Destinasi

Mengulik 5 Destinasi Wisata Anti Mainstream di Nusa Tenggara Timur

Nusa Tenggara Timur itu nggak cuma Labuan Bajo, lho! Jika kamu eksplor lebih dalam, ada banyak tempat wisata anti mainstream yang seru buat dinikmati dan dijelajahi, lho.

Mulai dari pantai anggun hingga air terjun sejuk bakal bikin liburan kamu makin berkesan. Selain itu, jika ditelusuri lebih dalam, kamu bisa menemukan beragam desa budaya dan sawah hijau yang unik banget.

Nah, sebagai referensi liburan kamu, Pegipegi punya rekomendasi 5 tempat wisata anti mainstream di Nusa Tenggara Timur yang cocok banget buat kamu kulik. Simak di bawah ini, yuk!

Sawah Jaring Laba-laba

Terletak di Desa Cancar, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur, area persawahan yang satu ini cukup unik. Lantaran bentuk petakan sawah yang menyerupai jaring laba-laba! Yang bikin menarik, beberapa petakan sawah yang membentuk segitiga mengerucut ke tengah, menciptakan sebuah lingkaran berdiameter besar. Panorama luar biasa ini bisa kamu tangkap sempurna dengan jepretan kamera drone. Buat kamu yang hanya bermodalkan kamera poket, Sawah Jaring Laba-Laba Ruteng tetap bisa dinikmati. Hadirnya bukit hijau di pinggir sawah bakal memudahkan kamu mendapatkan gambar bagus dengan peralatan yang minimal. Keberadaan Sawah Jaring Laba-Laba bukan tanpa alasan, lho. Penempatan petakan sawah yang mengerucut dan membentuk jaring laba-laba ini menjadi tradisi bagi masyarakat di Kabupaten Manggarai.

Pantai Kolbano

Terletak 135 kilometer dari Kupang, Pantai Kolbano menjadi destinasi wisata cantik di Selatan Pulau Timor. Berhadapan langsung dengan Samudera Hindia, Pantai Kolbano siap membius kedua mata kamu dengan panorama alam yang unik. Yang bikin wisatawan jatuh hati dengan pantai ini adalah keberadaan jutaan batu warna-warni di sepanjang pantai. Berbeda dengan batu pantai lainnya, batu Pantai Kolbano terasa lembuh, seakan menyatu dengan pasir putihnya. Bebatuan ini akan memantulkan cahaya warna-warni saat sinar matahari jatuh di permukaan. Menciptakan efek magis buat hasil jepretan kamera kamu.Nah, pusat wisata Pantai Kolbano justru terdapat pada Batu Fatu Un. Berdiri 50 meter, kamu dapat mendaki batu raksasa ini untuk menikmati suasana damai dan panorama mengesankan khas Pantai Kolbano di puncaknya.

Desa Todo

Berada di kaki Gunung Anak Ranaka, Desa Todo adalah pusat Pemerintahan Kerajaan Manggarai. Manggarai sendiri merupakan kerajaan terbesar yang menguasai Pulau Flores sebelum akhirnya harus pindah ke kota Ruteng karena invasi Belanda. Salah satu bukti kebesaran Raja Todo dan pengaruhnya terhadap Kerajaan Manggarai adalah hadirnya Rumah Niang atau Mbaru Niang. Memiliki bentuk kerucut pada bagian atap, rumah adat khas Todo ini cukup mencuri perhatian dunia, saat dinobatkan sebagai salah satu kandidat peraih Penghargaan Aga Khan untuk Arsitektur tahun 2013 dari UNESCO. Dengan lima tingkat yang ditompa kayu worok dan bambu, Rumah Niang menyimpan sebuah gendang kulit manusia yang cukup sakral di dalamnya. Gendang inilah yang mampu menceritakan asal usul Kerajaan Manggarai di Desa Todo.

Pantai Nemberala

Nggak cuma dikenal dengan alat musik Sasando-nya, Pulau Rote di Nusa Tenggara Timur (NTT) juga memiliki satu destinasi wisata alam yang cantik sekali, Pantai Nemberala. Hadir di tengah-tengah Bumi Ti’i Langga, Pantai Nemberala menawarkan panorama bahari yang sungguh menakjubkkan. Hamparan pasir putih membentang luas, menyatu dengan arsiran biru tosca air laut Samudera Hindia. Jika sore hari tiba, warna langit berubah jingga yang mempesona. Tanda matahari akan segera tenggelam di barat menciptakan momen romantis yang bisa dinikmati dari bibir pantai. Keindahan dari Pantai Nemberela pun sampai ke telinga para wisatawan mancanegara. Cuaca tropis yang hangat berpadu dengan angin laut yang sangat sejuk, menemani tiap turis yang bertandang ke sini.

Air Terjun Lapopu

Traveling ke Sumba, Nusa Tenggara Timur (NTT) nggak bakal ada habisnya. Ada alam perawan di sana yang harus banget kamu kunjungi, yaitu Air Terjun Lapopu yang dikenal sebagai air terjun tertinggi di NTT. Air Terjun Lapopu berlokasi di kawasan Taman Nasional Menpeu Tanah Daru dan Laiwangi Wanggameti (ManaLawa) di Pulau Sumba. Air terjun ini memiliki ketinggian 90 meter dan membentuk tangga-tangga sebelum sampai di kolamnya. Berbeda dengan air terjun lainnya yang langsung turun terjal ke bawah. Sedangkan, kedalaman kolamnya hanya 2 meter, jadi aman untuk berenang dan mandi. Air terjunnya berwarna hijau toska, sepertinya karena mineral atau batuan kapur.

Selain Nusa Tenggara Timur, Pegipegi juga punya rekomendasi wisata anti mainstream di Kalimantan dan Sulawesi

Yuk, main ke Kupang! Jangan lupa pesan tiket pesawat murah ke Kupang dan cari hotel murahnya lewat Pegipegi! Selamat liburan!

pesan tiket pesawat murah ke Kupang cari hotel murah lain di Kupang

Foto: Shutterstock

Agar transaksi lebih mudah dan murah, yuk, instal aplikasi Pegipegi lewat Google Play atau App Store!

google-play

apps-store

Comments

To Top