Rekomendasi

Mau Liburan Yang Tidak Biasa? Ini Rekomendasinya

Saat libur panjang menjelang, kamu pasti mulai sibuk memikirkan tempat-tempat menarik yang bisa dijadikan destinasi wisata bersama teman-teman atau keluarga tercinta. Tapi, booming industri wisata dalam beberapa tahun terakhir mungkin membuat kamu bosan karena mendatangi tempat-tempat yang sama berulang-ulang.

Kalau kamu sudah bosan dengan tujuan wisata yang populer seperti Bali, Lombok, Makassar atau Bandung, coba saja kamu simak informasi PegiPegi soal tempat liburan yang masih jarang didatangi turis. Selain bisa menikmati tujuan wisata baru, kamu juga tidak perlu pusing karena harus berdesak-desakkan dengan pengunjung yang membludak.

Selamat berlibur ya!

1. Curug Gendang

curug gendang 2

Kalau selama ini kamu hanya tahu Pantai Anyer dan Carita, sekarang kamu punya destinasi baru di Banten, tepatnya di Kabupaten Pandeglang. Curug Gendang adalah wisata air terjun yang memiliki tinggi 7 meter dan luas 10 meter dengan kedalaman 13 meter. Air terjun ini sendiri berada di ketinggian 170 meter di atas permukaan laut. Untuk mencapai Curug Gendang, perjalannnya cukup berliku. Dari jalan raya Carita, kamu harus melanjutkan perjalanan selama 30 menit berkendaraan. Setelah itu, kamu harus berjalan kaki dengan jarak satu kilometer di jalanan setapak yang licin dan berbatu untuk menuju air terjun Curug. Tapi, indahnya Curug Gendang, ditambah pemandangan hutan, gunung dan laut di sekitarnya, dijamin akan membuat semua kesulitan dalam perjalanan kamu segera terlupakan.

2. Danau Gunung Tujuh

Danau Gunung Tujuh1

Tidak mudah untuk mencapai Danau Gunung Tujuh yang terletak di Kabupaten Kerinci, provinsi Jambi ini. Karena letaknya yang berada di ketinggian 1.950 meter di atas permukaan laut menjadikan danau ini sebagai danau tertinggi di Asia Tenggara. Biasanya, Danau Gunung Tujuh menjadi ‘bonus’ untuk pendaki Gunung Kerinci. Tapi, kalau kamu tidak mau mendaki gunung, tidak usah khawatir, karena jalur yang dilalui untuk menuju danau ini lebih mudah dibandingkan menuju Gunung Kerinci. Suasana danau yang masih alami dan sejuk membuat wisatawan betah berlama-lama di sini sambil menunggu untuk menyaksikan saat-saat matahari terbit.

3. Pantai Pink di Lombok dan Flores

pink beach

Pantai pasir putih mungkin sudah cukup sering kamu kunjungi. Nah, bagaimana kalau pantai berpasir pink? Pantai seperti ini sungguh ada lho, bahkan Indonesia memiliki dua pantai seperti ini. Yang pertama adalah Pantai Tangsi di Jerowaru, Lombok Timur. Untuk menuju Pantai Tangsi, kamu harus menempuh jarak sekitar 10km dari pusat Desa Pemokong. Sedangkan pantai yang lain adalah Pantai Pink atau Pink Beach di Flores, Nusa Tenggara Timur. Pantai ini memang lebih terkenal dibandingkan Pantai Tangsi, karena berada di destinasi populer, Pulau Komodo. Warna pink yang mendominasi pasir kedua pantai berasal dari butiran-butiran terumbu karang serta biota laut yang hidup di sana. Pantulan cahaya matahari membuat kilauan pink-nya semakin istimewa. Cantik!

4. Pulau Komodo

pulau komodo

Pulau Komodo menjadi salah satu kebanggaan Indonesia karena menampung hewan yang diyakini sebagai sisa binatang purba Dinosaurus yang masih hidup, yaitu biawak komodo. Panjang komodo bisa mencapai 3 meter dengan berat 140kg, jadi pengunjung memang tidak boleh sembarangan saat mengunjungi hewan purba itu. Selain melihat salah satu hewan langka dunia, di Pulau Komodo kamu juga bisa menikmati indahnya Pantai Pink atau melanjutkan perjalanan ke Pulau Moyo yang romantis.

5. Danau Kelimutu

danau kelimutu

Danau Kelimutu merujuk pada tiga danau yang terletak di puncak Gunung Kelimutu di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur dan memiliki keunikan luar biasa. Selain terletak di ketinggian 1.640 meter di atas permukaan laut, ketiga danau itu memiliki warna berbeda yaitu biru, hijau dan merah. Masing-masing danau dipercaya merupakan tempat roh-roh bersemayam dan memiliki kekuatan alam maha dahsyat. Selain itu, kabarnya danau ini bisa berubah warna, meskipun tidak bisa diprediksi. Waktu yang tepat untuk mengunjungi danau ini adalah pagi hari, karena kabut belum mengganggu pemandangan. Kamu bisa menginap di homestay di kampung Moni yang letaknya dekat dengan danau dan memiliki tarif mulai dari Rp40.000 hingga Rp75.000.

6. Tana Toraja

Wisata Populer di Tana Toraja

Kabupaten Tana Toraja di Sulawesi Utara ini sudah sangat terkenal berkat kekayaan budaya dan seninya. Tapi, lokasi yang jauh serta budget yang besar membuat tempat ini sulit dijangkau banyak turis. Yang jelas, kalau kamu sudah bisa mencapai Tana Toraja, kamu akan dimanjakan dengan pemandangan indah serta suasana tradisional yang masih kental. Selain melihat Pallawa, atau rumah adat suku Tana Toraja, tentu saja kamu tidak boleh luput mengunjungi Londa, pemakaman khas warga lokal di mana mereka meletakkan jenazah di gua-gua di atas tebing. Letaknya sendiri ada di Desa Sendan Uai, Kecamatan Sanggalai, sekitar lima kilometer ke arah selatan dari Rantepao, Tana Toraja.

7. Sungai Kampar

sungai kampar

Mengapa Sungai Kampar di Kuala Kampar, Riau, menjadi wisata yang unik? Di sini, kamu bisa menemukan fenomena alam yang menyebabkan terjadinya Gelombang Bono atau gelombang besar yang biasanya terjadi di laut.Gelombang Bono juga dikenal dengan sebutan Gelombang Tujuh Hantu atau Seven Ghost, karena gelombang yang dihasilkan bisa mencapai tujuh gelombang berurutan dan menciptakan kubah layaknya ombak laut. Tinggi gelombangnya sendiri bisa mencapai empat hingga enam meter dengan kecepatan 40 km/jam. Tidak heran, Sungai Kampar menjadi salah satu destinasi impian peselancar nasional maupun internasional. Untuk melihat fenomena ini, kamu bisa memulai perjalanan dari Pekanbaru sebelum menempuh jarak 70 kilometer menuju Pangkalan Kerinci.

8. Kepulauan Raja Ampat

raja ampat

Inilah wisata idaman traveler lokal maupun mancanegara yang booming selama beberapa tahun terakhir. Kepulauan indah di provinsi Papua ini memang memiliki pemandangan yang bisa menyihir siapapun yang melihatnya. Selain memiliki laut biru yang jernih, kamu juga bisa melihat bukit-bukit eksotis yang terhampar di laut. Untuk kamu yang suka menyelam, Raja Ampat adalah surga karena memiliki keindahan bawah laut yang nyaris belum terjamah. Tapi, memang tidak banyak yang bisa mengunjungi Raja Ampat, mengingat mahalnya biaya transportasi menuju sana. Rata-rata, turis harus merogoh kocek hingga Rp20 juta untuk membiayai transportasi dan akomodasi dari dan menuju Raja Ampat.

Liburan ke manapun, jangan lupa untuk pesan tiket pesawat atau hotel  di Pegipegi ya!

(Visited 339 times, 1 visits today)

Comments

1 Comment

Comments

To Top