Destinasi

Perpaduan keindahan alam dan peninggalan bersejarah di Candi Arjuna

candi-arjuna-dieng

Dataran Tinggi Dieng bukan hanya kaya akan panorama alam yang mempesona, tapi juga beberapa peninggalan bersejarah. Candi Arjuna atau Kompleks Percandian Arjuna adalah salah satunya.

Dataran Tinggi Dieng sudah lama dikenal oleh para nenek moyang, travelers. Bukan sebagai tempat wisata sih, tapi sebagai tempat pemujaan atau peribadatan. Konon pembangunan Candi Arjuna, Candi Srikandi, Candi Puntadewa dan beberapa candi kecil lain di Kompleks Percandian Arjuna sudah ada jauh sebelum berdirinya Kerajaan Mataram Kuno.

Beberapa ahli sejarah kenalan Pegipegi mengatakan, pendirian bangunan suci di Dataran Tinggi Dieng sudah dimulai sejak jaman Kerajaan Kalingga yang berdiri satu abad sebelum Candi Arjuna didirikan, yaitu abad ke-6 Masehi. Saat itu wajah Dataran Tinggi Dieng lebih ganas karena kawah-kawah di situ masih mengeluarkan lava dan kondisi tanah di sekitarnya tidak stabil karena sering terjadi gempa.

candi-arjuna-dieng

foto : http://jejakku.co/

Candi Arjuna bercorak India

Tapi kondisi yang tidak stabil itulah yang membuat para nenek moyang mendirikan berbagai bangunan suci di Dataran Tinggi Dieng. Selain Candi Arjuna dan candi-candi lainnya, para ahli yakin dulu di Dieng juga ada sebuah bangunan suci bernama Dharmasala tempat para resi dan umat Hindu Jawa melakukan pemujaan kepada Dewa Siwa. Prasasti Canggal menyebutkan bangunan-bangunan suci itu berada di tengah sebuah kolam berair jernih yang membuat candi-candi kecil itu bagaikan bunga teratai yang sedang mekar.

Candi Arjuna memiliki kesamaan corak relief dan arsitektur dengan Candi Bima yang berdiri nggak jauh dari Kompleks Candi Arjuna. Keduanya lebih mirip dengan bangunan kuil India kuno dan diyakini didirikan lebih awal daripada candi-candi lainnya. Hal ini membuat kondisi kedua candi tersebut lebih rapuh dan rentan terhadap resiko runtuh atau rusak. Jadi sebagai wisatawan yang baik, penting buatmu untuk menjaga kelestarian Candi Arjuna dengan tidak naik ke atasnya atau duduk dan membuang puntung rokok sembarangan.

Toh kamu masih bisa menikmati keindahan alam sekitar Candi Arjuna yang berbukit-bukit, memandangi kabut yang turun perlahan-lahan di siang hari, atau menikmati indahnya matahari terbit di Candi Arjuna kan, travelers? Jangan lupa bawa kamera buat mengabadikan semua kecantikan panorama itu agar kamu bisa mengingat dan membawa pulang kenangan akan Candi Arjuna untuk selamanya.

Cara mengunjungi Kompleks Candi Arjuna Dieng

Kompleks Candi Arjuna Dieng relatif mudah didatangi, baik dengan kendaraan pribadi atau sewaan maupun dengan kendaraan umum. Kalo yang praktis sih naik kendaraan sewaan karena kamu nggak perlu repot gonta-ganti angkutan ke Candi Arjuna. Tapi kalo mau naik kendaraan umum juga boleh kok karena angkutan umum ke Dieng juga banyak tersedia.

Kalo kamu berangkat dari Yogyakarta, cari aja bus tujuan Magelang. Sampai di Terminal Magelang kamu ganti bus jurusan Wonosobo. Sesampainya di Terminal Wonosobo kamu tinggal cari angkutan umum (minibus) tujuan Dieng. Gampang kan? Kalo kamu naik kereta dari Jakarta atau daerah lain di Jawa Barat, pilihlah kereta api jurusan Purwokerto, travelers. Sampai di Purwokerto kamu pergi ke Terminal Purwokerto trus naiklah bus jurusan Wonosobo. Bus ini akan membawamu ke pertigaan Dieng dan kamu bilang aja ke pak sopir kalo mau turun di pertigaan Dieng biar enggak kesasar.

Pengen jalan-jalan ke Dieng dan mengabadikan keindahan Candi Arjuna dan candi-candi lainnya? Ayuk segera pesan tiket pesawat atau booking hotel di wilayah Wonosobo dan sekitarnya lewat Pegipegi.com.

(Visited 1,428 times, 1 visits today)

Comments

To Top