Kuliner

Mencicipi Lezatnya Pecel Madiun

5684299_20130719015512

pecel madiun

Travelers yang sering bepergian melalui jalur Yogjakarta-Solo-Surabaya pasti akan melewati Kota Madiun, yaitu sebuah kota yang terletak di 160 kilometer dari Kota Surabaya, ibu kota Provinsi Jawa Timur. Kota Madiun mungkin telah sering kita dengar melalui berbagai media massa sebagai pusat industri kereta api di Indonesia. Selain itu, Lapangan Terbang Iswahyudi yang merupakan salah satu pangkalan utama Angkatan Udara Republik Indonesia (AURI) juga terletak di kota ini.

JIka travelers kebetulan sedang transit atau melepas lelah sesudah berkendara antar kota, ada baiknya mencoba salah satu kuliner khas setempat, yaitu Pecel Madiun. Kuliner yang terdiri dari komposisi sayuran rebus, antara lain kecambah, kacang panjang, bunga turi, bayam dan beberapa jenis daun-daunan seperti daun ketela atau daun pepaya dan peyek plus topping bumbu kacang kental dan penuh cita rasa, memang merupakan salah satu menu legendaris warung dan depot makanan yang terdapat di hampir seluruh daerah di Jawa Timur (dan sebagian Jawa Tengah). Namun, ada satu hal yang membuat Pecel Madiun sedikit berbeda daripada pecel di tempat lain.

Perbedaan itu terletak pada penambahan daun kemangi sebagai pelengkap sayuran segar sebelum disiram dengan bumbu pecel. Kalau kamu kurang menyukai daun kemangi karena rasanya yang sedikit aneh, kami sarankan untuk mencobanya setelah dibubuhi bumbu pecel. Bumbu pecel khas Jawa Timur yang tajam mampu menyamarkan rasa daun kemangi, yang sebaiknya kamu konsumsi karena bermanfaat untuk mengatasi bau badan dan menurunkan kolesterol darah.

pecel1

Sedangkan untuk bahan-bahan bumbu Pecel Madiun sama saja dengan bumbu pecel pada umumnya, yaitu kacang tanah sangrai, kencur, gula merah, asam jawa, garam cabai dan daun jeruk. Jika kamu tak punya waktu untuk mencoba membuat bumbu pecel sendiri, kamu bisa membeli bumbu pecel dalam bentuk yang siap pakai sehingga kamu tinggal menuangkan sedikit air untuk mengencerkannya. Warung yang menjual Pecel Madiun biasanya juga menjual bumbu pecel dengan harga terjangkau dan dua variasi rasa pedas atau tidak pedas.

Keunikan Pecel Madiun  lainnya adalah bahan pembungkus yang menggunakan daun pisang (dan bukannya kertas nasi sebagaimana digunakan oleh para pedagang makanan umumnya). Penggunaan daun pisang bukan hanya akan menambah kelezatan rasa makanan, namun juga ramah lingkungan karena daun pisang sama seperti daun-daunan lainnya, jika telah kering akan diuraikan oleh tanah menjadi humus.

Beberapa warung dan rumah makan yang dapat travelers kunjungi untuk mencicipi kelezatan Pecel Madiun diantaranya Warung Pecel Pojok di jalan Cokroaminoto 117, warung pecel Bu Gembrot di kawasan Pasar Sri Jaya Kecamatan Kartoharjo, atau Nasi Pecel Barito di persimpangan antara jalan Barito dan jalan Sawo. Pecel merupakan makanan sehari-hari di kota Madiun, jadi kamu tidak akan kesulitan untuk menemukan depot atau rumah makan dengan menu utama Pecel Madiun. Hanya saja travelers perlu cermat dalam memilih warung Pecel Madiun agar tak menyesal karena rasa atau harga makanan yang tak sesuai harapan.

(Visited 467 times, 1 visits today)

Comments

Click to comment

Comments

To Top