Berita

Lucid Dream Itu Berbahaya atau Nggak?

Pernah mendengar kata lucid dream? Tentu sangatlah familiar bagi para penggemar komik fantasi.

Lucid dream adalah sebuah kondisi di mana kamu dapat mengontrol mimpi kamu. Dengan lucid dream, kamu bisa menciptakan mimpi sesuai dengan keinginan. Misalnya, ingin bertemu dengan seleb favorit, lulus sidang dengan nilai memuaskan atau menjadi presiden sebuah negara.

Jika anda seorang seniman dan tengah butuh inspirasi, lucid dream adalah salah satu caranya. Sosok-sosok seperti James Cameron hingga John Lennon adalah para lucid dreamer sejati.

Nah, berbeda dengan mimpi biasa, lucid dream nggak datang dengan sendirinya. Kamu butuh melatih otak kamu agar bisa memunculkan mimpi yang kamu ingin jelajahi.

Ada banyak metodenya, seperti menulis jurnal mimpi usai bangun tidur, mengingat materi yang ingin dibawa mimpi hingga meditasi. Namun pertanyaannya, apakah lucid dream berbahaya?

Lumpuh Dalam Lelap

Para peneliti yakin lucid dream sangat aman bagi kamu yang memiliki mental stabil. Namun, terkadang, kondisi  mental seseorang nggak bisa diprediksi.

Saat tidur pada malam hari, tubuh kita mengalami lumpuh sementara. Momen ini terjadi dalam siklus rapid eye movement (REM) yang menjaga kamu dari gerak menuruti adegan dalam mimpi.

REM sendiri mengisi sepertiga terakhir aktivitas tidur di malam hari kita atau di 1-2 jam terakhir. Tubuh mengalami peningkatan detak jantung, tekanan darah tanpa ada gerakan dari otot yang mendorong otak untuk mulai bekerja dengan keras.

Nah, beberapa orang yang berusaha mengontrol mimpi tersebut justru terjebak dalam situasi setengah sadar. Jika kamu berada di antara mimpi dan sadar, kamu akan mengalami halusinasi hebat di saat tubuh nggak bergerak.

Yang lebih parah jika dream claustrophobia terjadi. Dalam kondisi ini, kamu “selamanya” terjebak dalam mimpi dan nggak dapat bangun dari mimpi tersebut.

Resiko sudden arrhythmic death syndrome (kematian dalam tidur) bisa saja terjadi, meskipun kematian tersebut dapat dipicu dari gangguan internal lainnya seperti sesak nafas, keram perut hingga serangan jantung. Namun, hingga saat ini, belum ada ditemukan kasus seseorang yang meninggal karena terlalu jauh bermimpi saat tidur.

Anyway, kalau ingin mencoba mengasah kemampuan lucid dream kamu, beberapa buku seperti Exploring The World Of Lucid Dreaming karya Stephen LaBerge bisa jadi acuannya.

Daripada kebanyakan mimpi, mending liburan! Yuk, atur liburanmu selanjutnya dengan pesan tiket pesawattiket kereta api, dan hotel murah di Pegipegi!

pesan tiket pesawat murah  pesan tiket kereta api murah  cari hotel murah

Foto: Myskin

Agar transaksi kamu lebih murah dan mudah, jangan lupa instal aplikasi Pegipegi lewat Google Play atau App Store, ya!

google-play

apps-store

Comments

To Top