Tips

Mengenal dan Mencegah Kanker Serviks yang Dialami Julia Perez

Tanggal 10 Juni 2017 kemarin, kabar duka melanda ibukota. Karena, artis ibukota Julia Perez telah menghembuskan napas terakhirnya akibat kanker serviks (kanker leher rahim) stadium akhir yang diderita. Pegipegi pun mengucapkan turut berduka cita sedalam-dalamnya untuk Julia Perez. Semoga beliau mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya dan keluarga diberi ketabahan.

Kanker serviks merupakan penyebab kematian perempuan nomor dua di dunia setelah kanker payudara. Pastinya kamu nggak ingin kan kamu sendiri atau orang yang dicintai terserang penyakit ini. Sebelum terlambat, Pegipegi ingin berbagi tips untuk mengenal dan mencegah kanker serviks. Simak baik-baik, ya!

Apa itu kanker serviks?

Kanker serviks merupakan pertumbuhan dari kelompok sel yang nggak normal pada serviks (leher rahim). Perubahan tersebut biasanya memakan waktu beberap tahun sebelum berkembang menjadi kanker. Kanker serviks adalah jenis kanker yang disebabkan oleh HPV (human papilloma virus). 

HPV juga bisa menyebabkan kutil kelamin atau kutil-kutil lain di tubuh. Cuma menjadi kutil, nggak sampai menjadi kanker karena HPV-nya kurang ganas. HPV yang menyebabkan kanker serviks adalah HPV tipe 16 dan 18.

Penyebab munculnya HPV

  • Berhubungan seksual di usia muda
  • Sering gonta-ganti pasangan
  • Sering meminjam benda pribadi
  • Merokok
  • Penggunaan toilet yang kurang bersih
  • Penggunaan obat-obatan yang memengaruhi sistem imun tubuh

Gejala kanker serviks

  • Siklus haid yang nggak teratur
  • Mudah lelah
  • Penurunan berat badan drastis
  • Hilangnya nafsu makan
  • Nyeri punggung, kaki, dan panggul
  • Bengkak di salah satu kaki
  • Terjadi pendarahan di antara periode menstruasi
  • Pendarahan tidak normal seusai berhubungan badan
  • Sembelit
  • Ada darah pada urine

Cara mencegah HPV

foto oleh: Dok. Youtube

Dalam dunia kedokteran, penyakit yang disebabkan oleh virus bisa dicegah. Jika kamu belum menikah dan nggak pernah melakukan hubungan seksual, segeralah melakukan suntik vaksin HPV. WHO (World Health Organization) sendiri pun sudah merekomendasikan vaksin HPV untuk anak perempuan berusia 10 tahun. Pemberian vaksin ini bisa dilakukan untuk perempuan dari umur 10 sampai 55 tahun.

Vaksinasi HPV harus dilakukan sebanyak tiga kali. Setelah selesai melakukan vaksinasi pertama, kamu harus menunggu 1 atau 2 bulan untuk vaksinasi kedua. Lalu menunggu selama 6 bulan untuk vaksinasi berikutnya. Jangan sampai lupa, ya. Soalnya, kalau kamu lupa melakukan vaksinasi berikutnya, vaksinasi harus diulang dari awal. Buang waktu dan biaya bukan?

Sudah banyak sekolah dasar yang melakukan vaksin HPV gratis untuk murid perempuan. Vaksin tersebut memang lebih efektif untuk perempuan yang belum pernah melakukan hubungan seksual. Sedangkan untuk kamu yang sudah menikah atau rutin berhubungan seksual, disarankan untuk melakukan pap smear setahun sekali.

Untuk kamu yang sudah menikah dan rutin melakukan hubungan seksual, tapi belum divaksinasi, kamu bisa melakukan pap smear terlebih dahulu. Setelah itu, kamu bisa melakukan vaksinasi HPV.

Ternyata, sangat mudah untuk mencegah kanker serviks kan, travelers! Sering traveling boleh, tapi jangan sampai lupa untuk menjaga kesehatan dan melakukan vaksinasi. Pastinya kamu ingin hidup lebih panjang agar bisa menjelajah banyak tempat kan? Agar bujet traveling kamu terjangkau, yuk, pesan tiket pesawat, tiket kereta api, dan hotel murah di Pegipegi!

pesan tiket pesawat murah  pesan tiket kereta api murah  cari hotel murah

Foto utama: http://www.wowkeren.com

Agar transaksi kamu lebih murah dan mudah, jangan lupa instal aplikasi Pegipegi lewat Google Play atau App Store, ya!

google-play

apps-store

(Visited 350 times, 1 visits today)

Comments

To Top