selatan, onde-onde dikenal sebagai banh cam. Kalau di Vietnam Utara dikenal sebagai banh ran. Banh cam seperti onde-onde pada umumnya, sedangkan banh ran memiliki harum bunga melati dan isinya biasanya lebih kering dari onde-onde lainnya, misal pasta kacang hijau manis, daging cincang, bihun, ubi, dan jamur.  Kadang, banh ran disajikan dengan sayur dan saus.

Tanggal 22 Desember juga merupakan Hari Ibu di China

Peringatan Hari Ibu di China, tentunya juga sama seperti di Indonesia, yaitu untuk menghormati pengorbanan ibu yang sudah melahirkan dan membesarkan kita. Di China, perayaan Hari Ibu dirayakan dengan membuat onde-onde jenis gandum. Seperti yang pegipegi sudah jelaskan sebelumnya, yaitu onde-onde yang hanya terbuat dari tepung terigu dan permukaannya diberi warna. Nggak heran jika warga Tionghoa suka menyebut Hari Ibu sebagai Hari Onde-onde.

Di China, perayaan tersebut diberi nama dongzhi yang berarti tibanya musim dingin dan selalu dirayakan di setiap tanggal 22 Desember, sedangkan pada tahun kabisat, dongzhi dirayakan pada tanggal 23 Desember. Biasanya, masing-masing anggota keluarga mendapat sebutir onde-onde besar dan beberapa onde-onde yang kecil. Orang pertama di keluarga yang pantas mendapatkan onde-onde pertama kali adalah sang ibu karena beliau layak mendapatkan penghormatan atas pengorbanan yang sudah dilakukan.

Sesuai dengan namanya, dongzhi merupakan puncak dari musim dingin, sehingga warga membutuhkan makanan untuk menghangatkan badan. Onde-onde yang dibuat seperti wedang ronde ini tentunya sangat bermanfaat untuk menghangatkan badan. Dongzhi juga merupakan perayaan untuk mengingatkan manusia bahwa mereka sudah bertambah usia satu tahun dan memohon berkat rezeki dan keselamatan.

Legenda Onde-onde di Hari Ibu

Onde-onde dijadikan makanan di Hari Ibu tentunya bukan tanpa alasan. Karena, di zaman dahulu kala ada seorang ibu yang memiliki seorang anak laki-laki yang berprofesi sebagai tabib. Anak laki-laki ini berburu ramuan tumbuhan di hutan, lalu ia mencoba makan tumbuhan tersebut dan menjadi buta. Karena cinta ibunya yang begitu besar, sang ibu rela mencungkil kedua biji matanya untuk diberikan kepada anaknya, sehingga buah hatinya dapat melihat kembali.

Karena mengalami kesedihan atas pengorbanan ibunya, tabib ini akhirnya mendapat wahyu untuk membuat ramuan berbentuk bola yang terbuat dari tepung ketan. Setelah akan ramuan tersebut, ibunya bisa melihat kembali. Sejak itu, makanan tersebut (onde-onde) dijadikan sebagai simbol Hari Ibu.

^86633390C87633299B6B6705793BB48020F34ED78483F4B017^pimgpsh_fullsize_distr

Buat ibu-ibu hebat di Indonesia, pegipegi ingin mengucapkan selamat Hari Ibu, ya! Buat kamu yang belum menikah, jangan lupa hargai ibumu. Kamu bisa merayakan Hari Ibu di rumah dengan bikin onde-onde bersama ibumu. Jangan lupa untuk mengajak ibumu traveling ke tempat-tempat seru, ya! Supaya bujetnya hemat, yuk, pesan tiket pesawat, tiket kereta api, dan hotel murah lewat pegipegi.com.

pesan tiket pesawat murah  pesan tiket kereta api murah  cari hotel murah

 

 

(Visited 470 times, 1 visits today)

Comments

To Top