Event & Festival

Mengenal Festival Erau yang Mendunia

Jika kamu tertarik mengenal lebih jauh budaya Kalimantan, jangan lewatkan tentang Erau. Berasal dari Bahasa Kutai, Erau berumber dari kata ‘eroh’ yang artinya ramai, menggambarkan suasana suka cita—misalnya, saat membuat hajatan, atau ritual sakral.

Awalnya, tradisi Erau dilakukan oleh Aji Batara Agung Dewa Sakti saat berusia lima tahun, dengan cara mengikuti upacara tijak tanah dan mandi ke tepian. Ritual tersebut lalu diulang lagi saat dia diangkat menjadi raja Kutai Kartanegara pertama di tahun 1300. Semenjak itu, Erau pun terus dilakukan setiap penggantian atau penobatan raja Kutai Kartanegara. Yuk, cari tau lebih lanjut tentang Erau bersama PegiPegi!

1.Budaya Indonesia berusia ratusan tahun.

Pertama kali dilaksanakan pada tahun 1300, nggak heran Erau menjadi salah satu upacara tertua di Indonesia. Bergeser ke tahun-tahun berikutnya, Erau nggak hanya menjadi upacara penobatan raja, tapi juga sekaligus momen di mana raja memberikan gelar kehormatan pada tokoh masyarakat yang dianggap berjasa bagi kerajaan.

http://satoart.gallery/

http://satoart.gallery/

2.Dihadiri masyarakat lokal dan mancanegara

Berhubung Erau menjadi acara penyerahan gelar kehormatan, tentu saja jumlah orang yang menghadiri acara ini pun sangat banyak. Dihadiri seniman dan tokoh masyarakat yang mengabdi pada kerajaan, mereka datang dari seluruh pelosok wilayah kerajaan dengan membawa bekal berupa bahan makanan, ternak, buah, dan sayuran. Nggak hanya mengundang masyarakat sekitar saja, banyak tamu kehormatan dari luar negeri dan wisatawan pun ikut meramaikan festival ini.

www.getborneo.com

www.getborneo.com

3.Festival kaya budaya

Digelar rutin setiap tahun, Festival Erau tahun ini baru saja digelar pada Juni lalu dengan tajuk Erau International Folklore and Art Festival (EIFAF) di Tenggarong, Kutai Kartanegara. Selain mementaskan Erau Adat Kutai, festival ini juga menggelar International Folklore and Art Festival.

Sebanyak 14 negara pun ikut serta dalam EIFAF, di antaranya Amerika Serikat, Afrika Selatan, Italia, Jerman, Korea Selatan, Turki, Mesir, dan Rusia. Nggak hanya menampilkan kekayaan budaya Kutai, para tamu undangan pun menggelar pertunjukkan tari dan pakaian adat khas masing-masing negara, serta pameran kuliner khas Indonesia dan mancanegara.

www.getborneo.com

www.getborneo.com

4.Beragam ritual seru

Digelar selama seminggu tiap tahunnya, Erau pun terbuka untuk siapa pun. Nggak hanya mempertunjukkan seni dan budaya, beragam ritual seru dan unik pun digelar selama festival Erau berlangsung. Sebagai rasa terima kasih Sultan atas pengabdian rakyatnya, maka digelar Beseprah, jamuan makan bersama. Di hari terakhir perayaan Erau pun diadakan Belimbur, seluruh warga termauk pengunjung saling siram menggunakan air sungai Mahakam—seru banget!

Sementara puncak acara yang paling ditunggu-tunggu adalah Mengulur Naga. Rombongan utusan Keraton Kutai akan mengarak sepasang replika naga memakai perahu untuk dilepas di Kutai Lama, tempat asal legenda naga tersebut. Saat dilepas tersebut, masyarakat akan berlomba-lomba mendapatkan bagian sisik naga yang dipercaya bisa mewujudkan harapan orang yang memilikinya.

ebbie.net

ebbie.net

Kemeriahan festival Erau yang sukses mencuri perhatian masyarakat lokal dan mancanegara pun sukses menggiringnya masuk dalam ‘calendar of events’ pariwisata national. Nggak hanya kental dengan seni budaya Keraton Kutai Kartanegara, tapi juga makin kaya dengan beragam kekayaan budaya dari negara-negara lain.

Penasaran dengan serunya festival Erau tahun depan? Segera rencanakan perjalanan kamu dengan PegiPegi, yuk!

(Visited 593 times, 1 visits today)

Comments

To Top