Destinasi

Menikmati Sisi Lain Singapura di Pulau Ubin

ubin house no 1

Pulau_Ubin_Jetty

Bosan dengan obyek wisata di Singapura yang itu-itu saja seperti Universal Studio, Sentosa Island, Marina Bay atau deretan pertokoan di Orchard Road? Kenapa tidak melihat sisi lain Singapura dengan mengunjungi Pulau Ubin?

Pulau Ubin merupakan salah satu pulau di Singapura yang terpisah dari pulau utama, tepatnya sebelah timur dari Bkamura Internasional Changi. Di sini Kamu bisa menemukan suasana perkampungan sederhana dan asri yang jauh dari kesan metropolitan seperti yang biasa kita temui saat berada di pusat kota Singapura.

Awalnya, Pulau Ubin menjadi pertambangan batu granit di Singapura ketika batu granit ditemukan pada zaman kolonialisme Inggris. Namun, setelah pertambangan batu granit ditutup pada tahun 1999, Pulau Ubin menjadi sepi. Tapi suasana yang sepi itu menjadi keunggulan Pulau Ubin karena banyak penduduk Singapura mengunjungi pulau ini sekadar untuk melepaskan penat, terutama dengan bersepeda.

Untuk mengunjungi Pulau Ubin, kamu punya beberapa opsi. Pertama adalah menggunakan taksi, namun tentu harganya akan mahal (sekitar $11 dari Bandara Changi). Pilihan kedua adalah pergi ke Changi Point Ferry Terminal untuk naik kapal dari sana. Tarifnya adalah $2.50 per orang dan $2 per sepeda. Jadi, kalau kamu membawa sepeda sendiri, kamu harus membayar total ongkos $4.

Biasanya, kapal menuju Pulau Ubin, atau disebut bumboat, hanya memiliki kapasitas untuk 12 orang. Perjalanan menuju Pulau Ubin sendiri membutuhkan sekitar 15 menit. Namun, jarak itu sudah cukup untuk membuat kita lupa bahwa kita sedang berada di Singapura. Karena suasana perkampungan yang tenang di Pulau Ubin begitu jauh berbeda dari keramaian Orchard Road atau Universal Studio. Lupakan KFC atau Starbucks karena di Pulau Ubin bahkan tidak ada toko besar untuk menjual berbagai kebutuhan sehari-hari.

ubin1

Kamu tidak akan menemukan kemacetan di sini, mengingat terbatasnya kendaraan bermotor yang ada di Pulau Ubin. Kendaraan paling populer dan paling menyenangkan untuk digunakan di sini adalah sepeda. Kamu bisa membawa sepeda sendiri atau menyewa sepeda dengan harga $2 hingga $20, tergantung jenis sepeda. ‘Ojek’ mobil van yang disewakan juga bisa menjadi pilihan kamu untuk berkeliling pulau. Tapi, mayoritas pengunjung memilih bersepeda atau berjalan kaki mengelilingi Pulau Ubin agar bisa lebih menyatu dengan alam.

Ada beberapa tempat menarik yang bisa kamu kunjungi selama berada di Pulau Ubin. Mulai dari ceruk bekas pertambangan granit, taman pemakaman muslim, kuil Fo Shan Ting Da Bao Gong hingga Chek Jawa Wetland, yaitu taman seluas 100 hektar di mana kamu bisa melihat sejumlah hewan laut maupun tanaman dan pepohonan yang masih rimbun.

Lapar setelah mengelilingi pulau? Jangan khawatir, karena Pulau Ubin menawarkan banyak restoran dan kedai kopi sederhana untuk para pengunjungnya. Walaupun ditata sederhana dan seadanya, namun makanan-makanan laut di Pulau Ubin disajikan fresh dan lezat. Kamu pun bisa menikmati hidangan tanpa harus diganggu polusi kendaraan bermotor atau keramaian orang seperti yang biasa terjadi di kota-kota metropolitan.

KONICA MINOLTA DIGITAL CAMERA

Karena luasnya hanya sekitar 9 kilometer persegi, Kamu hanya membutuhkan beberapa jam untuk mengelilingi Pulau Ubin. Tapi, kalau berniat bermalam di sini, kamu bisa menginap di hotel yang letaknya tidak jauh dari kantor polisi. Atau, bagi yang gemar traveling ala backpacker, kamu bisa memasang tenda dan berkemah di sana. Tapi, jangan lupa melaporkannya kepada petugas setempat. Jadi, jika sampai terjadi sesuatu, petugas bisa mengetahui keberadaan kamu.

Kalau kamu berniat pulang ke pulau utama, jangan lupa bahwa kapal penyeberangan dari Pulau Ubin hanya beroperasi hingga pukul 9 malam.

Nah, gimana travelers, tertarik mengunjungi Pulau Ubin? Mulai cari-cari tiket pesawat ke Singapura yuk!

(Visited 363 times, 1 visits today)

Comments

Click to comment

Comments

To Top