Kuliner

Papeda dan ikan kuah kuning, ‘soulmate’ yang pas di lidah

papeda kuah kuning

Indonesia terkanal dengan budayanya yang kaya, apalagi jika berbicara tentang makanan.  Jika sebagian wilayah Indonesia bagian barat terbiasa dengan nasi sebagai makanan pokok, maka berbeda dengan masyarakat Indonesia bagian timur yang menjadikan papeda sebagai makanan pokok nya. Bagi masyarakat yang tinggal di Maluku dan Papua, menu papeda sudah menjadi makanan wajib yang harus ada di meja makan apalagi jika dilengkapi dengan kuah kuning. Kalau kamu ingin tahu lebih lengkap tentang papeda, Pegipegi punya informasinya buat kamu.

 

papeda kuah kuning

foto: kabarkuliner.com

Papeda kaya nutrisi

Membuat papeda tidaklah sulit. Bahan baku utamanya tentu saja tepung sagu, gula, garam, dan air. Kalau rasanya ingin lebih lezat, tepung sagu ini harus diambil dari pohon terbaik yang umurnya berkisar antara 3-5 tahun. Untuk membuatnya, cairkan tepung sagu dengan 300 ml air. Setelahnya, didihkan cairan tepung sagu tadi dengan gula dan garam secukupnya. Tambahkan air 700ml sambil diaduk perlahan dengan api kecil sampai berwarna bening yang artinya sudah matang.

Lanjutkan dengan membuat kuah kuning sebagai teman makan papeda. Haluskan bawang merah, bawang putih, kemiri, jahe, kunyit, jeruk nipis, kemangi, cabai rawit hijau, sereh, dan daun salam. Bahan dimasak hingga harum dengan air, gula dan garam, serta ikan tongkol. Papeda kuah kuning ini dijamin sukses menggugah selera makan kamu.

Variasi makanan papeda

Papeda atau yang disebut bubur sagu ini memiliki tekstur lengket mirip lem, tapi kalau ditambah dengan ikan tongkol yang diberi racikan bumbu kuning, rasanya langsung berubah jadi nikmat abis. Oh ya, varian lain juga bisa kamu temukan untuk bisa meningkatkan sensasi makan papeda, seperti mengombinasikan dengan ikan kakap merah, ikan gabus, ikan dori, ikan gurame, serta sayur ganemo (campuran dari daun melinjo muda, taoge pendek, cabai merah dan bunga pepaya muda). Rasa papeda kuah kuning yang segar sangat cocok untuk dijadikan makan siang yang dijamin membuat kamu ketagihan.

Cara membuat papeda kuah kuning

Membuat papeda tidaklah sulit. Bahan baku utamanya tentu saja tepung sagu, gula, garam, dan air. Kalau rasanya ingin lebih lezat, tepung sagu ini harus diambil dari pohon terbaik yang umurnya berkisar antara 3-5 tahun. Untuk membuatnya, cairkan tepung sagu dengan 300 ml air. Setelahnya, didihkan cairan tepung sagu tadi dengan gula dan garam secukupnya. Tambahkan air 700ml sambil diaduk perlahan dengan api kecil sampai berwarna bening yang artinya sudah matang.

Lanjutkan dengan membuat kuah kuning sebagai teman makan papeda. Haluskan bawang merah, bawang putih, kemiri, jahe, kunyit, jeruk nipis, kemangi, cabai rawit hijau, sereh, dan daun salam. Bahan dimasak hingga harum dengan air, gula dan garam, serta ikan tongkol. Papeda kuah kuning ini dijamin sukses menggugah selera makan kamu.

 

memasak papeda kuah kuning

travel.kompas.com

Cara makan papeda

Kalau kamu mengambil sendok dan garpu, mungkin travelers akan ditertawakan orang-orang di sekitar. Maklum, kebanyakan orang Papua dan Maluku makan papeda memakai sumpit. Gulung papeda dengan sumpit, letakkan dalam mangkuk atau piring cekung. Siram dengan kuah kuning, papeda siap disantap dengan ikan tongkol selagi hangat.

FYI, buat yang baru pertama kali mencoba makan papeda, mungkin ‘menggulung’ dengan sumpit dalam porsi banyak agak sulit dilakukan. Sama seperti saat kamu pertama kali makan pakai sumpit. Tapi kalau sudah terbiasa, sekali gulung pun bisa dapat banyak.

Papeda sudah ada di Jakarta

Buat kamu yang penasaran seperti apa rasa papeda, nggak perlu pergi jauh-jauh ke Papua atau Maluku. Di Jakarta juga sudah ada, tepatnya di kawasan Kelapa Gading dan Tebet. Di tempat tersebut, kamu juga bisa mencicipi berbagai macam varian menu khas Papua, misalnya acar kuning dan rujak daun ubi. Bisa jadi alternatif menu buat kamu yang lagi bosan makan nasi, nih!

(Visited 1,367 times, 2 visits today)

Comments

To Top