Rekomendasi

Lezatnya Ramen Halal di Ichidaigen

Sebelum Masashi Kishimoto sukses lewat manga Naruto-nya, ramen belum sepopuler hari ini. Tapi, setelah Naruto booming, ramen pun ikut-ikutan terkenal. Sebagai makanan favorit tokoh utama komiknya, Kishimoto kerap menggambar ramen dengan tampilan yang menggoda. Orang-orang pun penasaran dengan ramen. Seperti apa sih, aslinya?

Ramen, konon, berasal dari China. Mungkin itulah, orang Jepang kerap menyebutnya “Chuka soba,” mie dari Tiongkok. Ramen dibuat dari terigu dengan kandungan gluten yang tinggi, dicampur air, dan bahan-bahan lain. Keunggulannya terletak pada kuahnya yang terasa kaya, dibuat dari aneka kaldu. Dengan taburan chasiu, daun bawang, dan menma, ramen tampil sebagai makanan tradisional Jepang yang mengundang selera. Kalaupun ada sedikit halangan untuk mencicipi ramen, bisa jadi karena kaldu dan lauk ramen, yang berasal dari daging babi.

Tapi, jangan khawatir. Buat kamu yang ingin makan ramen halal, ada tempat nongkrong yang cocok, nih. Namanya: Ichidaigen, yang berlokasi di Radio Dalam Raya no.20, Jakarta Selatan. Sesampainya di sana, kamu akan melihat tulisan di depan resto, yang menjelaskan ramen Ichidaigen dibuat tanpa babi atau lemak babi.

http://petualangankulinerku.blogspot.co.id/

http://petualangankulinerku.blogspot.co.id/

Brand Ichidaigen sendiri, sebenarnya, adalah franchise dari Jepang. Aslinya, ramen Ichidaigen menggunakan daging babi. Tapi, Peter Gunadi, selaku pemilik usaha Ichidaigen di Radio Dalam, ingin menyajikan ramen yang lebih mudah diterima di dalam negeri. Tapi membuat resep ramen yang tak memakai daging babi pasti sulit. Tak mau menyerah, Peter mendatangkan langsung seorang chef dari Jepang untuk menciptakan resep ramen baru tanpa daging babi. Hasilnya?

Setelah berkali-kali mengalami kegagalan, ramen yang Peter dambakan berhasil dibuat. Tidak hanya bebas babi, tapi juga lezat! Saking enaknya, pelanggan banyak yang suka, termasuk para ekspatriat Jepang yang datang, lho!

Ichidaigen punya banyak menu ramen andalan. Salah satunya, ramen dengan sho yu alias kecap asin. Dengan paduan kaldu yang gurih dan telur rebus setengah matang, ramen ini tampak menggiurkan dengan daging iris sebagai topping-nya.

instagram @tommykarinda @marisaaryani

instagram @tommykarinda @marisaaryani

Resep lainnya adalah yoichi ramen. Yoichi ramen menawarkan daging giling berbentuk bola yang dilebur dengan minyak dan mie kenyal. Uniknya, kuah yoichi tak akan diserap mie, sehingga mie tak akan mengembang atau membesar. Kuahnya dibuat dari tulang sapi yang diracik pedas, sesuai selera.

Lengkapi ramen pesanan kamu dengan topping pelengkap, seperti: mentega, rebung, nori, negi, jagung pipil, beef ca-shu, yaki gyouza—dengan daging cincang dan ayam. Kamu juga bisa memesan nasi kari dengan tambahan acar lobak sebagai teman makan. Full sayur dan daging, pastinya lezat dan mengenyangkan!

Nggak sabar ingin merasakan nikmatnya kuah kaldu ramen yang gurih? Kamu bisa mengunjungi Ichidaigen untuk makan siang sampai jam makan malam, tepatnya 11:00-22:00. Tapi di akhir pekan, Ichidaigen menambah jam operasi hingga tengah malam. Untuk dana yang dikeluarkan, kamu cukup menyediakan uang sebesar Rp 45 ribu hingga Rp 75 ribu untuk tiap porsi ramen Ichidaigen. Selamat mencoba!

(Visited 448 times, 1 visits today)

Comments

To Top