Kuliner

Lontong Opor Ayam Khas Solo, Bukti Perpaduan Budaya Jawa dan China

Bagi sebagian besar masyarakat Indonesia, lontong opor ayam Solo adalah masakan yang spesial. Selalu hadir di tengah-tengah hari raya seperti Idul Fitri maupun Idul Adha.

Biasa disantap dengan sambal goreng kentang atau api, lontong opor ayam hadir dengan rendaman kuah santan penuh rempah. Rasanya yang gurih-manis membuat lidah nggak berhenti bergoyang.

Meski berasal dari Solo, lontong opor punya sejarah yang menarik soal asal-usulnya. Khususnya bagaimana kuliner ini berevolusi menjadi sebuah santapan yang sangat merakyat.

Ketika bangsa Belanda masuk ke Solo, Keraton, sebagai pusat pemerintahan, banyak menghidangkan berbagai macam makanan khas Eropa. Modifikasi atau fusion antara kuliner Eropa dan Jawa pun terjadi di dalamnya.

Namun, yang terjadi di luar keraton cukup berbeda. Banyak saudagar dari China datang dan mempengaruhi beberapa masakan khas Jawa. Sehingga banyak kuliner yang lahir atas wujud perpaduan Cina Peranakan dan Jawa, salah satunya lontong opor.

Kuah santan penuh rempah dengan perpaduan ayam kampung menjadi bukti terjadinya kolaborasi tersebut. Makin kental dengan fakta banyak saudagar dari China menikah dengan para wanita Jawa Solo.

Nggak heran, ada kemiripan antara lontong opor ayam Solo dengan lontong cap Gomeh yang sering hadir usai Tahun Baru Cina atau Imlek. Tertarik buat mencicipi lontong opor ayam Solo?

Liburan ke Solo, yuk! Jangan lupa pesan tiket pesawat atau tiket kereta api ke Solo lewat Pegipegi, ya! Selamat liburan!

pesan tiket pesawat murah ke Solo pesan tiket kereta api murah ke Solo cari hotel murah lain di Solo

*Harga berlaku saat artikel dibuat

Agar transaksi lebih mudah dan murah, yuk, instal aplikasi Pegipegi lewat Google Play atau App Store!

google-play

apps-store

Comments

To Top