Kuliner

Ngopi Sambil Menikmati Suasana Jadul di Kedai Kopi Es Tak Kie!

Untuk merayakan Hari Kopi Sedunia yang jatuh pada tanggal 1 Oktober 2016, nggak ada salahnya jika kamu merayakannya dengan cara ngopi di tempat jadul. Kunjungi aja kedai Kopi Es Tak Kie yang berada di jalan Pintu Besar Selatan III No. 4-6 Pancoran, Glodok, Jakarta Barat.

Kopi Es Tak Kie terletak di gang sempit yang menjual banyak makanan. Di dalamnya hanya tersedia meja dan kursi tua, beserta kipas angin. Namun, itulah yang menjadi daya tarik kedai kopi yang satu ini. Suasananya persis seperti rumah tua khas Pecinan zaman dulu. Mungkin aja ayah dan ibumu tahu banget soal Kopi Es Tak Kie, soalnya kedai kopi lawas tersebut sudah berdiri sejak tahun 1972. Jadi, jangan lupa mengajak mereka untuk bernostalgia di sana, ya!

1

foto: mariskatracy.com

foto: mariskatracy.com

foto: mariskatracy.com

Kedai Kopi Es Tak Kie berasal dari kata “Tak” yang berarti orang sederhana dan “Kie” yang berarti tempat yang bakal selalu diingat orang. Kata orang, nama adalah doa. Nggak heran, ya, jika Kopi Es Tak Kie nggak pernah dilupakan orang meskipun usianya sudah tua. Kopi Es Tak Kie dirintis oleh pendatang asal Cina Daratan bernama Liong Kwie Tjong, kemudian diteruskan oleh generasi kedua bernama Liong Tjoen, dan kini dipegang oleh generasi ketiga bernama Latif Yulus yang sering dipanggil Ayauw dan Liong Kwang Joe yang akrab disapa Akwang.

Kopi Es Tak Kie

Latif Yulus (foto: Dok. Net TV)

Akwang (foto: mariskatracy.com)

Soal kualitas biji kopi, nggak perlu kamu ragukan lagi. Karena, sang pemilik selalu memilih biji kopi dengan kualitas terbaik. Mereka sendiri yang mendatangi supplier atau petani biji kopi, lalu mengolahnya dengan sangat baik. Bahkan aroma kopi juga sangat dijaga dengan baik. Kopi bisa mengisap aroma apa pun dengan cepat, jadi si pemilik nggak bakal mengizinkan pengunjung yang menggunakan parfum berdekatan dengan kopi yang telah selesai digiling.

kopi-es-tak-kie

foto: http://blog.gogonesia.com/

Di Kopi Es Tak Kie, cuma ada dua jenis kopi yang dijual, yaitu kopi hitam dan kopi susu. Kedua kopi tersebut bisa disajikan dengan es atau tanpa es. Harga kopi hitam di sana adalah Rp 16 ribu*, jika ingin ditambahkan susu, cukup menambah Rp 1000* aja. Jenis kopi dan racikannya memang sederhana banget, tapi rasanya nggak kalah dengan kopi di kedai-kedai modern. Aroma kopinya wangi dan rasa kopinya tidak terlalu pekat. Buat yang nggak terbiasa minum kopi pun, tetap bisa menikmati kopi di sana.

foto: mariskatracy.com

Selain kopi yang nikmat, kamu juga bisa menikmati makanan khas Pecinan di sana, seperti Mie Ayam, Nasi Campur, Nasi Tim, dan lain-lain yang bisa kamu beli langsung dari Kopi Es Tak Kie atau dari kedai lain yang berjejer di depannya. Per menunya kira-kira dikenakan harga Rp 35 ribu*. Menu-menu di sana ada yang halal dan non-halal. Untuk kamu yang Muslim, sebaiknya bertanya dulu apakah makanan tersebut halal atau tidak.

^86633390C87633299B6B6705793BB48020F34ED78483F4B017^pimgpsh_fullsize_distr

Buat kamu yang berada di luar Jakarta dan ingin main ke Jakarta dalam waktu dekat, sekalian aja mampir ke Kopi Es Tak Kie! Kedai ini hanya buka dari pukul 7 pagi hingga 2 siang, ya! Jadi, jangan sampai kamu datang terlalu siang! Supaya bujet kamu ke Jakarta lebih murah, yuk, pesan tiket pesawat atau tiket kereta api murah ke Jakarta lewat pegipegi, ya! Jangan lupa sekalian cari hotel murah di Jakarta, ya! Selamat Hari Kopi Sedunia, travelers!

pesan tiket pesawat murah ke jakarta  pesan tiket kereta api murah ke jakarta  cari hotel murah di jakarta

*Harga berlaku saat artikel dibuat

 

 

 

 

(Visited 669 times, 1 visits today)

Comments

To Top