Destinasi

Mengenal Sejarah Gereja Katedral Jakarta, Tempat Sandra Dewi Menikah

katedral

8 November 2016 kemarin adalah hari bersejarah untuk aktris Sandra Dewi yang melangsungkan pemberkatan pernikahan dengan Harvey Moeis di Gereja Katedral, Jakarta Pusat. Bukan hanya terkenal sebagai gereja Katolik yang cantik dan megah, tapi Gereja Katedral juga punya sejarah yang cukup panjang. Yuk, kita simak sejarah gereja yang sudah berdiri lebih dari 100 tahun ini.

Berdiri karena jasa Pastor Nelissen

gereja-katedral

foto dari: MerahPutih.com

Sebelum diresmikan sebagai cagar budaya, pembangunan Gereja Katedral dimulai ketika Paus Pius VII mengangkat Pastor Nelissen sebagai prefek apostik Hindia Belanda tahun 1807. Ketika itu, dimulailah penyebaran misi dan pembangunan gereja Katolik di Nusantara, termasuk di Jakarta. Pada 1808, Pastor Nelissen bersama Pastor Prinsen tiba di Batavia melalui Pelabuhan Pasar Ikan. Mereka bertemu dengan Dokter FCH Assmus untuk membicarakan pendirian gereja Katolik di Batavia.

Pastor Nelissen pun mendapatkan pinjaman sebuah rumah bambu yang terletak di pojok barat daya Buffelvelt (sekarang menjadi gedung Departemen Agama) untuk dijadikan sebagai gereja. Sedangkan untuk rumah pastoral, Pastor Nelissen bisa menggunakan rumah tinggal perwira. Semua bangunan tersebut dipinjamkan oleh pemerintah.

Setahun kemudian, umat Katolik mendapatkan sebidang tanah yang berada di sebelah barat laut Lapangan Banteng, dekat pintu air sebagai pengganti rumah bambu. Sayangnya, karena minimnya dana, pembangunan gereja diurungkan. Pihak gereja akhirnya memohon kepada pemerintah Batavia untuk memberikan sebuah bangunan kecil di jalan Kenanga, kawasan Senen untuk dijadikan gereja. Bangunan itu adalah milik Gubernermen yang telah dibangun sejak tahun 1770 oleh Cornelis Casteleijn di bawah pengawasan Gurbernur Van Der Parra.

Bangunan Gubernemen memiliki luas sekitar 8×23 meter persegi dan sempat menjadi gereja bagi umat Protestan berbahasa Melayu dan Belanda. Setelah dilakukan renovasi di berbagai bagiannya, bangunan ini kemudian dijadikan gereja Katolik dan mampu menampung hingga 200 jemaat. Pastor Nelissen sendiri yang kemudian memberkati bangunan gereja tersebut dengan Santo Ludovikus sebagai pelindungya.

Sempat mengalami kebakaran dan ambruk

Berdirinya gereja katolik ini nggak berlangsung lama. Pada 1826 terjadi kebakaran hebat yang menghanguskan banyak bangunan di kawasan Senen. Bangunan pastoral ikut menjadi korban, namun bangunan gereja nggak ikut terbakar walaupun mengalami kerusakan di beberapa bagiannya. Pasca kebakaran, bangunan gereja yang rusak tidak direnovasi, mengingat tanah tersebut bukanlah tanah milik gereja.

Setelah tragedi tersebut terjadi, umat Katolik akhirnya memperoleh tempat baru untuk dijadikan gereja. Tempat tersebut adalah rumah dinas para gurbernur jenderal yang telah kosong. Atas perantara Komisaris Jenderal Du Bus de Gisignies, umat Katolik diberi bangunan beserta tanahnya seluas 34×15 meter persegi dengan beberapa persetujuan. Isi persetujuan tersebut atara lain, pihak gereja diberikan bangunan beserta tanahnya dengan membayar 20 ribu gulden. Kemudian pihak gereja berhak memperoleh 10 ribu gulden untuk perbaikan gereja. Selain itu, pihak gereja juga diberi pinjaman uang senilai 8 gulden yang harus dilunasi dalam jangka waktu setahun.

Bukan hanya tragedi kebakaran yang terjadi. Pada 1890, bangunan Gereja Katedral juga sempat ambruk. Kejadian tersebut terjadi tiga hari setelah gereja merayakan Paskah. Setahun setelahnya, bangunan gereja direnovasi dalam dua tahap dan pengerjaannya selesai dalam kurun waktu 10 tahun, setelah sempat terhambat pembangunannya. Kini, bangunan gereja yang berlokasi di jalan Katedral, Pasar Baru, Jakarta Pusat ini sejak 1993 mendapatkan pengakuan sebagai cagar budaya yang dilindungi pemerintah.

Gereja dengan gaya neo gotik

Secara umum, bangunan Gereja Katedral berciri Eropa dengan gaya neo gotik. Dibangun oleh arsitek bernama Ir MJ Hulswit, bangunan Gereja Katedral dilengkapi daun pintu yang menjulang tinggi dan banyak jendela. Jendela-jendela tersebut dihiasi lukisan yang menjelaskan tentang peristiwa jalan salib yang dialami oleh Yesus Kristus. Tepat di bawah lukisan tersebut, di bagian kanan dan kiri gereja terdapat bilik-bilik yang digunakan sebagai tempat untuk pengakuan dosa. Sementara, di bagian depan terdapat altar suci pemberian dari Komisaris Jenderal Du Bus de Gisignies. Meski sudah berumur tua, meja altar tersebut masih digunakan sebagai altar utama untuk berbagai misa.

Gereja Katedral merupakan salah satu warisan budaya Indonesia yang patut dijaga dan dilestarikan. Di dalamnya terdapat perpustakaan dan museum yang menjelaskan sejarah penyebaran ajaran Katolik di Jakarta. Selain itu, lokasi Gereja Katedral sengaja dibangun berseberangan dengan Masjid Istiqlal menandakan bahwa Indonesia hidup dengan rasa toleransi yang tinggi.

Dibuat seperti musim salju di pernikahan Sandra Dewi

Di pernikahan Sandra Dewi dan Harvey Moeis, Gereja Katedral tidak lagi terlihat bergaya neo gotik, tapi tampak lebih romantis, manis, dan hangat! Soalnya, dekorasinya dibuat seperti musim salju. Begitu banyak bunga dan aksesori yang didominasi oleh warna putih. Tidak heran jika pemberkatan pernikahan pasangan tersebut menjadi sorotan banyak pihak. Siapa sih yang nggak pengin punya pernikahan yang super romantis dan hangat, seperti pernikahan Sandra dan Harvey? Hihihi…

Our Beloved ” CINDERELLA ” … 💛 @sandradewi88 @adriangan8 08.11.2016

A photo posted by @artiariotedjo on

86633390c87633299b6b6705793bb48020f34ed78483f4b017pimgpsh_fullsize_distr

Walaupun kamu belum ada rencana menikah di Gereja Katedral, tapi kamu bisa berkunjung ke sana untuk sekadar liburan atau melakukan wisata religi. Jadi, buat kamu yang berada di luar Jakarta dan ingin ke Jakarta dalam waktu dekat, jangan lupa berkunjung ke gereja bersejarah ini. Sebelumnya, pesan dulu tiket pesawat atau tiket kereta murah ke Jakarta lewat pegipegi, ya! Supaya bujetnya lebih terjangkau. Jangan lupa sekalian cari hotel murah di Jakarta!

pesan tiket pesawat murah ke jakarta  pesan tiket kereta api murah ke jakarta  cari hotel murah di jakarta

 

(Visited 340 times, 1 visits today)

Comments

Mariska Tracy

Mariska Tracy

Mariska adalah penulis yang cinta lingkungan. Destinasi traveling favorit Mariska adalah Islandia, karena Islandia adalah negara terhijau di dunia.
Mariska Tracy
To Top