Destinasi

Melirik 5 Tumbuhan Cantik dan Unik Asli Indonesia

Sebagai dengar dengan iklim tropis, Indonesia jadi habitat sempurna untuk banyak sekali tumbuhan cantik. Beberapa di antaranya bahkan masuk ke dalam status langka, lho.

Nggak heran, tiap kali melangkah ke tempat wisata, kamu bakal disuguhkan dengan keindahan tumbuhan ini. Tapi, nggak semua dari tumbuhan ini berstatus endemik atau asli hidup di Indonesia.

Tapi tenang! Karena, Pegipegi punya beberapa rekomendasi tumbuhan endemik asli Indonesia yang bisa kamu lihat pas liburan nanti. Semuanya punya keunikannya masing-masing, lho.

Penasaran? Yuk, simak pembahasannya di bawah ini!

Rafflesia Arnoldii

Rafflesia arnoldii atau yang juga dikenal padma raksasa tumbuh subur di sekitar Provinsi Bengkulu. Tumbuhan yang satu iini merupakan parasit obligat bagi batang liana (tumbuhan merambat) dari genus Tetrastigma. Rafflesia arnoldii yang memiliki bunga yang melebar dengan lima mahkota bunga. Bunga menjadi satu-satunya bagian tumbuhan yang terlihat dari Rafflesia arnoldii, karena nggak adanya akar, daun dan batang. Rafflesia arnoldii pertama kali ditemukan pada tahun 1818 di hutan tropis Sumatera oleh Dr. Joseph Arnold yang sedang mengikuti ekspedisi Thomas Stanford Raffles, sehingga tumbuhan ini diberi nama sesuai sejarah penemunya yakni penggabungan antara Raffles dan Arnold. Lantaran langka, tumbuhan ini menjadi salah satu flora dilindungi.

Edelweiss

Jika kamu suka hiking ke gunung di Indonesia, terutama di Jawa dan Lombok, maka nggak bakal asing dengan bunga yang satu ini. Yap, anaphalis javanic atau yang dikenal dengan bungaa edelweiss merupakan tumbuhan endemik montana asli Indonesia. Bisa tumbuh sampai delapan meter, bunga edelweiss dijuluki bunga abadi karena adanya hormon yang bisa mencegah kerontokan bunga. Menurut sejarah, bunga edelweiss pertama kali ditemukan oleh naturalis asal Jerman bernama Georg Carl Reinwardt pada tahun 1819 silam di lereng Gunung Gede. kemudian diteliti lebih lanjut oleh oleh botanis asal Jerman lainnya bernama Carl Heinrich Schutz.

Cendana

Cendana atau santalum album L adalah tumbuhan yang berasal dari kepulauan di Nusa Tenggara Timur, seperti di Pulau Timor dan Sumba. Termasuk tumbuhan parasit pada awal kehidupannya, cendana berstatus langka sehingga harga jualnya sangat tinggi. Kayu dari cendana punya banyak fungsi, lho. Salah satunya untuk membuat aromaterapi. Nggak cuma itu, di Sri Lanka, kayu cendana diimpor langsung untuk membalsam jenazah putri raja sejak abad kesembilan. Tanaman cendana mengandung minyak atsiri yang juga memiliki nilai jual tinggi, lho.

Bunga Bangkai

Bunga bangkai atau kibut sering salah diidentifikasikan sebagai rafflesia arnoldii. Memiliki nama latin amorphophallus titanum, bunga bangkai bukanlah tumbuhan parasit seperti rafflesia arnoldii. Karena, bunga ini memiliki umbi, batang, hingga akar sendiri. Sehingga, hidupnya sangat mandiri. Asli Indonesia, bunga bangkai juga mengeluarkan bau yang nggak sedap seperti rafflesia. Nah, buat melihat bunga ini, kamu cukup main ke Kebun Raya Bogor, deh.

Anggrek Tebu

Anggrek memang selalu tampil mungil dan menawan. Namun bagi anggrek tebu, ukuran adalah hal yang bikinnya dikenal dunia luas. Dengan tinggi malai mencapai tiga meter dengan diameter bunga 10 sentimeter, anggrek tebu adalah varian anggrek terbesar di dunia. Bentuk batangnya menyerupai batang tebu, yang membuat anggrek ini dinamakan sesuai dengan tanaman tebu. Bunga Anggrek Tebu berwarna kuning dengan bintik berwarna coklat, merah, atau merah kehitaman. Bunga Anggrek Tebu tahan lama dan tidak mudah untuk layu. Meskipun sudah dipotong dari batangnya, bunga yang sangat besar dan berat ini mampu bertahan sendirinya selama dua bulan.

Sudah tahu tumbuhan? Jangan lupa buat merencanakan liburan di tahun baru. Yuk, pesan tiket pesawattiket kereta api, dan hotel murah di Pegipegi!

pesan tiket pesawat murah pesan tiket kereta api murah cari hotel murah

Agar transaksi kamu lebih murah dan mudah, jangan lupa instal aplikasi Pegipegi lewat Google Play atau App Store, ya!

google-play

apps-store

Comments

To Top