Destinasi

Menikmati Indahnya Bangunan Kuno di Jerman

Kuno nggak selalu membosankan, travelers. Bangunan peninggalan masa lampau sering kali membuat orang berdecak kagum dan menjadi salah satu hal yang menjadikan suatu tempat menarik untuk dikunjungi. Misalnya saja di Jerman. Negara dengan luas wilayah sekitar 357 ribu km persegi ini merupakan rumah bagi lusinan bangunan bergaya kuno yang nggak bisa kamu jumpai di tempat lain, travelers. Bisa berkunjung ke Jerman adalah suatu keberuntungan, karena hanya di negara inilah para pelancong dapat menikmati keindahan dan kemegahan arsitektur kuno, serta suasana menakjubkan dan tak terlupakan di beberapa lokasi berikut ini:

1. Kastil Neuschwanstein, Hohenshwangau

Neuschwanstein
Kastil yang terletak di kaki pegunungan Alpen ini sarat dengan karakter Romanesque Revival di seluruh bagiannya, lengkap dengan menara, kubah berornamen, ruang singgasana raja, patung-patung dan ruang pertunjukan opera. Kastil Neuschwanstein didesain oleh Christian Jank atas perintah Raja Ludwig II pada tahun 1869. Pembangunan kastil megah ini dihentikan setelah Raja Ludwig II ditemukan tewas di kastil ini pada tahun 1886. Sejak saat itu kastil dibuka untuk umum dan berhasil menarik sekitar 61 juta pengunjung, dengan rata-rata 3 juta pengunjung setiap tahunnya.

Dengan membayar tiket masuk sebesar 11 euro kamu sudah bisa masuk ke dalam kastil plus seorang tour guide yang akan menjelaskan segala hal yang ingin kamu ketahui tentang Kastil Neuschwanstein. Ada banyak lukisan, barang-barang berlapis emas dan ornament mengagumkan yang akan membuat kamu seakan sedang berada di Abad Pertengahan. Tapi semua pengunjung tak diperkenankan memotret apapun saat berada di dalam kastil yang menginspirasi istana Putri Tidur dalam dongeng Walt Disney. Kelihatannya sih aturan ini dibuat demi menghindarkan barang-barang peninggalan bersejarah itu dari aksi penjarahan.

2. Katedral Koln, Koln

koln cathedral
Kota Koln identik dengan bangunan gereja yang luar biasa megah dan tinggi (sekitar 157 meter berikut menaranya) di tepi Sungai Rhine yang mengalir tenang. Gereja bergaya gotik itu diberi nama Katedral Koln, yang dibangun atas inisiatif Uskup Koln Rainald of Dassel sebagai penghormatan terhadap Tiga Raja yang menjadi saksi kelahiran Yesus Kristus ke dunia. Katedral ini dibangun pertama kali pada tahun 1248 dan baru selesai enam abad kemudian di tahun 1880. Selain menjadi tempat persemayaman relik Tiga Raja, Katedral Koln juga menjadi tempat peristirahatan terakhir bagi para kardinal dan uskup yang pernah memimpin umat Katolik di wilayah ini berabad lampau. Pemandangan Kota Koln dapat kamu nikmati dari atas menara katedral, dan dijamin bakal bikin kamu tersihir!

Katedral Koln masuk dalam daftar World Heritage UNESCO pada 1996 dan sempat dinyatakan sebagai situs bersejarah yang terancam akibat rencana pembangunan gedung pencakar langit di sekitar wilayah itu. Katedral Koln terbuka untuk siapapun, termasuk kamu yang bukan penganut agama Katolik. Tapi, karena ini tempat ibadah, jagalah sopan santun dan bersikap tenanglah saat kamu berada di dalamnya.
3. Gerbang Brandenburg, Berlin

brandenburg
Gerbang Brandenburg dibangun atas usul Raja Frederick William pada tahun 1788 untuk menandai wilayah baru Kerajaan Prusia setelah mengalami perang berkepanjangan selama 30 tahun. Di bagian atas pintu gerbang diletakkan patung Dewi Perdamaian, Eireen yang sedang mengendarai Quadriga, istilah Latin untuk sebuah kereta yang ditarik empat ekor kuda. Gerbang Brandenburg menjadi saksi bisu sejumlah peristiwa penting dalam sejarah, antara lain pendudukan Napoleon atas Berlin di tahun 1806, berkuasanya Adolf Hitler, Perang Dunia II, pembangunan Tembok Berlin di tahun 1961 dan penyatuan kembali Jerman di tahun 1990.

Gerbang Bradenburg sempat ditutup untuk umum untuk keperluan restorasi di tahun 2000. Dan dibuka kembali untuk umum tahun 2002 dengan larangan bagi kendaraan bermotor jenis apapun untuk melintas di bawahnya. Gerbang ini menjadi lokasi nongkrong favorit warga Jerman, sekaligus venue bagi sejumlah event besar. Beberapa waktu lalu Gerbang Brandenburg kembali menjadi saksi sejarah kejayaan Jerman, travelers. Sebuah layar besar dipasang di sini sehingga warga Jerman bisa berkumpul dan nonton bareng final Piala Dunia 2014, sekaligus berpesta merayakan kemenangan Bastian Schweinsteiger dkk.

4. Museumsinsel, Berlin

museumsinsel
Museumsinsel atau Pulau Museum adalah nama sebuah pulau di tengah Sungai Spree yang mengalir di Kota Berlin. Pulau Museum dibangun atas inisiatif Raja Prusia, Frederick William IV di tahun 1841 sebagai tempat perlindungan bagi karya seni dan sains. Pulau Museum terbagi menjadi 5 bagian, yaitu Altes Museum yang menyimpan karya seni jaman neoklasik, Neues Museum dengan koleksi dari masa kejayaan Mesir dan masa Pra Sejarah, Alte Nationalgalerie bisa kamu kunjungi kalo ingin menyaksikan keindahan mahakarya para pelukis terkenal (Monet, Manet, Renoir, Caspar, dll.), Bode Museum yang memamerkan koleksi patung dan karya seni era Byzantine, serta Museum Pergamon yang menjadi favorit pengunjung pecinta karya seni peninggalan abad ke-19.

Museumsinsel direstorasi secara besar-besaran sejak tahun 1999 dan menelan biaya sebesar $20 juta. Usaha itu nggak sia-sia karena akhirnya UNESCO menyatakan Museumsinsel sebagai Situs Warisan Dunia pada tahun 2010.

Gimana, travelers? Jadi pingin ke Jerman ‘kan? Segera kemasi backpack kamu, dan jangan lupa pesan hotelnya di Pegipegi ya!

 

 

(Visited 834 times, 1 visits today)

Comments

1 Comment

Comments

To Top