Destinasi

Lirik pagoda ala Myanmar di Taman Lumbini, Sumatera Utara

image: lumbini.org

Pagoda pada umumnya bisa travelers lihat di negara-negara Asia Tenggara seperti Myanmar dan Thailand. Jika travelers ingin melihat keindahaannya, mereka pun harus menyambangi kedua negara ini. Tapi kamu bisa kok melihat pagoda yang super keren itu di Indonesia. Lho?

image: lumbini.org

image: lumbini.org

Iya, Indonesia juga punya replika pagoda yang berasal dari Myanmar. Letaknya ada di Desa Tongkoh, Brastagi, Medan, Sumatera Utara dan disebut dengan Pagoda Taman Alam Lumbini. Pagoda ini merupakan replika Pagoda Shwedagon atau kerap dijuluki pagoda emas Yangoon, Myanmar. Taman Alam Lumbini dibuka sejak Oktober 2010 dan merupakan stupa tertinggi di Indonesia. Yang lebih keren lagi travelers, pagoda ini termasuk sebagai replika tertinggi nomor dua di Asia Tenggara.

Nama Lumbini merupakan nama tempat di kaki gunung Himalaya (Nepal), di mana Pangeran Siddharta Gautama dilahirkan dan kelak akan menjadi Buddha. Taman alam ini mempunyai luas area sebesar tiga hektare. Tak hanya traveler Buddhist saja yang mengunjungi tempat ini, traveler dari berbagai suku dan agama lainnya juga banyak yang berkunjung.Saat hari raya Waisak tiba, taman alam ini sangat ramai pengunjungnya.

Berwarna keemasan, pagoda di Taman Alam Lumbini tampak megah dari kejauhan. Kamu akan merasa seperti bukan berada di Indonesia ketika sedang mengunjungi pagoda ini. Ada apa ya memang di dalamnya? Di bawah pagoda yang bisa ditempuh dengan jarak dua jam dari Medan ini terdapat empat Buddha berukuran sedang di bagian tengah yang berhadapan dengan empat sisi ruangan. Nah, di bagian tengah pagoda ini merupakan tempat bagi para pengunjung yang ingin bersembahyang.

Ketika pengunjung ingin masuk ke dalam pagoda tersebut, diwajibkan melepas sepatu mereka. Beberapa peraturan pun harus kamu patuhi nih. Seperti tidak boleh mengambil gambar dengan kamera ponsel, serta tidak boleh makan atau minum di area tersebut. Selain menjadi tempat beribadah, Taman Alam Lumbini juga merupakan tempat rekreasi bagi keluarga.

Di sana terdapat arena bermain anak-anak dan juga ada taman bunga dengan berbagai jenis pohon yang cukup langka di sekitar jurang di bawah pagoda emas. Di taman tersebut, kalian bisa melewati jembatan gantung yang diberi ornamen puluhan lentera yang menggantung. Penduduk setempat memberi nama jembatan ini Jembatan Lumbini.

Serunya nih travelers, dalam Pagoda Taman Alam Lumbini tersimpan 2.958 rupang Buddha, 30 rupang Arahat, dan 108 relik suci yang hampir semuanya dibawa langsung dari Myanmar, termasuk puncak pagoda setinggi 46,8 meter di atas stupa. Fasilitas pun lengkap di area ini, mulai dari toilet, fasilitas pelayanan informasi, taman-taman rekreasi, permainan anak-anak, sampai peralatan fitness. Asyiknya lagi, terdapat juga sejumlah toko-toko kecil yang menjual suvenir, makanan ringan, sampai pulsa.

Pagoda Taman Alam Lumbini bisa kamu sambangi dengan mengendarai mobil. Lama perjalanan sekitar 2-3 jam dari Medan dan tergantung pada kondisi lalu lintas. Bagi travelers yang datang secara bacpacker-an, bisa naik angkot Sutra ke Berastagi dengan ongkos sekitar Rp10 ribu.

Sebelum kamu memasuki area pagoda, kalian bisa turun di Tahura atau Simpang Tongkoh. Simpang Tongkoh dapat dikenali dengan tugu buah jeruk di tengah pertigaan. Ikuti saja tanda panahnya dan berjalan kaki sekitar 20 menit. Sepanjang perjalanan singkat ini, di kiri-kanan jalan banyak terdapat kebun stroberi yang menyuguhkan pemandangan cantik.

 

Tertarik melihat langsung keindahan Taman Alam Lumbini? Kamu bisa mulai cari-cari tiket penerbangan ke Sumatera Utara dan dapatkan harga terbaik di Pegipegi!

 

 

 

(Visited 923 times, 1 visits today)

Comments

Click to comment

Comments

To Top