Berita

Nasib Tiket Penumpang Sriwijaya Air setelah Erupsi Gunung Bromo

tiketsriwijayaair.com

Rencana traveling mungkin sudah disiapkan jauh-jauh hari. Tapi jika bencana alam terjadi, apa daya hanya bisa pasrah traveling gagal dari pada membahayakan nyawa.

Itulah yang terjadi pada penumpang Sriwijaya Air terkait adanya bencana alam beberapa waktu lalu. Sehubungan terjadinya erupsi Gunung Bromo di Malang pada 11 Desember 2015, dan 6 Januari 2016, menyebabkan ditutupnya bandara Abdurahman Saleh, Malang dan tidak ada penerbangan.

Dengan adanya hal tersebut, pihak Sriwijaya Air memberitahukan bahwa untuk tiket penumpang dengan tujuan dari/ke daerah tersebut di atas, mendapatkan kebijakan sebagai berikut:

1. Untuk rute yang terkena dampak Gunung Bromo diberikan kebijakan Rebook dan tidak dikenakan biaya (no charge). Batas waktu rebook sampai akhir Januari 2016 dengan melihat kondisi flight, jika full maka rebook ke hari berikutnya.
2. Rebook di periode peak season, maka tiket dikenakan upgrade sesuai dengan class yang tersedia/available.
3. Tiket dapat di reroute dengan jarak atau waktu yang sama, atau kurang dengan rute awal. Jika reroute ke rute yang lebih jauh, maka tetap dikenakan biaya selisih atas harga tiket.
4. Jika tiket akan diuangkan (refund) maka berlaku ketentuan baru sebagai berikut:
– Dikenakan potongan biaya administrasi sebesar 15% dari basic fare.
– Ketentuan pengembalian refund untuk yang di terbitkan travel agent selain ketentuan di atas, maka final nilai tiket yang dikembalikan sesuai kebijakan travel agent.

(Visited 198 times, 1 visits today)

Comments

To Top