Kereta Api

Menikmati kesejukan alami di Lembah Anai

Air Terjun Lembah Anai

Sumatera Barat tak hanya terkenal dengan kulinernya yang serba pedas nan lezat, juga sejumlah destinasi wisata alam, salah satunya adalah Lembah Anai. Banyak pelancong yang terpikat dengan keindahan dan kesejukan kawasan cagar alam ini.

Menyambangi Sumatera Barat bisa menjadi pilihan traveler yang bosan dengan hiruk-pikuk kehidupan sehari-hari. Sumbar punya dua danau cantik, Singkarak dan Maninjau yang sejak dulu telah menjadi tujuan wisata para pelancong. Tapi kalau kamu sudah pernah menyambangi keduanya, gak ada salahnya mencoba hal lain, salah satunya ya Lembah Anai ini.

Air Terjun Lembah Anai

foto: skyscrappercity.com

Lembah Anai termasuk salah satu destinasi wisata pelancong. Hawanya menyejukkan, tenang dan pemandangan hijau yang menyegarkan mata. Lembah Anai sebenarnya salah satu hutan lindung di Sumbar, yang sudah ditetapkan sejak zaman Kolonial Belanda pada 1922.

Lokasi Lembah Anai

Lembah Anai adalah salah satu obyek wisata Sumatera Barat yang sangat mudah diakses, karena berlokasi tepat di tepi jalan raya trans Sumatera, dari Kota Padang ke Bukittinggi. Secara administratif, Lembah Anai termasuk wilayah Nagari (desa) Singgalang, Kecamatan Sepuluh Koto, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat.

Apa yang unik dari Lembah Anai?

Lalu, apakah yang menarik dari kawasan hutan? Jangan salah, di sini terdapat air terjun Lembah Anai yang keberadaannya bisa membuat kamu kagum. Air terjun ini sudah menjadi ikon Sumbar karena lokasinya yang cukup mencolok. Kalau kamu melintasi jalur yang menghubungkan kota Padang dan Bukittinggi, maka kamu gak akan kesulitan menemukan air terjun yang fenomenal tersebut.

Setelah melewati perjalanan satu setengah jam dari ibu kota Sumbar, sejuknya Lembah Anai mulai terasa. Air terjun yang menjulang setinggi kurang lebih 35 meter pun menjadi pemandangan yang menghipnotis para pelancong. Belum lagi jalur kereta api di dekatnya yang bikin panorama Lembah Anai kian mempesona.

Tak ada salahnya berhenti sejenak untuk menikmati keindahan sang pencipta. Kamu bahkan bisa merasakan sejuknya air terjun dengan mandi di sana. Suhu air tak terlalu dingin, ditambah hijaunya pemandangan hutan membuat sensasi mandi kamu lain dari biasanya.

Kalau kamu punya waktu lebih banyak untuk mengeksploitasi Lembah Anai, masih ada dua air terjun lainnya yang gak kalah cantik. Memang, lokasinya lumayan tersembunyi karena tertutupi lebatnya hutan hujan tropis ini. Tapi sebetulnya traveler hanya butuh waktu 15 menit dengan berjalan kaki untuk menikmati kesegaran dua air terjun yang nyempil ini.

Gak hanya itu, mata kamu kian dimanjakan setelah menemukan telaga yang airnya berwarna kebiruan tak jauh dari air terjun Lembah Anai.

Tidak puas dengan hanya mampir sejenak? Jangan khawatir karena fasilitas di Lembah Anai cukup lengkap. Gak cuma warung-warung untuk bersantai sambil mengisi perut atau membeli oleh-oleh khas Sumbar, di sini juga terdapat sejumlah resort atau penginapan bagi traveler yang ingin berlama-lama di sini. Menghirup udara segar hutan tropis di pagi hari saat bangun tidur akan memberikan kesejukan setelah lama berkutat dengan rutinitas yang membosankan.

Lembah Anai yang temperamen

Plesiran ke Lembah Anai, traveler harus benar-benar memperhatikan musim. Para pelancong disarankan mengunjungi kawasan Lembah Anai saat musim kemarau, maklum di balik kesejukan yang ditawarkan, daerah ini terbilang ‘temperamen’ saat musim penghujan.

Suasana tenang bisa berubah menjadi menakutkan saat hujan deras tiba. Sungai Batang Anai bisa ‘mengamuk’ bahkan sampai menghancurkan tembok saat arus air sangat deras, yang mengakibatkan kemacetan luar biasa di jalan raya.

Terakhir, pada awal tahun ini, air terjun Lembah Anai meluap karena terus-terusan hujan deras hingga membanjiri badan jalan. Karena topografinya, Lembah Anai juga termasuk daerah rawan longsor dan gempa seperti daerah Sumatera lainnya.

So, kalau kamu ingin menikmati kesejukan Lembah Anai secara maksimal, datanglah saat musim kemarau.

(Visited 661 times, 1 visits today)

Comments

To Top